Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Sang Bos Besar Bab 274
Bab 274
“Benar–benar keteluan!” Linda sangat marah, “Daniel, kualitas sekretarismu sangat rendah.”
Daniel tidak menanggapi perkataannya, tapi mh bertanya, “Apa kamu baik–baik saja?”
“Aku baik–baik saja, tapi tadi kenapa kamu mendorongku?” Linda bertanya dengan marah.
“Kamu menginjak tangannya.
Ketika Daniel menjawab, Tracy sudah meninggalkan ruang kantor.
“Dia duluan yang meletakkanp di kakiku.” Linda berkata dengan tidak senang, “Kotor!”
“Jadi, kamu perlu menginjaknya?” Daniel bertanya balik.
Linda tertegun sejenak dan menjskan denganggan: “Tidak, aku tidak sengaja menginjaknya,
siapa suruh dia meletakkan tangannya di sana...”
“Ayal?mu seharusnya mengajarimu untuk bersikap baik pada orangin.” Daniel mengerutkan kening
dengan sedih, “Sekarang bukan zaman feodalismc, tidak ada konsep tuan–budak seperti dulu,
masyarakat sekarang menekankan kesetaraan untuk semua orang?”
“Hanya scorang sekretaris, kenapa kamu bereaksi berlebihan?” Linda bertanya dengan curiga,
“Memangnya kamu dengan sekretaris ini ada...”
“Bahkan jika hanya scorang sekretaris, dia juga adh pegawaiku.” Daniel meny, mengingatkannya
dengan sungguh–sungguh, “Aku ingat ketika kamu masih kecil, kamu marah,lu melemparkan gs
dan mengenai kucingku...;
“Lalu kamu mengabaikanku sma tiga tahun...” Linda mengingat peristiwa masa kecilnya dan tidak
bisa menahan diri untuk tidak panik,lu segera menarik lengan bajunya untuk meminta maar, “Aku
lalu aku sh, kk aku tidak akan begitugi, jangan marah!”
“Kamu harus meminta maaf padanya.” Daniel menarik kembali tangannya.
“Kamu memintaku untuk meminta maaf padanya?” Mata Linda terblak tidak percaya, tapi melihat
ekspresi muram Daniel, dia segera mengubah nada suaranya, “Ok, aku akan meminta maaf padanya,
jangan marah.”
Seth mengatakannya, dia mengambil tasnya dan berjn keluar dengan cepat...
Daniel memberi isyarat dan Ryan segera mengikutinya. Tangan Tracy diinjak dan darah mengalir,
beberapa rekan terkejut ketika melihatnya dan segera membawa kotak obat untuk mengobatinya.
Winnie mengetahui situasinya dan bergegas bertanya, “Apa yang terjadi?”
This is from N?velDrama.Org.
“Tidak... Tracy hendak berbicara ketika Linda mendekat, “Kenapa? Apa kamu ingin pergi ke rumah
sakit?”
Tracy sekuat tenaga menekan air mata di matanya dan berkata dengan dingin, “Tidak perlu!”
“Aku minta maaf untuk mash tadi, aku tidak sengaja.”
Meskipun Linda meminta maar, tapi pada suaranya mendominasi,lu dia mengeluarkan cek kosong
dari tasnya dan mclemparkan padanya. “Ini untuk ganti rugi biaya rumah sakit. Isi saja sebanyak yang
menurutmuyak!”
Seth mengatakannya, dia membawa pengawal dan hendak pergi...
“Berhenti!” Tracy berteriak dengan marah, “Kamu kira cukup hanya dengan membayar.
Perkataannya belum selesai terucap, karenangsung dihentikan oleh Winnic.
Winnic menggelengkan kepnya pada Tracy,lu dengan hormat berkata kepada Linda, “Presdir
Linda, hati–hati di jn!”
Linda berjn ke lift denganngkah anggun,lu dia berbalik dan senyum sombong pada Tracy.
Tracy gemetar karena marah dan beberapa rekan di sekitarnya meliriknya dengan simpati, tapi tidak
berani mengatakan apa–apa.
“Semuanyanjut bekerja,” perintah Winnic.
Semua rekan kerja menundukkan kep dan pergi.
“Aku tahu kamu tidak nyaman, tapi kamu jangan memprovokasi dia.” Winnie berkata sambil
mongolcskan obat pada Tracy, “Presdir Linda bukan hanya presdir Grup Top Sky, tapi juga kekasih
masa kecil Prescir Daniel. Dengar–dengar mercka berdua sudahma berencana akan menikah, kk
dia juga akan menjadi bos kita...”
Scth mendengar perkataan ini, Tracy semakin merasa tidak nyaman. Dulu Alice bng bahwa
Daniel punya tunangan, jadi mungkin yang dia maksud adh Linda ini?
“Bahkan jika kamu tidak bekerjagi di Grup Sky Well, kamu tetap ingin hidup, kan? Jika kamu
menyinggung Nona Linda, kamu tidak akan punya jn keluar, jadi tahan saja.”
Winnic berkata dengan getir, “Lain kali jika dia datanggi, aku akan memindahkanmu, agar tidak
bertemu dengannyagi dan konflik akan mereda scth beberapa saat. Aku sarankan kamu
mengembalikan cek ini padanya, anggap saja berhutang budi.”