AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 645

Bab 645

    Bab 645


    Bab 645


    “Ayah, wupun sudahma belu, tapi aku tidak pernah lupa, bagaimana kakak mening...”


    Devina berkata dengan sedih, “Mobil itu mengmi keckaan dan meledak, dia dan kakak ipar


    terbakar habis tanpa sisa, sampai–sampai pemakamannya hanya dengan memasukkan benda


    miliknya ke dm peti...”


    “Cukup, jangan katakangi!” Tuan besar tiba–tiba marah besar.


    Property ? of N?velDrama.Org.


    Semua orang disekitar terkejut dan menatapnya dengan heran.


    Daniel mengerutkan kening dan melihat ke arahnya, dia tahu, bahwa kedatangan Devina bukah hal


    yang baik, sampai membuat Tuan besar marah besar seperti itu.


    Tuan besar memberi isyarat, Sanjaya segera mendorongnya ke samping, dan meminta pengawal


    untuk memanggil Jonson Hilton.


    Banyak tamu undangan yang melihat adegan ini, tetapi tidak tahu apa yang th terjadi, semua orang


    masih memperhatikan Daniel dan pengantinnya...


    Pernikahan masih terus bengsung dan ketiga anak masih berjn menuju panggung, teriakan Tuan


    Besar barusan itu membuat mereka terkejut, tapi mereka berpikir bahwa Tuan besar hanya sedang


    memberi pjaran pada wanita jahat di sebhnya dan tidak berpikir macam–macam.


    “Tuan besar, ada apa?”


    Jonson juga datang menghadiri upacara pernikahan hari ini, ia duduk di barisan bkang Tuan besar.


    “Aku ingat kamu pernah berkata bahwa Tracy mirip dengan seseorang?” Tuan besar tidak ingin


    buang–buang waktu,ngsung menyerahkan selembar foto itu kepada Jonson, “Apa dia?”


    Jonson crima foto itu dan melihatnya, raut wajahnya berubah drastic, namun tidak berani


    berbicara.


    “Sepertinya benar..” Tuan besar bisa menemukan jawabannya dari ckspresi Jonson, “Kamu sudah


    tahu dari awal, kenapa tidak memberitahuku?”


    “Aku hanya merasa dia sangat mirip dengan Be Moorc, tapi tidak yakin dengan identitasnya,


    Ditambahgi, hubungannya dengan Daniel, aku tidak bisa berkata banyak.” Jonson mengerutkan


    kening dan bertanya, “Kalian sudah mkukan pengecekan terhadap identitasnya? Jangan jangan, dia


    benar–benar adh...”


    “Dia adh putri Be Moore.” Devina mengungkapkan kebenarannya secarangsung.


    Kalimat ini, bagai petir di siang bolong, mengejutkan semua orang...


    “Apa???” Sanjaya melebarkan matanya dengan heran, wajahnya dipenuhi dengan kcridakpcrcayaan.


    Jonson juga terkejut, wupun dia sudah curiga sebelumnya, namun mendengarngsung


    1/3


    kalimat ini, dia benar–benar terkejut.


    Wajal? Tuan besar bagai awan gp, matanyangsung menjadi tajam.


    “Ini buktinya.” Devina menyerahkan sebuah berkas dokumen pada Tuan besar.


    –––


    Tuan besar mengambilnya dan melihatnya, wajahnya menjadi lebih suram dan lebih menakutkan...


    Jonson dan Sanjaya tidak berani bergerak, mereka saling memandang dengan ekspresi scrius


    Devina tahu bahwa tujuannya th tercapai, kemudian segera berkata, “Ayah, Grup Moore berusaha


    untuk memenangkan pertarungan dan menekan kita Grup Wance. Dengan cara ini, menyuruli anak


    Be menggoda Daniel, sungguh jahat. Jika membiarkan mercka mendapatkan apa yang mercka


    inginkan, konsekuensinya tidak bisa dibayangkan. Daniel masih telu muda, benar–benar bclum


    pantas duduk diposisi ini...”


    “Diam!” Tuan Besar marah besar, “Enyah!!!”


    Devina diam sejenak,lu mencibir, “Aku inkukan semuanya demi kebaikan Grup Wance, tapi


    ayah mh seperti ini padaku? Baih, jika ayah tidak menghargainya, aku akan pergi.”


    Scth mengatakan itu, dia pergi dengan marah...


    Tuan besar mendongak, anak–anak sudah berjn ke atas panggung, mengangkat cincin itu tinggi–


    tinggi, dengan wajah penuh senyum menatap papi dan maminya.


    “Terima kasih, Carlos!”


    Tracy mengambil cincin itu sambil tersenyum, inemasangkan cincin kepada Daniel, tatapannya penuh


    kasih sayang.


    Di bawah panggung, terdengar suara tepuk tangan meriah, semuanya memberkari mereka.


    Daniel mengecup keningnya dengan lembut, kemudian memeluknya.


    “Sekarang waktunya untuk pengantin pria memasangkan cincin pada pengantin wanita.” Kata pendcta.


    “Papi, cincinnya.” Carles mengangkat tinggi–tinggi kotak cincin ilu.


    “Terima kasih, Carles!” Daniel menerima cincin, bersiap untuk memasangkannya ke Tracy.


    “Tunggu!”


    Tiba–tiba, Tuan besar mengeluarkan suara, dengan suara seperti masalu yang mendominasi, kuat


    dan acuh tak acuh, yang sedikit tidak sesuai dengan suasana romantis dan bangat ini…
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul