Bab 820
Bab 820
Daniel masuk ke ruang kantornya. Baru saja duduk, Jonson Hilton sudah datang.
Winnie menuangkan kopi untuknya dan menyiapkan anggur untuk Daniel, kemudian ia keluar dari
ruangan.
“Daniel, maaf, mengganggumu sepagi ini.” Seumur hidup ini Jonson sangat jarang meminta bantuan
kepada orangin, maka dia terlihat sangat kaku, “Seharusnya Paman tidak seharusnya datang
merepotkanmu. Namun, kakekmu bng, mash perusahaan sudah diserahkan padamu, jadi dia
memintaku datangngsung mencarimu, berunding denganmu. Jadi...”
“Paman Jonson.” Danielngsung berbicara terus terang, “Sekarang adh masa–masa genting, aku
tidak ingin menunda waktu Paman, jadi aku tidak akan berbasa–basigi. Paman adh veteran
dm dunia bisnis, seharusnya sudah tahu siapa orang yang mempersulit keluarga Hilton. Pembuat
mash yang harus menyelesaikan mash. Seharusnya Paman mencari sumber mash itu dan
menyelesaikannya.”
“Paman sudah mencari tahu, tapi tetap tidak mengerti, kenapa Keluarga Moore tiba–tiba mempersulit
Keluarga Hilton.” Ekspresi Jonson sangat cemas, “Satu–satunya interaksi keluarga kami dan Keluarga
Moore adh saat dua tahun yanglu. Namun, mash itu sudah belu begituma, seharusnya
mereka tidak mungkin membs dendam karena hal itu.”
“Soal ini, Paman harus png dan bertanya pada putri kesayangan Paman, Linda Hilton...” Daniel
berbicara dengan penuh arti.
“Maksudmu...” Ekspresi Jonson terlihat sangat kaget, “Apa Linda menyinggung anggota keluarga
Moore?”
Daniel hanya tersenyum tipis, tidak berbicara.
Jonson sangat emosi hingga wajahnya memerah, kemudianngsung keluar sambil menelepon
bawahannya, “Apa Linda baru pergi ke bandara? Segera tahan dia!!!”
“Nona Linda benar–benar suka membuat mash.” Ryan mengh napas, “Tahu bahwa dirinya
membuat mash, dia punngsung ingin kabur keluar negeri. Untungnya, Presdir Jonson datang
mencari Anda. Jika tidak, Nona Linda sudah kabur.”
“Meskipun sekarang sudah tahu, memangnya bisa apa?” Daniel tertawa mencibir, “Berdasarkan sifat
Jonson, mungkin dia akhirnya tetap tidak akan tega, hanya bisa menurunkan gengsinya dan mencari
carain untuk menutupi ch.”
“Intinya, Anda sudah menunjukkan jn, sisanya hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri.” Ryan
melihat jam, “Direktur Toni dan yanginnya baru sampai, sekarang sedang menunggu Anda di ruang
konferensi.”
“Ya, aku akan segera ke sana.” Daniel kembali ke meja kerjanya. Dia menandatangani dokumen
sambil mendesak, “Coba tanya Thomas, apa sudah menemukan keberadaan Tabib Hansen
“Baik.”
Daniel bahkan tidak sempat sarapan. Seth menandatangani beberapa dokumen penting, dia
Saat waktunya makan siang, ketika Daniel baru bisa sedikit menarik napas, Thomas datang mpor
dengan tergesa–gesa, “Tabib Hansen sudah ditemukan. Dia masih ada di Kota Tua. hanya saja pindah
tempat.”
“Berikan matnya padaku.” Daniel segera meletakkan pertan makannya,lu memberi perintah,
“Siapkan pesawat pribadi, pergi ke Kota Tua.”
“Baik.” Ryanngsung menjnkan perintahnya.
Daniel meminum anggur di gsnya sampai habis,lu berdiri dan memakai jasnya. Seth itu,
berjn keluar dengan cepat.
Thomas mengikuti di samping sambil mpor, “Saya sudah mengakses data di ponsel Windy. Dari
sana, kita mendapatkan mat email Amanda, serta ada percakapan antara mereka berdua di
Whatsapp. Tabib Hansen sudah sadarkan diri, hanya saja karena keckaan mobil saat itu, sampai
saat ini dia masih terbaring lumpuh di ranjang, dan dijaga oleh muridnya.”
“Bagaimana dengan kondisi Windy?” Daniel bertanya.
N?velDrama.Org owns all ? content.
“Ia sangat emosional, dia terus memaki Anda, mengatakan bahwa Anda menckai Nona Tracy dan
Bibi Juni... Saya menyuruh orang untuk mengawasinya. Untuk saat ini, tidak akan ada mash, tapi
saya takutma–kmaan kondisi psikologisnya akan bermash.”
“Tidak perlu teluma.”
Daniel melihat jam tangannya, sepertinya ia tidak bisa menunggu anak–anak png sekh.
Dia buru–buru png ke rumah untuk mengambil koper dan paspornya. Namun, tidak disangka, hari
ini Carlos ada di rumah, sedang bermain catur bersama Tuan Besar di ruang kerja. Mengetahui bahwa
Daniel sudah png, Tuan Besar dan Carlos merasa sangat terkejut.
“Siapa yang kh dan menang?” Daniel mengganti pakaian yangbih santai.
“Seri.” Carlos mendongak dan melihat Daniel, “Papi, kenapa sudah png?”