Bab 719
Bab 719
“Tuan Daniel, Nona Tracy sudah datang!” Ryan berbisik dari bkangnya.
“Ya.” Daniel mengangguk–anggukkan kep,lu berbalik badan pergi, “Sekarang aku baru tahu,
mkukan kejahatan sungguh menyenangkan!”
“Memang agak licik, sih...” gumam Ryan.
“Apa?” Daniel mengernyitkan kening.
“Maksud saya....” Ryan lekas mengubah ucapannya, “Tuan Daniel bcritikad baik, mkukan seg hal
demi persahabatan...”
“Tidak terbalik?” Daniel berkata dengan acuh tak acuh, “Scharusnya demi scorang wanita,
mengkhianati persahabatan...”
III ILUI
Ryan tidak berani menjawabnya, ia hanya diam–diam memutar mata ke s.
“Tapi, ini adh hal baik.” Danicl merasa bangga, “Mlui hal ini. Duke baru bisa bertumbuh.”
“Benar, seharusnya ia berterima kasih pada Anda.” sahut Ryan.
“Kamu sekarang sedang menyindir?” Daniel meliriknya.
“Tentu saja tidak.” Ryan Ickas menegakkan postur tubuhnya dan berbicara dengan tulus, “Saya slu
berada di sisi Tuan Daniel. Seg yang dkukan Tuan Daniel slu benar!”
“Ini baru benar.” Daniel menganggukkan kep dengan puas.
“Nona Tracy...” Ryan melihat sesosok familiar, ia menghentikanngkali kakinya, “Kenapa ia berjn
kemari?”
Daniel mendongak kep melihat, di kerumunan yang tak jauh, ada beberapa pengawal wanita yang
membuka jn. Orang yang berjn di tengah adh Tracy Moore!
Danici lekas masuk ke ruangan VIP sebh, Ryan dan beberapa pengawalin juga bersembunyi.
“Nona Tracy, di sini berisik sekali. Lebih baik kita png saja?”
“Benar, ini adh surganya pria, kita tidak cocok datang ke sini.”
“Kalian berdua cerewet sekali!”
Tracy menjawab mereka dengan dingin.
Pa dan Naomi tidak berani bicaragi.
Sekelompok orang itu berjn di sepanjang koridor. Mata mereka tertuju pada tanda hitam dan emas
di atas ruang VIP di depan, tampak begitu misterius.
Tracy menatap pintu ruangan itu, tiba–tiba terlintas gambaran aneh di dm benaknya. Seorang pria
bertopeng hitam inuncul di benaknya, sepasang mata yang dm sepertiut, sedang berbicara
dengannya...
Tracy inemejamkan mata,lu ketika membuka matagi, gambaran itu th hng.
I
Tetapi, di sekelilingnya ada rasa familiar...
“Nona Tracy, tampaknya mereka adh orang–orang Duke Louis.”
Naomi menunjuk arah depan dengan tercengang.
Di luar ruangan VIP iiu, berdiri dua orang pengawal prancis.
“Duke sungguh ada di sini?” Pa sangat terkejut, “Aku slu mengira ia orang yang berbudaya,
sopan dan ramah tamah. Tak lisangka...”
“Mungkin kemari bertemu teman.” Tracy bersikap acuh tak acuh dan jn mendekat.
“Nona Tracy...” Kedua pengawal itu panik begitu melihat Tracy. Mata mereka berkedip–kedip dan
tampak gugup, “Anda, bagaimana Anda bisa kemari?”
“Duke di dm?”
Tracy melirik mereka,lu matanya menatap jend kaca ruang VIP.
Samar–samar, dapat terlihat sekujur tubuh Duke scdang tegang n berbaring di atas sofa. Scorang
gadis cantik dengan rok merah menerjang ke atas tubuhnya, seperti api meny–ny sedang
membakarnya...
Duke seh ingin inendorongnya, namun juga ingin memeluknya.
Penkan itu, terlihat seperti seorang anak gadis yang sedang dipaksa...
Tracy mengernyitkan keninglu, mengangkat kaki mendorong pintu ruangan itu.
“Bam‘ suara besar itu mengagetkan kedua orang di dm ruangan.
Duke terkejut ketika melihat Tracy. lekas mendorong gadis dengan rok merah itu dan berdiri dari
sofa. Tak lupa, mengambil bantal menutup bagian tubuh depannya.
Di saat ini, ia benar–benar malu, ingin sekali menyelinap ke dm ch lubang...
“Kamu siapa?” Wanita rok merah itu mengernyitkan kening melihat Tracy.
Tracy menggunakan tatapan tajam melihatnya. Wanita itu ketakutan,lu buru–buru mengambil tulle
merah menutupi tubuhnya dan beri dengan tergesa–gesa....Belongs ? to N?velDrama.Org.