Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 935
Bab 935
“Nona Victoria, Anda bahkan sekarang juga mau mencampuri tindakanku?”
Alis Ryan berkerut, berkata dengan sangat berani.
Victoria segera memberikan isyarat: “Bukan seperti itu maksudku...”
“Tolong beri jn.” Ryanngsung mendorong Victoria dan berjn ke kamar Ca.
Victoria menatap punggungnya dengan ekspresi dingin di matanya, tetapi dia segera kembali ke
penampn lemahnya yang seperti biasa, kemudian berjn ke ruang kerja Daniel dengan ckspresi
sedih.
“Ada apa?” Danicl sudah selesai meminum obat dan sedang melihat dokumen.
Victoria menggelengkan kepnya, menunjukkan bahwa tidak ada mash, tetapi dia tampak
menyedihkan, seh–h dia th ditindas.
“Siapa yang menindasmu?” Daniel bertanyagi.
“Tidak ada...” Victoria memberi isyarat, “Barusan Ryan mengatakan bahwa dia ignin menemui Ca,
tapi aku mengatakan bahwa Ca perlu istirahat, kemudian dia tidak senang. Aku rasa, aku mungkin
sudah telu banyak ikut campur, jadi aku sedang mengintropeksi diri....
“Anak itu semakin keteluan.” Daniel mengerutkan kening dengan tidak senang, “Beraninya dia
bersikap seperti itu padamu?”
“Tidak, dia tidak...” Victoria buru–buru memberi isyarat, “Dia hanya khawatir pada Ca, karena Ca
baru saja menjatuhkan obat dan menk meminumnya... Danicl, kamu tidak boleh membicarakan hal
ini pada Ryan, ku tidak, aku tidak tahu bagaimana harus menghadapinya.”
“Baih, aku mengerti. Danicl mengelus kepnya, “Sudah membuatmu sedih.”
“Tidak apa–apa, sma kamu mengerti, itu sudah cukup.”
Victoria menatapnya dengan leinbut, dan mengulurkan tangan untuk menyeka cairan obat di bibirnya.
Melihat bahwa dia tidak menk, dia dengan lembut membi wajahnyagi, dan kemudian memberi
isyarat, “Bkangan ini, kamu th kehngan berat badan...
“Seth dirawat olchmu, aku menjadi jauh lebih baik.” Daniel tersenyum sedikit, meraih tangannya dan
berkata, “Terima kasih atas kerja kerasmu!”
“Semuanya sudah seharusnya akukukan.”
Victoria memberi isyarat dan bersandar ke lengannya.
Daniel tidak menk, hanya saja tatapan matanya sedikit dingin.
Ryan datang ke kamar Ca dan menyuruh perawat medisinnya pergi. Melihat Ca meringkuk di
sudut, dia tidak bisa menahan perasaan sedihnya: “Ca, ada apa?”
“Aku ingin Mami...” Ca sanga sedih, kemudian air matanya mengalir, “Paman Ryan, apa paman bisa
membawaku ke tempat Mami?”
“Apa kamu tidak takut pada paman itu?” Ryan bertanya dengan lembut, “Sebelumnya saat di tempat
mami, bukankah kamu bng ingin kembali?”
“Saat itu, Papi tidak sakit, Kak Carles juga ada, dan tidak ada banyak orang aneh di rumah. Ca
berkata dengan berlinang air mata, “Kak Carlos, Kak Carles tidak ada, Papi juga sakit. Aku takut, aku
ingin mami...”
“Ca anak pintar, papi akan segera sembuh.” Melihat Ca seperti ini, Ryan merasa sangat sedih.
“Kak Carles juga akan segera kembali.”
“Tapi, aku masih ingin mami....” Ca berkata sambil terisak, “Saat aku tidur, mami memberiku obat
dan berkata di telingaku. Ca sayang, jangan takut, Mami akan melindungimu… Seth itu, aku
sembuh.”
Mendengar kata–kata ini, Ryan tercengang, dan buru–buru bertanya, “Ca, maksudmu, ketika kamu
dm keadaan koma, mami pergi menemuimu?”
“Iya.” Ca mengangguk dan berkata dengan sangat serius, “Mami memberiku obat, aku bisa
mendengar suaranya seth meminumnya. Aku mendengar Mami dan kak Naomi sedang berbicara,
aku juga mendengar Mami berkata akan melindungiku...”
Penjsan Ca tidak sejs Carlos, tapi Ryan sudah memahaminya.
Sebenarnya sebelum Victoria mengambil tindakan, Tracy sudah menemukan rumah sakitnya dan
memberi Ca obat...
Dengan katain, Ca bisa membaik bukan karena pengobatan Victoria, tapi karena obat dari
Tracy.
Text ? owned by N?velDrama.Org.
Ryan segera menelepon Thomas: “Hari itu, ketika Tuan Daniel diracuni di kediaman Moore, kamu
membawanya ke rumah sakit, sepertinya kamu pernah mengatakan bahwa Nona Tracy memberikan
Tuan Danicl obat, ‘kan?”
“Benar.” Kata Thomas, “Saat itu, Nona Tracy mengambil risiko mwan Tuan L untuk melindungi Tuan
Daniel. Ketika Nona Tracy menyerahkan Tuan Daniel ke tanganku, dia masih memegang satu botol
obatgi di tangannya.”