Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 923
Bab 923
“Kamu....” Begitu Daniel berantusias, bagian jantungnya muncul rasa nyeri.
“Tuan Daniel, jangan cemas. Aku sudah meminta orang untuk mencari Tabib Hansen.” Ryan lekas
menenangkan.
Text ? owned by N?velDrama.Org.
“Waktu tidak menunggu orang...” Lily menundukkan kep dengan putus asa, ia berkata dengan suara
scrak, “Ca dia, dia sekarang...”
“Daniel, biar aku mencobanya.” Victoria berjongkok di hadapan Daniel dan berbicara dengan bahasa
isyarat, “Percaya padaku!”
“Baik!” Daniel sekarang tidak punya carain, hanya berpegang dengan secercah harapan, “Jika kamu
dapat menyembuhkan Ca, aku akan memberikan apa pun yang kamu minta.”
“Victoria pasti mampu menyembuhkan anak itu, pasti.” Jonson lekas berkata, “Victoria, kotak obatmu,
cepat pergi!”
Victoria lekas masuk sambil membawa korak obat.
Lily dan para dokter pentinginnya menunggu di samping, orang yang tak berkepentingan ke luar dari
kamar.
Wupun tubuh Daniel lemah, ia tetap bertalian dan menunggu kabar di luar...
Sebelum Ca melewati masa kritis, ia tidak akan ke mana pun,
Pada saat ini, ruinah sakit berpacu dengan waktu, waktu itu sedang berlomba dengan nyawa.
Di sisiin, Tracy juga buru–buru tiba di Hotel an Wild.
Baru saja turun dari mobil, Jasper, bawahan Lorenzo datang inenyambut serta mengingatkannya,
“Tuan sangat tidak senang. Nona Tracy, kamu liarus hati–hati!”
“Kakak sudah masuk?”
Tracy tahu Lorenzo tidak pernah menampilkan wajah di acara publik, biasanya ia duduk di balikyar.
“Sudah tiba sctengah jam.” Jasper berkata dengan nada rendah, “Cepat masuk, acara segera dimi.”
“Baih.” Tracy menundukkan kep berterima kasih, “Terima kasih, Kak Jasper!”
Hotel an Wild sangat ramai, pintu masukntai satu dipenuhi oleh berbagai media yang sedang
menunggu dengan cemas.
Tracy memakai pakaian putih, ia membawa dpan pengawal wanita buru–buru masuk ke dm.
Seluruh media mengangkat kamera, memotretnya tak berhenti.
Pandangan Tracy tidak berpaling, ia berjn lurus menuju hotel. Di dm ada banyak pekerja yang
buru–buru menyambut dan mengantarkannya ke atas mlui lisi VIP.
Tracy melirik kaca di dm lift, merapikan rambutnya dan anting mutiara, tak lupa menambahkan
pemerah bibir...
Hanya dipoles sedikit saja, kecantikan sudah tiada tara!
Ada ribuan wartawan mcdia tcrnama unggu di lokasi itu.
Ketika Tracy masuk ke dm, seluruh orang di ruangan itu heboh, berbagai ktan cahaya tak
berhenti menyorot dan memotret Tracy, tetapi Tracy sama sckali tidak berkedip. Wajahnya terus
tersenyum dan masuk ruangan dengan anggun.
“Tracy....”
Terdengar sebuah suara lembut, Duke Louis beri dari pintu masukin. Akhirnya, bergabung dengan
Tracy secara resmi, “Kamu ini sebagai Tuan rumah ml? tt datang, aku saja tiba lebih awal
setengah jam.”
“Sudah bertemu Kakakku?” Tracy bertanya dengan suara kecil.
“Sudah...” Duke mengp keringat di kepnya, “Wupun sekarang sudah lebih ramah padaku, tapi
aku masih belum tenang.”
Tuan besar Louis dan Lorenzo ih bekerja sama, keduanya sedang mendesak mash Duke dan
Tracy, jadi Lorenzo menganggap Duke sebagai orang sendiri.
Tetapi, Duke Louis masih sangat takut padanya..
“Kakakku tidak akan makan orang, untuk apa takut” Tracy bercanda, “Justru hewan peliharaannya
yang ditakuti, jangan coba–coba menyentuhnya.”
“Jangan bicaragi...” Duke ingin menangis tanpa air mata.
Tracy membuat gestur tangan, dua orang duduk di atas panggung.
Pembawa acara mi memimpin acara pembukaan, pertama–tama membacakan dokumen legal
pembelian Ocean Wild K Bunaken,lu mengundang Tracy untuk berpidato.
Pidato Tracy sangat singkat dan sederhana, namun sangat berpengaruh. Tema pidatonya adh
mengembalikan m kepada manusia sehingga manusia tidak hanya melihat dan menikmatiut,
namun juga dapat memahamiut....
Karena mereka akan menggunakan teknologi tinggi untuk mendirikan arena bermain di dasarut.
Intinya adh mendirikan terowongan kaca di dasarui, agar orang–orang dapat masuk ke dasarut
mlui terowongan kaca ini untuk menikmati keindahan duniaut ara dekat...
Ide ini menarik perhatian seluruh media. Semua orang berebutan mengajukan pertanyan, Tracy
menjawab denganncar...