Bab 461
Bab 461
Ponsel Garcia pun berdering. sunt melihat nama yang tertera diyar, ckspresi wajahnyangsung
berubali dan dia segera memberikan isyarat tangan.
Kedua pengawal itu segera menghentikanngkali mereka.
“Kak!” Garcia segera menjawab panggn itu.
“Garcia, apa kamu sedang bersama Tracy?” tanya Victor.
Garcia tertegun sejenak, dia mengangkat kepnya dan menatap Tracy dengan tatapan dingin, tapi
suaranya sangat lembut, “Dia yang memberi tahu Kakak?”
“Ya, Tracy bng kamu mengajaknya makan,” ujar Victor sambil tersenyum, “Sebelum pergi, Kakak
menyurulimu untuk lebih menjaganya, kamu memang tidak pernah mengecewakan Kakak.”
“Tentu saja aku harus menjaga orang yang Kakak sukai dengan baik.” Senyum Garcia tampak sangat
dingin, “Bagaimana? Apa cuaca di Prancis cerah?” |
“Lumayan. Garcia, aku tidak tenang karena ‘Tracy seorang diri di sana. Cobh kamu lihat, apa
kehidupan dan pekerjaannya ada kesulitan atau tidak, lebih banyah membantunya...
“Baik, aku mengerti.?
“Berikan ponsel ini padanya, aku ingin berbicara sebentar dengannya,” ujar Victor memberi perintali.
“Oh.” Garcia menyerahkan ponsel itu pada Tracy.
Original content from N?velDrama.Org.
Tracy mendekat, saat mencrima panggn itu, diangsung menykan pengeras suara, “Victor!”
“Tracy, kalian makan di mana?”
Saat berbicara dengan Tracy, suara Victor sangat lembut.
“Di Restoran Silver,” ujar Tracy dengan suara dm, “Restoran yang sering di datangi Stanley.”
“Oh.” Victor tertegun sejenak,lu bertanyagi, “Kudengar, dia bercerai?”
“Sepertinya begitu.” Tracy menatap ke aral? Garcia, ekspresi Garcia sangat tidak enak dilihat dan
memberi isyarat pada Tracy agar tidak berbicara senibarangan.
“Aku juga dengar....” Victor tidak jadi menyelesaikan kalimatnya, “Bukan apa–apa. Tracy, kamu jangan
sungkan pada Garcia, dia adikku, juga adikmu. Jika membutuhkan sesuatu, kamu beri tahu dia saja,
dia akan membantumu.”
“Benarkah, Garcia?”
“Ya.” Garcia segera menanggapi, bahkan masih sengaja menggoda, “Aku mana berani tidak
mematuhi perkataan calon kakak iparku.”
“Garcia, jangan scinbarangin bicara.” Victorngsung menegurnya, “Baih, aku tidak mengcangku
kalian makangi. Tracy, ponselku slu aktif, ada apa pun, telepoh aku kapan saja.”
“Oke, baik–baih di sana, jaga kesehatanmu.”
Seth menjawabnya, Tracy mematikan panggn itu dan menyerahkan ponsel pada Carcia.
“Kamu hebat juga.” Garcia memelototinya dengan marah, “Beraninya menjadikan kakakku sebagai
tameng!”
“Kamu begitu berbahaya, tentu saja aku harus mencari orang untuk melindungiku,” ujar Tracy dingin,
“Garcia, aku tidak pernah melukaimu, tapi kamu slu menganggapku sebagai 11usuhirtnu.
Kamu yang mkukan hal itu dengan Stanley, mh menyhkanku dan membuat Alice
menckaiku. Aku tidak membuat perhitungan tentang hal ini denganmu. Sekarang kamu masih ingin
mengancamku? Kamu sungguh mengira aku mudah untuk ditindas?”
“Tidak pernah melukaiku? Hehc, scpertinya kamu sudah melupakan segnya.” Garcia mcmelototinya
sambil menggertakkan gigi, “Surat cinta yang kutulis untuk Stanley waktu itu, dia mh menggunakan
itu sebagai penyangga mejamu.”
“Bckal cinta yang kusiapkan untuk Stanley, mh dia berikan untukmu dan kamu menggunakannya
untuk memberi makan anjingmu.”
“Aku mengorbankan segnya untuk Stanley, tapi dia sama sekali tidak pernah menyadari
keberadaanku dan memberikan seluruh perhatiannya padamu. Apa kamu tahu betapa sakit dan
sedihnya aku? Apa ini bukan melukai?”
“Kamu juga menyhkanku untuk hal ini?” Tracy sama sekali tidak bisa mengerti cara berpikir Garcia.
“Tentu saja, ku tidak ada kamu, sejak awal Stanley hanya akan menyukaiku.” Garcia sangat keras
kep, “Kamu th menghancurkan cinta pertamaku. Tapi, Tuhan itu memang adil, tidakma
kemudian, keluargamu bermash.
Aku mkukan seg hal untuk menyebarkan berita tentang kebangrutan Grup Smith di media, yang
menyebabkan perlunangan kalian dibatalkan. Tapi, aku sama sekali tidak mengira kamu yang bodoh
ini akan dikerjai oleh Alice,lu Alice yang mendapatkan semua keuntungan ini.
Aku th menyimpan dendam ini sma empat tahun, akhirnya aku mendapatkan kesempatan untuk
memanfaatkanmu merusak pernikahan itu,lu memanfaatkan Alice untuk mencari mash
denganmu, sekarang tujuanku th tercapai, Stanley adh milikku!”