Bab 640
Bab 640
Di luar, Rolls–Royce Limousin sudah siap.
Pengawal membuka pintu mobil dan menggendong anak–anak masuk ke mobil terlebih dahulu,
kemudian Daniel dan Tracy juga masuk ke mobil.
Pengawal dan pyan duduk di iring–iringan mobil bkang, kedua kelompok Rolls Royce mju ke
gereja dengan menawan.
Hari ini, anak–anak menjadi sangat pendiam, mereka semua tersenyum menatap papi dan maminya,
memberikan doa harapan terbaik untuk mereka.
Bahkan, Roxy pun tampak sangat penurut hari ini, diam dan tenang dipelukan Ca, tidak
mengucapkan sepatah katapun.
Daniel memegang tangan Tracy dan menatapnya dengan lembut.
Raut wajah Tracy dipenuhi dengan senyum bahagia, menatapnya dengan penuh kasih sayang.
Segera, konvoi tiba di gereja tepi pantai Baron!
Pengawal keluarga Wance berdiri dm dua baris dengan tertib untuk menyambut Daniel dan
Tracy.
Semua tamu mengobrol sambil menikmati sampanye di hman terbuka, mendengar Daniel dan
pengantin wanita datang, mereka buru–buru masuk ke dm gereja, bersiap untuk memi upacara
pernikahan.
Pukul 11.30, semuanya sudah siap.
Daniel dan Tracy tiba di ruang tunggu a bkang dan menunggu hingga waktunya tiba sebelum
keluar.
Penata busana sedang mkukan pengecekan terakhir pada Tracy. Di sisiin, penanggung jawab
acara memberitahu ketiga anak, tentang tugas menjadi pembawa bunga.
Thomas juga berpatroli menjaga situasi tetap aman.
Windy tcrus berada di sisi Tracy dan tidak pernah meninggalkannya.
“Tuan Besar sudah datang!”
Dengan antusias, Tracy menoleh ke bkang, Sanjaya mendorong Tuan Besar masuk, diikuti dengan
sepuluh pengawal terbaik, serta tiga orang perawat yang pernah diundang Rumah Sakit Kasih untuk
merawat ketiga anak itu dulu.
“Kakek buyut!” anak–anak dengan cepat menyapa Tuan besar.
N?velDrama.Org copyrighted ? content.
“Kakek...” Tracy juga menyapa dengan hormat.
“Kenapa kakek kemari?” Daniel bangkit dan menyapanya.
“Khawatir kalian telu sibuk, biarkan aku yang menjaga ketiga anak ini.”
Tuan besar memberi isyarat,lu Sanjaya juga memberi isyarat pada Virly. Jinni, dan Nita.
“Carlos, Carles, Ca, hari ini biarkan kakak yang menjaga kalian ya?”
“Wah, kak Virly, kak Jinny, kak Nita,ma tidak berjumpa...”
Ketiga perawat ini dulu pernah merawat anak–anak sma dua bn lebih, mereka sudah akrab
dengan anak–anak.
Anak–anak sangat gembira bertemu mcrcka, terutama Carles dan Ca,ngsung menyapa mereka.
“Papi?” Carlos lebih waspada dan bertanya pada Danicl.
Daniel menganggukkan kep, barh Carlos merasa lega dan pergi mengikuti mereka.
Sanjaya memberi isyarat, dpan pengawal mengikuti dan dengan hati–hati melindungi ketiga anak
itu.
“Apakah terjadi sesuatu?” Tracy sangat gugup ketika melihat situasinya.
“Nona Tracy tidak usah khawatir.” Sanjaya buru–buru menjskan, “Pernikahan penerus keluarga
Wance th membuat heboh dunia, untuk mencegah timbulnya mash, memang sudah
scharusnya lebih waspada.”
“Baih, terima kasih.” Tracy mengh napas lega.
“Kamu, ikut aku sebentar.” Tuan besar memberi perintah pada Daniel.
Danicl menepuk–nepuk bahu Tracy, membalikkan badan berjn keluar, Thomas dan beberapa
pengikut segera masuk, menunggu di pintu untuk melindungi Tracy.
Melihat pemandangan ini, Tracy merasa sangat tidak nyaman, dia merasa seperti akan terjadi sesuatu
hari ini.
Tuan Besar mengajak Daniel ke ruang tunggu di sebh, kemudian ia menutup pintu.
Tuan besar benya tanpa basa–basi, “Apa yang kamukukan? Kenapa kamu menyerang
perusahaan bibimu?”
“Bukankah sudah pernah kukatakan,ngsung tanya saja padanya?” Daniel mengerutkan kening,
“Kenapa? Dia tidak menghubungi kakek?”
“Seth peristiwa terakhir kali itu, dia sudah memutuskan hubungan.” Tuan besar berteriak dengan
marah, “Aku tahu kabar ini dari sescorang di perusahaan.”
Mendengar perkataan ini, Daniel mengerutkan kening. Apa yang terjadi? Seth semua keributan ini,
wanita g itu masih belum muncul?
Daniel berpikir, wanita ith yang mengeluh pada Tuan besar, schingga Tuan besar bisa datang
untuk menudulinya.