Bab 504
Bab 504
“Tidak apa, sekarang masih belum tt. Segnya masih sempat…” Daniel membi rambutnya
sambil berbicara di samping telinganya dengan lembut, “Tunggu kamu sembuh, kita png. Aku akan
mempersiapkan pernikahan terbesar. Anak-anak pasti sangat senang, kakek juga sangat senang…”
“Pernikahan…..” Pikiran Tracy mengikuti deskripsi Daniel. Ia membayangkan senyuman cerah anak-
anak dan wajah bahagia Tuan besar….
Tracy menyunggingkan senyuman kebahagiaan. Ia memeluk Daniel erat dan menantikan hari
kebahagiaan ini tiba.
Tetapi, tiba-tiba rasa sakit datang dari lengannya. Seluruh tubuhnyangsung membeku, ia menggigit
bibir bawahnya berusaha menahan rasa sakit itu…
Tracy teringat pada beberapa orang berbaju hitam yang saat itu menahannya dan menyuntiknya suatu
cairan.
Namun, cairan itu seh seperti bom waktu. Kadang-kadang membuatnya kehngan kendali,
kadang-kadang membuatnya kesakitan seperti disayat pisau.
Ia sangat takut, takut cairan ini akan menghancurkannya. Ia lebih takutgi cairan ini akan
membuatnya mkukan hal mengerikan dan melukai orang kesayangannya…
“Kenapa?” Daniel merasa tubuh Tracy sedang bergetar. Ia buru-buru bertanya, “Apa ada yang sakit?”
“Lukanya sakit…” Tracy menahan rasa sakit itu dan bertanya dengan suara gemetar, “Mana Lily?”
“Aku akan memanggilnya.” Daniel segera memanggil orang.
Dengan cepat, Lily berjn masuk. Ia lekas mengobati lukanya, namun tidak mkukan pengobatan
lain.
Tracy menahan keraguan di dm hatinya dan bertanya dengan berpura-pura tenang, “Dokter Lily,
kamu sudah memeriksanya? Apa tubuhku ada mashin?”
Content ? N?velDrama.Org 2024.
“Untuk saat ini, sin luka di punggung, luka kedua lengan dan kaki, aku tidak menemukan mash
lain.” Lily bertanya, “Nona Tracy, apa masih ada bagian yang tidak nyaman? Kamu harus
memberitahuku, aku baru bisa memberikan pengobatan yang sesuai.”
“Lenganku ini sakit…” Tracy berusaha mengangkat tangan kanannya, “Sebelumnya pergngan
tangan yang sakit, sekarang sudah menyebar ke siku dan sakit itu pn-pn naik menuju
kepku…”
“Aku segera mengatur pemeriksaan untukmu.” Lily lekas mengatur, “Rontgen dulu, coba kita lihat
apakah tngmu bermash.”
“Jangan takut, ilmu medis Lily sangat bagus, pasti bisa menyembuhkanmu.” Daniel menenangkannya.
“Iya.” Tracy menganggukkan kep.
Di saat ini, Ryan yang berada di luar memanggil Daniel, ada hal yang ingin iaporkan
“Aku keluar sebentar, nanti mm aku temani kamu.”
Daniel mengecup kening Tracy,lu buru-buru pergi.
Seth pintu ditutup, Tracy bertanya kepada Lily dengan suara rendah, “Dokter Lily, apa aku sungguh
tidak ada mashin?”
“Hm?” Lily tertegun dan bertanya dengan cemas, “Nona Tracy, saat ini aku mkukan berbagai
pemeriksaan ilmu medis barat untukmu dan sama sekali tidak menemukan mashin. Apa kamu…
terluka di areain? Kamu harus memberitahuku.”
“Tidak terluka, aku hanya merasa sakit.”
Tracy mi meragukan dirinya yang telu berlebihan, bahkan Lily saja tidak menemukan mash itu.
Atau mungkin, jarum suntik itu memang hanya untuk membuatnya pingsan, sama sekali bukan
mash besar.
Rasa sakit di lengannya mungkin juga akibat dari dipukuli mereka…
Ini akan membaik dm beberapa waktu.
Sedangkan, gej kehngan kendali muncul disebabkan oleh rasa takut.
“Jangan cemas, aku segera mengatur pemeriksaan untukmu. Tidak akan ada apa-apa.” Lily
menenangkannya.
“Iya, terima kasih.”
Tracy bersandar di ranjang dengan lh, ia merasa rasa sakit di lengannya pn-pn menghng
Sepertinya semm efeknya bengsungma, sedangkan hari ini hanya bengsung satu dua
menit…
Tampaknya, ia yang telu khawatir.
Mungkin tidak ada mash, seth beberapa hari, segnya akan membaik…
Tracy ketidurangi seth berpikir.
Lily menyelimutinya,lu mendorongnya untuk mkukan rontgen di lengannya…
Dengan cepat hasilnya keluar. Tng lengan kanan Tracy tidak ada mash, tetapi ada kerusakan
otot. Mungkin ini yang menyebabkan rasa sakit itu…
Poin utamanya adh karena ia punya trauma.
Lily berpikir demikian,lu menulis hasilporannya.