Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Sang Bos Besar Bab 254
Bab 254
“Mm ini, kamu boleh minum lebih banyak.”
Daniel suka melihatnya saat dia agak mabuk, dengan wajah yang merah merona dan mata berkuan,
lincah seh–h seperti air yang meluap.
“Tidak,” Tracy menggosok wajahnya yang panas, “Aku tidak pandai minum dan kualitas anggurnya
tidak telu bagus. Aku akan mabuk jika minum beberapa gs, dan jika aku mabuk, aku akan
mengg...”
“Iya, aku pernah melihatnya!”
Daniel ingat bagaimana terakhir kali dia mabuk, dia sangat antusias dan aktif, seperti api yang
mengamuk, melilit tubuhnya, dan membuatnya tidak bisa melepaskannya.
Tenggorokannya sedikit bergerak dan muncul hasrat di matanya ...
“Apa yang kamu lihat...” Tracy merasa sedikit tidak nyaman.
Pada saat ini, manajer sendiri membawakan makan mm Prancis yang mewah.
Tracy bertanya, “Apa kamu sudah menyiapkan kue?”
“Belum, segera kusiapkan.” Manajer itu menjawab dengan cepat.
“Tidak perlu.” Daniel mengangkat tangannya, “Semuanya minggir.”
“Baik.” Manajer buru–buru mundur.
Hanya ada dua orang yang makan dengan tenang di restoran sebesar itu.
Musik piano yang romantis dan merdu dengan lembut bergema di restoran, bersama dengan aroma
anggur merah dan makanan, menghiasi mm romantis ini.
“Kenapa kamu tidak membiarkan mereka menyiapkan kuc? Tidak ada perayaan.” Tracy bertanya
dengan lembut.
“Tidak perlu.” Daniel menuangkan setengah gs anggur merah untuknya.
This belongs to N?velDrama.Org: ?.
“Tapi, aku tidak menyiapkan hadiah ng tahun.” Tracy merasa agak gelisah.
“Kamu adh hadiah terbaik!”
Tatapan Daniel schangat api. Dia menuangkan setengah gs anggurgi.
“Aku tidak bisa minumgi... Wajah Tracy sudah agak merah.
“Tidak apa–apa, ada aku di sini.”
Daniel mi minumgi dan makanan di atas meja sama sekali tidak disentuhnya.
“Hari ini, kamnu kenapa?” Tracy merasa ada yang sh dengannya hari ini, “Apa suasana hatimu
sedang tidak baik?”
Daniel meminum anggur yang ada di gsnyagi,lu pehan berkata, “Hari ini... juga hari
peringatan kematian ibuku!”
Tracy tercengang, pantas saja...
!
Dia baru mengerti kenapa dia tidak mengizinkannya mengucapkan “Smat ng Tahun, kenapa dia
tidak menyiapkan kue, kenapa dia pergi ke makam, kenapa dia tertekan...
“Jadi, aku tidak pernah merayakan ng tahun.” Daniel terus menuangkan anggur untuk dirinya
sendiri.
“Maaf...”
Tracy tiba–tiba menyadari bahwa Daniel sebenarnya memiliki kekhawatirannya sendiri.
Dia bukannya sering murung dan marah, tapi dia memiliki banyak kesakitan yang tidak Tracy ketahui.
!!
Dia tidak tahu bagaimana menghiburnya dan bahkan tidak berani berbicaragi, karena dia tidak tahu
apa–apa tentangnya, takui dia akan marah jika dia mengatakan hal yang sh.
“Kamu sepertinya sangat takut padaku?” Daniel menatapnya, “Dulu kamu tidak seperti ini.”
“Saat itu kamu tidak begitu menakutkan... Tracy tidak bisa menahan diri untuk tidak mengh napas,
“Ah, jika hidup seperti pandangan pertama... aku lebih menyukai penampnmu seperti gigolo.”
Teringat betapa sombong dirinya ketika pertama kali dia mengenalinya sebagai rigolo, mencriaki dan
memarahinya, memaksanya menandatangani perjanjian pembayaran hutang, memaksanya menerima
tiga wanita kaya dengan berat badan 350 kg...
Ketika memikirkan hal ini, dia tertawa dengan suara “cihhh“, “Ketiga wanita kaya itu membatalkan cek
kocsokan harinya dan uang 2 miliar aku pun tiada.”
“Sin!” Daniel memelototinya dan saat memikirkan kejadian itu, dia menjadi marah, “Kamu menjualku
demi uang 2 miliar, hati nuranimu dimakan anjing?”
“Kau yang memakannya!”
Tracy berseru dan seth itu dia buru–buru menutup mulutnya dan menatap
“Kamu berani?” Daniel mengangkat ális dan menatapnya
“Maaf, aku hanya bercanda... Tracy meninta maal dengan suara rendah.
“Mau ke klub mm?” Daniel tiba–tiba bertanya.
“Ha?” Tracy tertegun sejenak dan bertanya dengan penuh semangat, “Apa kamu ingin menjadi
gigolo?”