Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Sang Bos Besar Bab 222
Bab 222
“Presdir, Anda sh paham... Ah....”
Ucapan Beatrice belum selesai, ia sudah diseret pergi oleh bawahannya.
Bibi Staf dan pria muda yang mendaftar nikah terperangah.
“Tidak usah cemas, kami tidak pernah mkukan hal pnggaran hukum.” Daniel tersenyum “Kami
tidak akan mengganggu semuanya, kami akan menanganinya di luar.”
Saat berbicara, tangannya memberi instruksi.
Para pengawalngsung membawa pergi Beatrice, Mario dan kedua pengawal Beatrice.
“Halo!” Daniel mengetuk meja, menyadarkan bibi staf yang sedang bengong.
“Ha, halo!” akhirnya bibi staf sadar kembali, “Ada... ada perintah apa?” tanya dia dengan bingung.
“Tolong musnahkan seluruh data pendaftaran nikahnya tadi, termasuk foto bersama, data elektronik
dan data versi fisik, terima kasih!”
Daniel menginstruksikannya dengan sopan.
Bawahannya th berdiri di sampingnya, memantau staf dengan wajah serius.
“Baik, baik, aku akan menanganinya sekarang juga.” Bibi staf itu segera mksanakannya.
Seth selesai diatasi, Daniel baru mi menangani Tracy.
Ia menarik Tracy dari kursi dengan kasar dan mendorongnya ke meja.
Sosok tinggi bagaikan binatang buas menutupi Tracy. Satu tangannya diletakkan di samping tubuh
Tracy, satu tangannyagi mencubit pipi Tracy agar ia melihat matanya.
Di saat ini, mata sepertiutan dm, memancarkan kobaran api seh hampir membakar Tracy
menjadi abu......
Tracy terkejut oleh tatapannya. Ia lekas menundukkan kep, tidak berani menatapnya.
Kedua tangannya memelintir ujung lengan kemejanya. Matanya penuh kebingungan, apgi
pikirannya, lebih kacaugi...
Bagaimana ini?
Bagaimana ini?
Bagaimana aku menjskan kepadanya?
Jangan–jangan ia sudah menyelidiki mash anaknya?
112
Exclusive ? content by N(?)ve/l/Drama.Org.
Apakah ia akan membunuh dirinya?
Lalu, merebut anaknya pergi....
“Bicara!” teriak Daniel dingin.
Tracy bergidik, ia mendongak melihatnya dengan bingung,lu tersenyum memaksa, “Pres Anda,
kenapa Anda sudah kembali?”
“Kamu tidak berharap aku kembali?”
Daniel memicingkan mata, bagaikan binatang buas yang ingin menerkam orang.
“Bukan, aku, aku.....”
Tracy tidak berhenti gemetar, kalimatnya tidak diucapkan dengan js.
Daniel kesal melihat Tracy yang linglung. Ialu menarik kuncir rambut kudanya dan menyeretnya
keluar.
Tracy terhuyung–huyung sepanjang perjnan, ia hampir jatuh beberapa kali.
Orang–orang di samping bergegas memberi jn, takut ditabrak olehnya.
Bagaimanapun, di samping Tracy ada seorang pria kejam!
Suasana di sana membuat semua orang ketakutan!
“Lepaskan aku, Daniel, sakit, sakit....”
Tracy mencoba menarik kembali kuncir rambutnya, tetapi tak berhasil.
Hingga Daniel mendorongnya ke dm mobil dengan kasar, ia baru melepaskannya. Kulit kepnya
sakit sekali karena ditarik, “Apa yang ingin kamukukan?” teriak Tracy denganntang
“Bagus sekali.” Daniel mencibirnya, “Berani berteriak kepadaku, tetapi di hadapan orangin kamu
menciut!”
Tracy mengerutkan bibir, ia menundukkan kep karena malu.
Benar juga, di antara semua orang tidak ada yang berani bersikap seperti ini kepada Daniel, hanya ia
seorang yang berani!
Sin itu, ia keras kep dan berani adu mulut dengannya, tetapi ia dipekukan seperti sampah oleh
orangin...
Ini adh fakta, fakta memalukan!
“Beritahu aku....” Daniel meremas pipi Tracy dan bertanya dengan dingin, “Kelemahanmu yang mereka
tahu. Apa itu?”
Tracy panik, ia tidak bisa membiarkan Daniel tahu mash anaknya, tetapi apa masih bisa
disembunyikan?
Apgi ia sudah puluhan menit tidak melihat berita, tidak tahu berita itu th tersebar hingga seperti
apa.
Meskipun mash anaknya masih belum terungkap, tetapi ia tetap berada di ambang bahaya.
Bawahan Daniel th menangkap suami istri itu, ia pasti akan menginterogasi mereka. Sedangkan
demi melindungi diri sendiri, mereka pasti akan mengungkapkan rahasia itu, kan?