AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 849

Bab 849

    Bab 849


    Bab 849


    “Aku mencarimu ke mana–mana, ternyata kamu ada di sini.”


    Tiba–tiba, ada suara dingin yang datang, memutuskan pikiran Ryan.


    Ryan menoleh, ternyata itu adh Linda Hilton.


    Dia berdandan sangat cantik dan berjn kemari denganngkah besar.


    Begitu melihat Linda datang, Victoriangsung mengerutkan keningnya, dia berdiri dan menggunakan


    bahasa isyarat: “Linda, kenapa kamu datang?”


    “Ini adh tempat umum, apa aku tidak boleh datang?”


    Sikap Linda terhadap Victoria sangat buruk, dia mengucapkan setiap kata dengan sangat arogan.


    Jika dibandingkan, Victoria terlihat sangat lemah, dia mengerutkan kening, dan tidak berani


    mengeluarkan suara, juga melihat orang–orang di sekitarnya dengan takut, takut orangin


    menertawakannya.


    IV


    “Untuk apa kamu datang ke sini?” Daniel mengerutkan kening, kebencian dm matanya sedikit pun


    tidak dapat ditutupi.


    “Daniel, aku mengirim pesan padamu beberapa waktu ini, kamu tidak membsku, telepon juga tidak


    tersambung...” Linda menatap Daniel, dia segera mengubah sikapnya menjadi terlihat sedih dan


    lemah, “Aku hanya ingin bertemu denganmu, kenapa begit


    temContentt bel0ngs to N0ve/lDra/ma.O(r)g!


    Daniel sungguh sudah sangat kesal dengan sikapnya yang munafik, dia memalingkan wajahnya


    dengan dingin, sama sekali tidak ingin menghiraukannya.


    “Linda, sudah cukup.” Victoria ingin menarik Linda untuk pergi.


    Linda melepaskan tangannya dengan marah dan menghinanya: “Apa yang kamukukan? Kamu


    boleh bertemu dengan Daniel, aku tidak boleh bertemu dengannya? Kamu kira kamu itu cantik? Daniel


    hanya kasihan padamu, makanya dia mau bertemu denganmu.”


    “Begitu banyak orang melihat, apa kamu tidak malu?” Victoria buru–buru menggunakan isyarat tangan


    untuk menasihatinya, “Ayo kita pergi, jangan mengganggu Danielgi...”


    “Enyah!!” Linda mendorong Victoria dengan kesal.


    Victoria terhuyung mundur ke bkang dan menabrak meja,lu terjatuh kentai.


    Botol anggur terjatuh dari meja, “prang” terkena kepnya...


    Tiba–tiba, darah segar mengalir.


    Daniel tercengang sejenak dan segera memapah Victoria.


    Linda melihat adegan ini, hatinya sedikit cemburu, jadi dia berkata dengan sinis: “Sungguh tidak


    berguna, aku hanya sedikit mendorongmu, kenapa sampai begitu?”


    “Diam!” Daniel memarahinya dengan kesal, “Kamu sungguh kejam, dia adh kakakmu, kamu mh


    sering menyakitinya, bahkan mendorongnya di hadapanku? Apa kamu sudah bosan hidup??”


    “Daniel...” Linda menatap Daniel dengan tercengang, wajahnya penuh dengan keheranan, “Kenapa


    kamu melindunginya? Apa kamu sungguh mencintainya? Dia orang bisu, sama sekali tidak sepadan


    denganmu...”


    “Diam!” Daniel sangat membenci Linda, “Sebelum aku kehngan kesabaran, enyah!!!”


    “Daniel...”


    “Nona Linda, skan.” Ryan maju untuk menasihatinya, “Sudah, jaga harga dirimu.”


    Air mata Linda mengalir keluar, dia sangat sedih dan pergi dengan marah.


    Daniel memapah Victoria duduk di sofa, melihat dahinya terluka karena terkena botol anggur, dia


    segera berkata: “Aku antar ke rumah sakit.”


    Victoria segera menggelengkan kep dan menggunakan bahasa isyarat: “Sekarang semua media


    sedang menyorot keluarga Hilton. Jika aku pergi ke rumah sakit, akan sangat menarik perhatian


    mereka, entah apa yang akan ditulis oleh media.”


    “Pergi ke rumah sakitku, tidak akan ada orang yang tahu.”


    Ketika Daniel bersiap–siap mau memapahnya pergi, dia menemukan bahwa kakinya juga terluka


    karena terkena pecahan kaca, diangsung menggendongnya.


    “Sungguh tidak perlu ke rumah sakit, lukaku tidak serius, hanya perlu diobati saja.” Victoria masih


    menggunakan bahasa isyarat tangan di dm gendongannya, “Kamu begitu sibuk, jangan membuang


    waktumu.”


    Mendengar kata–kata ini, Daniel melihat jam tangannya, sudah pukul 8.30, jika sekarang pergi ke


    rumah sakit, waktu perjnan ke rumah sakit, ditambahgi waktu di rumah sakit, memang akan


    menunda waktunya untuk bertemu dengan Tracy...


    Memikirkan hal ini, dia berkata pada manajer hotel di sampingnya, “Beri aku satu kamar, dan segera


    siapkan kotak obat.”


    “Baik.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul