Bab 419
Bab 419
Sejak tahu bahwa Tracy adh putri penymatnya, Windy bersikap lebih baik padanya.
Tracy juga lebih memperhatikan Windy karena ibunya.
Mm hari, keduanya datang bekerja di Bar Kaisar. Windy membawa Tracy ke area C untuk melihat
daftar pesanan.
Scorang pyan mencari mereka dengan tergesa–gesa: “Windy, pnggan di C28 memilihmu dan
118 untuk myaninya.”
Tracy menunduk dan melihat nomor di dadanya. Dih 118. Semua pyan di sini mengenakan
topeng. Semua orang melihat nomor di dada untuk memastikan identitas.
“Siapa?” Windy merasa sedikit anch.
LIST!
“Mungkin pnggan tetapmu.” Pyan itu berkata dengan gembira, “Orang–orang itu sangat royal.
Begitu datang, merekangsung membuka beberapa botol anggur yang sangat mahal. Aku masih
ingin myaninya, tapi dia mh menyuruhku mencarimu.”
“Baik, aku segera ke sana.”
Begitu mendengar pnggan itu royal, Windy segera menarik Tracy ke sana.
“Scorang pyan punya pnggan tetap?” Tracy merasa sangat aneh.
“Tidak ada, hanya para putri yang punya pnggan tetap, kita adh pyan yang membawakan
pesanan.” Kata Windy dengan scadanya.Original content from N?velDrama.Org.
“Ku begitu, kenapa memilih kita berdua?” Tracy menariknya dengan tergesa–gesa, “Pasti ada
Sesuatu!”
“Tidak apa–apa, sekarang Kak Danny sudah menambah petugas keamaan, juga memberikan protolon
pada kita. Begitu ada mash, kita segera panggil petugas keamanan, mereka akan segera datang.”
Windy hanya ingin mendapatkan wang, berjn dengan cepat,lu membuka pintu ruang C28.
Tracy takut Windy akan dirugikan ku pergi sendirian, terpaksa mengikutinya
“Bos, smat mm!” Windy menyapa dengan antusias, “Anda ingin memesan apa? Aku akan
segera....”
Windy tercengang sebelum selesai bicara. Seorang pria duduk di sofa dm ruangan. Dia adh
Direktur Rudy, pria mabuk yang muncul bersama Direktur Scan terakhir kali.
Hari ini dia datang sendirian, juga membawa 6 pengawal.
“Kita bertemugi.” Tergantung sebuah cerutu di sudut mulut Direktur Rudy, tangannya memegang
gs anggur, ekspresinya arogan, “Sebelumnya kalian berhasil mrikan diri. Kali ini, kalian tidak
akan seberuntung itu!”
Seorang pengawal mendorong Windy dan Tracy ke depan.
Windy terhuyung dan hampir terjatuh, untung saja Tracy memapahnya tepat waktu.
“Apa yang ingin kamukukan?” Tracy mcmelototi pria itu dengan dingin.
“Omong kosong, tu saja ingin membereskanmu!” Direktur Rudy tersenyum keji, “Buka harga. Jika
mm ini kamu myaniku dengan baik, aku bisa mempertimbangkan untuk memeliharamu jangka
panjang.”
“Menjijikkan!” Tracy memclototinya dengan jijik, menarik Windy dan hendak pergi.
Tapi, pengawal segera menutup dan mengunci pintu, pengawal yanginngsung merebut profoton
dari tangan Windy.
“Apa yang mau kamukukan?” Tracy berdiri di samping pintu dan melindungi Windy.
“Kalian jangan scmlxarangan, di sini ada petugas keamanan yang berpatroli.” Windy ketakutan
aranya gemctar.
“Sepertinya kamu sudal? lupa, cfck kedap suara disini sangat bagus, meski aku membereskannya di
dm ruangan ini, orang di luar juga tidak akan mendengarnya......
Direktur Rudy teryum mesum, bahkan membuka kedua kaki, menunjuk tubuh bagian bawah,
berkata pada Tracy dengan sombong dan arogan––
“Asalkan kamu myaniku dengan baik, maka aku akan melepaskanmu. Ku tidak..... hehe.....”
“Tidak tahu malu!” Tracy marah sampai menggerakkan gigi.
“Ku begitu, aku akan bersikap tidak tahu malu.” Direktur Rudy mengisyaratkan dengan sorot
mata.
Pengawalnya segera menjambak rambut Tracy, menyeretnya ke hadapan Direktur Rudy......
“Biarkan aku melihat wajahmu.” Direktur Rudy menckan Tracy ke sofa, mengulurkan tangan dan
membuka lognya, sorot matanyangsung berbinar, bahkan menjadi sangat bersemangat,
“Direktur Linda tidak membohongiku, benar–benar barang bagus!”
Selesai bicara, dengan sangat bersemangat diangsung merobek baju Tracy di hadapan semua
orang......
“Lepaskan aku, lepaskan aku!” Tracy berjuang dan meronta.
“Cepat lepaskan dia....” Windy ingin menerobos dan menymatkan Tracy, tapi mh ditangkap oleh
pengawal. Dia berteriak histeris, “Dasar bajingan, kalian pantas mati!”
oleh
“k!” Pengawal itu menamparnya.
Windy terjatuh kentai, darah mengalir di sudut mulutnya.
Sedangkan di sisiinnya, rok Tracy sudah dirobek