Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 965
Bab 965
“Oh, it......”
Kcrika Bibi Riana mau menjawab, Victoriangsung membawa orang masuk, seorang petugas medis
ingin menutup pintu.
“Apa yang ingin kaliankukan?” Bibi Riana buru–buru ikut masuk, “Tuan Daniel sudah
mengatakannya, siapa pun tidak boleh masuk ke kamarnya, kalian cepat keluar.”
“Bibi Riana, untuk apa Anda cemas? Kami hanya memeriksa luka Nona Tracy.”
Dua petugas medis wanita menghngi Bibi Riana.
Sedangkan, Victoria berada di samping ranjang dan memeriksa kondisi Tracy dengan teliti......
Victoria ditekan oleh Tracy beberapa kali, hatinya sedikit takut padanya, tetapi dia tetap memberanikan
diri untuk mendorong Tracy dengan lembut.
Melihat Tracy tidak merespons, sorot mata Victoria muncul cahaya dingin, dia menepuk–nepuk W
wajah Tracy dan berkata dengan bahasa isyarat tangan: “Suka berpura–pura, sudah tidak sadarkan,
diri, masih memakai penutup iclinya?”
Seth itu, dia melepaskan penutup telinga Tracy......
“Apa yang mau kaliankukan? Cepat keluar....” Bibi Riana berteriak dengan cemas, “Nona Victoria,
jika kamu masih tidak mau keluar, aku akan memberi tahu Tuan Daniel.”
Duh, Bibi Riana, Nona Victoria sedang memeriksa luka Nona Tracy, apa yang Bibi cemaskan...”
Kecua perus Kedua petugas mcdis wanita itu memikirkan seg cara untuk menghngi Bibi Riana.
Pada saat ini, dia mengeluarkan sebatang jarun yang berwarna perak dan bersiap–siap mau menusuk
Tracy...
Pada saat ini, suara “geledek“, guntur keras menyambar daringit.
Tracy tiba–tiba terbangun dan membuka matanya, kebetn melihat Victoria mengambil sebatang
jarum mau menusuknya....
Victoria terkejut melihat sorot matanya yang gk, dia segera mengambil jarum dan mau menusuknya
dengan kejam.
Namun, reaksi Tracy sangat cepat, tiba–tiba menarik tangan Victoria, menckannya di ranjang dan
menusukkan jarum itu ke wajah Victoria dengan kejam...
LYLVEL
“Ah
.
Victoria menjerit dengan menakutkih.
Bibi Riana dan kedua petugas medis itu terkejui.
Pada saat ini, kedua petugas medis itu bergegas ke sana untuk menarik Tracy.
Pada saat ini, ada suara guntur di luar.
Tracy mencekik Icher Victoria dan tidak bersedia melepaskannya, matanya yang biasanya terlihat
jernih berubah menjadi warna merah darah seperti seekor binatang buas......
“Lepaskan dia, lepaskan dia....” Kedua petugas medis itu tidak bisa menarik Tracy, ketika mercka ingin
memukulnya dengan pot bunga, Bibi Riana buru–buru mencegahnya, “Apa yang ingin kaliankukan?”
“Minggir kamu!”
Di dm kamar sangat ribut
Pada saat ini, terdengar suara marah di luar: “Tangkap dia!!!”
Beberapa pengawal segera ke sana untuk menekan Tracy, tctapi Tracy masih mwan sckuat tenaga
seperti seekor kuda liar yang terlepas, sulit untuk ditaklukkan.
“Cepal, kalian beberapa orang maju semua.” Tuan Besar memerintahkannyagi.
Beberapa pengawal bergegas ke sana dan menekan Tracy dengan paksa, mereka juga mengunci
kakinya dengan rantai besi.
“Kurang ajar, ini adh kediaman keluarga Wance, tidak boleh bertindak semena–mena!” Tuan
Besar sangat marah, “Tadi sore mau membunuh orang di hadapanku, sckarang memanfaatkan waktu
saat aku sedang tidur untuk membunuh oranggi, kamu benar–ar mengabaikan
hukum!!!
!
the bid “Tuan Besar, ada yang tidak bercs.....” Sanjaya mengamati tampang Tracy dan berkata dengan
gelisah, “Nona Tracy sepertinya sedikit di luar kendali, sama sekali tidak normal, apa itu karena dia
menderita penyakit atau mengmi suatu rangsangan?”
BHTuan Besar‘melihatnya dengan saksama dan menemukan bahwa Tracy memang sedikit tidakC0ntent ? 2024 (N/?)velDrama.Org.
normal....
Kcuika dia mau berbicara, Victoria terjatuh dari ranjang dan merangkak ke hadapannya, dia menunjuk
wajahnya dengan tangan yang gemctar dan menangis dengan suara keras.
“Astaga.....”
Tuan Besar melihat wajah Victoria ditusuk secara mendm oleh jarum berwarna perak, ujung jarum
masih terlihat dari luar, sctengah dari wajahnya th hancur, dia melihatgi lcher Victoria, masih ada
bekas darah yang mendm, itu Tracy yang mencekiknya...!
Tuan Besar tiba–tiba marah dan berteriak: “Sungguh keteluan.”
Tuan Besar, Anda sudah sh paham.
“Tuan Besar, aku mohon padamul menegakkan keadn untuk nona kami.
Ketika Bibi Riana hendak menjskan, perkataannya dipotong oleh kedua petugas mcdis itu.