AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Sang Bos Besar Bab 362

Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Sang Bos Besar Bab 362

    Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Sang Bos Besar Bab 362


    TILULUIIIIII


    Daniel terkejut, dia mengangkat kepnya dan menatapnya, “Kamu panggil aku apa?”


    “Cucu besar!”


    Ca dengan wajah polos dan tidak bershnyangsung memasukkan marshmallow ke dm mulut


    Daniel, dan menepuk tangannya sambil tersenyum, “Memakan marshmallow itu artinya sudah


    memaafkanku!”


    Daniel tercengang dengan marshmallow di muluinya, matanya dipenuhi api kemarahan.


    Ryan mengeluh dm hati, hari ini presdir Daniel diprovokasi oleh ketiga anak kecil ini, hatinya penuh


    dengan amaral?, tapi dia tidak bisa marah. Pasti nanti mercka para bawahannya akan mencrima


    imbasnya.


    “Uhuk...uhuk!” Sanjaya terbatuk beberapa kali,lu dengan suara pn dia mengingatkannya, “Tuan


    putri Ca, kamu tidak boleh memanggilnya dengan sebutan itu.”


    “Kenapa?” Ca memiringkan kepnya yang kecil dan bertanya dengan bingung, “Dia adh cucu


    tertua Kakek, singkatannya berarti cucu tertua!”


    IIIIIIII


    Orang–orang dewasa yang ada di sana tidak bisa berkata–kata, mereka tertawa terbahak–bahak.


    “Hahaha. Anak–anak memang polos dan berk apa adanya!”


    Tuan besar tertawa terbahak–bahak, di dm hatinya, ketiga cucu ini dapat mkukan apapun.


    “Ca, tidak boleh memanggil dengan panggn begitu.” Carlos memperingatkannya dengan pn,


    “Kita harus sopan!”


    “Baih.” Ca mengerutkan bibirnya,lu bertanya, “Ku begitu kita harus panggil apa?”


    “Panggil Kakak tertua!” Carles tiba–tiba berbicara sepatah kata.


    “Pfff—“Tuan besar hampir saja tersedak kopi yang ada di mulutnya. Dia tahu bahwa cucu kecil ini suka


    dengan seni b diri, tapi dia tidak menyangka bahwa kepribadiannya sangat berkarismatik, sangat


    mirip dengannya ketika dia masih muda.


    “Betul, berdasarkan senioritas, harusnya memanggilnya dengan sebutan kakak tertua.” Carlos


    mengangguk dengan sungguh–sungguh, “Kita adh cucu kakek, dia juga cucu kakck, dia lebih


    tua dari kita, jadi kita harus memanggilnya kakak tertua!”


    Daniel tampak sangat muram dan kesal, Tapi dia hanya bisa terdiam.


    Keshan apa yang th dkukannya hari ini, hingga datang ke sini untuk mencbus dosanya?


    Makhluk ini, tidak bisa dipukul, tidak bisa dimarahi, bahkan tatapan matanya pun tidak boleh telu


    gk...


    Ku tidak, mereka akan menangis dengan hebat dan itu membuatnya kesal.


    Jadi, tidak peduli apapun yang mereka katakan ataukukan, bahkan jika mereka mencabut


    scuenciam rambutnya dan memanggilnya “Cucu tertua“, dia hanya bisa mentolerirnya…


    Tapi, sejak kapan di dm kamus Daniel terdapat kata “Mentolerir” satu kata ini?


    Semua itu demi wanita bodoh dan juga anak yang dhirkan dari orangin...


    Daniel menyimpan amarah di dm hatinya, sedetikpun tidak ingin berada di sana, dia bangkit dan


    bersiap untuk pergi...


    Pada saat itu, dia melihat pr yang tidak jauh dari tempatnya, scorang tukang bersih–bersih sedang


    terdiam menatap ke arah mereka, dan ketika dia melihat tatapan mata Daniel, dia segera memalingkan


    wajalinya dan mrikan diri membawa kain pel dengan panik.


    Daniel menatap bayangannya, dan menyipitkan matanya...


    “Presdir Daniel jangan marah, aku akan segera menyiapkan mobil.” Ryan mengira dia akan pergi. dan


    segera memberikan isyarat kepada pengawal.


    Kemudian, Daniel kembali duduk, mengambil serbet dan meletakkannya di badannya, bersiap untuk


    makan.


    “Tidak jadi pergi?” Tuan besar menatapnya dengan heran.


    “Aku belum makan, aku akan pergi scth makan.” Daniel meneguk anggur merah dan mi


    memotong daging stcaknya.


    “Cucu tertua...” Ca segera menarik panggn yang keluar dari mulutnya, dan mengganti


    panggnnya, kemudian berkata dengan lembut, “Kakak tertua, ini untukmu, terima kasih th


    menggendongku tadi!”


    Tangan kecilnya memegang sepotong sayap ayam c dan memberikannya kepada Daniel.


    Ini adh makanan kesukaannya, di piringnya hanya ada satu, tapi dia memberikannya kepada


    Daniel.


    Meskipun tampangnya gk dan dingin, dan membuatnya menangis, tapi Danicl tidak menindasnya,


    dan membawanya ke tempal duduknya...


    Ca yang mengerti akan hal ini tahu bahwa dia harus berterima kasih padanya.


    From N?velDrama.Org.


    Daniel menatap tangan ra yang berminyak, kemudian melihat sayap ayam c, dan dia


    inengerutkan alisnya....


    Gadis kecil ini sangat mirip dengan maminya. suka mengambil makanan dengan tangannya.


    “Makan harus mengguanakan garpu, tidak bolch menggunakan tangan.” Kata Daniel.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul