Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 927
Bab 927
“Jangan bicara seperti itu...” Victoria mkukan bahasa isyaratnya, “Aku mclihat Ca tumbuh besar,
ia sudali seperti keluargaku sendiri. Ia sedang sakit, bagaimana mungkin aku hanya duduk melihat
saja? Sin itu, hati dokter seperti hati orang tua. Ini hanyh hal kecil.”
“Benar, benar....” Jonson bergegas menyahut, “Hati dokter seperti hati orang tua, hati orang tua.”
“Istirahah dulu, kamar sudah disiapkan.” Ryan lekas maju menyambul, “Nona Victoria, Anda th
bekerja keras.”
“Sama–sama, sudah seharusnya.” Jonson tersenyum padanya.
Ryan mengantarkan mereka ke kamar pasien, tetapi ketika melihat punggung mereka. Ryan slu
mengernyitkan kening, wupun tampaknya tak ada yang kurang, tetapi ia slu merasa ada sesuatu
yang aneh...
Hanya saja, keadaan Daniel dan Ca lebih penting, jadi ia sudah tak memikirkan halingi.
“Tuan Daniel, Anda istirahah, snjutnya ada kami. Tidak akan ada keshangi.” Lily menjamin
dengan yakin, “Kali ini, Ca sudah memuntahkan keluar racunnya, snjutnya akan lebih mudah
ditangani.”
“Harus menjaganya dengan baik, jangan sampai terjadi sesuatugi.”
Daniel masih cemas, ia belum melihat Ca turun dari ranjang dm keadaan schal dan memanggil
Papi dengan suara manisnya, Ia belum bisa tenang.
“Baik, Anda tenang saja.”
Seth berbicara, Lily buru–buru masuk ke dm memberikan pemeriksaan kepada Ca.
Content property of N?velDra/ma.Org.
“Paman Sanjaya, keadaan di sini sudah membaik, Anda kembalh ke tempat Tuan besar. Anda
sudah pergi begituma, Tuan besar akan cemas.” Ryan berkata dengan perhatian, “Sin itu,
semman Anda belum tidur, waktunya kembali istirahat.”
“Baih, aku pergi dulu.” Sanjaya menganggukkan kep, “Tuan Daniel, aku bawa Carles png. Ia
terkejut dan semman tidak tidur, pagi tadi baru tidur.
Meninggalkan dia di sini juga tidak baik, kalian harus berbagi konsentrasi berjaga. Ia bersamaku akan
lebih tenang. Tuan besar dapat melihatnya, hatinya juga akan lebih tenang.”
“Baih.” Daniel membuat gestur tangan, “Aku pergi bng padanya dulu.”
Carles memeluk bantal kecil meringkuk di atas ranjang. Ia tertidur lp, air liur membentuk peta di atas
bantal.
Daniel menyunggingkan lengkungan di sudut bibir ketika melihatnya seperti itu....
Anak ini slu dapat membuat orang tenang. Awalnya, ia khawatir Carles akan menangis dan berh.
Sekarang ia tidur begitu nyenyak, petir pun tak bisa membangunkannya.
“Hahaha, Carles, benar–benar anak baik!” ucap Sanjaya tersenyum.
“Pergh dulu, nanti ia terbangun mh banyak bertanya.” Daniel membi rambut Carles, “Anak ini,
omongannya banyak sekali.”
“Hahaha, baik..” Sanjaya mkukan gestur tangan.
Andi menggendong Carles, juga membungkusnya dengan selimut kecil.
Carles membalikkan badan, tidur meringkuk ke arah dm pengawal. Bibir kecilnya mkukan
gerakan menyedot susu.
Andi tak berdaya. “Sudah, pergh, desak Daniel.
Sanjaya lekas membawa Carles pergi. Sambil berjn sambil tersenyum, “Si gendut ini berat?”
Ia tampak sama dengan Tuan muda Carlos, sebenarnya ia lebih berat beberapa kilogram dari Tuan
Muda Carlos.”
“Hahaha, dia lebili jago makan daripada Carlos.”
Daniel melihat punggung mereka semakin menjauh, senyuman di wajahnya juga meredup, Cahaya
dingin mi bersinar dm matanya, “Minta Thomas periksa Restoran Laut Birugi. periksa CCTV,
periksa setiap ch dengan cermat.” perintah Daniel.
Tuan Daniel, Anda curiga bukan Lorenzo yang meracuni, minkan orangin?”
WRyan membungkukkan pinggang bertanya
“Wupun Lorenzo sangat kejam, retapi ia punya harga diri dan arogansi. Jika sungguh ia yang
mkukannya, ia tidak akan meyangkal.” Daniel mengingat dengan cermat respon Lorenzo
sebelumnya, “Aku bng, dia yang meracuni, ia marah besar. Tampaknya ia sungguh difitnah, ku
bukan dia, maka berarti orangin!”