AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 843

Bab 843

    Bab 843


    Bab 843


    Di V sisi utara...


    Tracy Moore mengenakan gaun putih panjang, wajahnya yang cantik terlihat tenang, dia bersandar


    santai di sofa, memegang tablet di tangannya, dan sedang melihat informasi ketiga anak itu.


    Dia sudah melihatnya sma beberapa jam, melihatnya berng–ng, setiap foto, setiap video,


    setiap paragraf teks ia baca dengan sangat teliti dan tidak ada yang terlewat...


    Waktu belu sedikit demi sedikit, darirut mm hingga fajar.


    N?velDrama.Org owns all ? content.


    Tracy Moore tidak tidur sepanjang mm, dia tampak tenang, tetapi sorot matanya terlihat sangat


    rumit...


    “Nona Tracy, Windy sudah datang.” Pa secara pribadi mengantar Windy.


    Tracy akhirnya mengalihkan pandangannya dari tablet, duduk tegak, dan memerintahkan, “Masuk!”


    “Baik.”


    Windy berjn dengan ragu–ragu, dia terlihat sangat gugup, bahkan sedikit merasa takut.


    Tapi, ketika melihat Tracy, dia tertegun sejenak, kemudian kecemasannya berubah menjadi


    keterkejutan: “Kak Tracy? Apa Tuan rumah yang mereka katakan adh kakak?”


    SO


    “Jangan takut, tidak ada yang akan menyakitimu.” Tracy menatap Windy, tanpa sadar sorotan matanya


    berubah menjadi lembut, “Apa kamu baik–baik saja? Apa mereka menyakitimu?”


    mau


    “Maksudmu Presdir Daniel? Mereka tidak menyakitiku, mereka hanya menahanku dan Belinda di


    sebuah v dan kemarin mm baru membebaskan kami...” Windy memandang Tracy dengan


    gelisah, kemudian bertanya dengan ragu, “Apa kakak benar–benar kak Tracy yang kukenal?”


    “Kenapa? Tidak mirip?” Tracy mengangkat sudut bibirnya.


    “Penampnmu terlihat sama persis, tapi temperamen, kata–kata, dan tindakanmu...” Windy


    memandangnya dengan takut–takut dan berkata dengan hati–hati, “Juga sorot matamu, itu benar


    benar berbeda!”


    “Aku yang sebelumnya seperti apa?” Tracy sangat penasaran.


    Sald


    “Kakak yang dulu suka menangis, tertawa, dan juga suka bergurau, matamu penuh aura...” Windy


    tidak bisa menahan senyumnya ketika sedang membicarakan tentang Tracy yang sebelumnya,


    “Pertama kali kita bertemu itu di sebuah pesta. Aku ditindas oleh orang, tanganku terluka, atasanku


    memaksaku untuk bermain piano di atas panggung. kemudian kakak datang membantuku...”


    “Lalu, apa yang terjadigi?” Tracy sangat tertarik dengan masalunya.


    “Lalu, kakak memakai bajuku, mengenakan topeng, dan menggantikanku bermain piano di atas


    panggung” Windy menceritakan masalunya dengan penuh semangat, “Karena itu, aku bisa


    mendapatkan kesempatan kerjagi. Tapi sayangnya, karena luka di tanganku belum sembuh. aku


    tidak bisa bermain piano, jadi aku pergi bekerja paruh waktu di Bar Kaisar...


    Kemudian, kita bertemugi di MRT. Saat itu kakak sedang menganggur, hidupmu sangat sulit, jadi


    kakak meminta bantuanku untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Lalu, aku memperkenalkan


    pekerjaan menjadi seorang pianis, tapi ternyata kakak juga tidak boleh bermain piano. jadi aku


    meinbawamu bekerja paruh waktu di Bar Kaisar...”


    Seth sampai di sini, Windy bertanya dengan hati–hati, “Apa kakak tidak ingat hal ini?”


    “Aku tidak menyangka, aku benar–benar pernah bekerja di Bar kaisar. Pantas saja tempat itu terasa


    tidak asing...” Tracy berbicara pada dirinya sendiri, “Apagi yang kamu tahu?”


    “Aku...” Windy menjadi sedikit lebih waspada, “Kak Tracy, kenapa kakak mengubah nama keluargamu?


    Di mana Bibi Juni?“,


    Dia mi ragu, apakah wanita dingin dan menawan ini benar–benar Tracy yang dia kenal?


    “Ibuku berasal dari keluarga Moore, aku mengubah nama keluargaku menjadi nama keluarganya.”


    Tracy tersenyum, “Tidak apa–apa, tunggu saat kamu mempercayaiku, baru kita bicarakangi. Aku


    akan minta seseorang mengantarmu kembali.”


    “Maaf...” Windy merasa sedikit malu dan canggung, “Keluarga Wance membuatku takut, jadi aku


    sangat berhati–hati sekarang. Aku sangat berharap bahwa kakak benar–benar kak Tracy yang kukenal


    dulu, setidaknya ini dapat membuktikan bahwa kak Tracy masih hidup, dan tidak dibunuh oleh orang...”


    Seth mengucapkan kalimat terakhir, suara Windy sedikit tersendat.


    “Dibunuh?” Tracy tiba–tiba mengangkat alisnya, “Apa maksudmu? Saat itu ada seseorang yang ingin


    membunuhku?”


    Windy menatapnya dan buru–buru menundukkan kepnya, tidak berani sembarangan berbicara


    lagi...


    Tracy yang dia kenal, tidak pernah memiliki ekspresi dan sorot mata yang begitu menakutkan.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul