Chapter 163
Bab 163
Semakin Tracy memikirkannya semakin dia merasa tertarik. Tapi dia tidak mengerti, jika Daniel benar-
benar adh gigolo, kenapa dia mkukan semuanya ini?
Dia tiba-tiba teringat apa yang dikatakan Billy
“Pernahkah kamu berpikir bahwa aku sebenarnya bukan gigolo, hanya saja kamu sh mengira
bahwa aku adh gigolo!”
“4 tahunlu aku sh masuk kamar. Bisa jadi itu adh sebuah keshan dan juga takdir.”
“Sejak dulu sudah terbiasa dengan kehidupan yang monoton. Tidak ada tantangan dan kesenangan
baru dm hidup. Tiba-tiba seseorang mempekukanku seperti gigolo dan memaksaku untuk
mencari uang dan memberikan kepadanya. Sangat menyenangkan!”
Mungkin kebohongan yang tampaknya sh ini sebenarnya adh kenyataan…
Hanya saja dia sh mengira.
Namun, sekarang tidak ada bukti nyata, tidak bisa menjskan apa-apa, mungkin semua ini hanya
kebetn, dia telu banyak berpikir…
Billy yang disebut oleh Ryan mungkin bukan Billy yang dia kenal.
Lagip Daniel adh seseorang yang berks, bagaimana mungkin berpura-pura menjadi gigolo di
hadapannya?
Dia memarahi dan memukul gigolo, bersikap buruk padanya. Jika itu adh Daniel, dia pasti sudah
mati sekarang…
Tracy menjadi tidak yakingi ketika memikirkan hal ini. Dia kebingungan, menggelengkan kep dan
mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak memikirkannyagi…
Tapi pada saat ini, dia memikirkan pertanyaanin, untuk membuktikan bahwa Daniel adh gigolo,
bukankah bisa melihat pinggangnya?
Halin mungkin kebetn, tapi tato di pinggang tidak mungkin bisa sama persis kan?
Berpikir sampai sini, suasana hati Tracy tiba-tiba ceria kembali, dia menarik napas dm-dm dan
berjn ke ruang presdir sambil membawa es batu.
Suasana menjadi sangat tegang. Daniel mengoperasikan komputer sambil mengerahkan timnya untuk
mkukan strategi pewanan–
“Beri tahu tim Troy untuk menjemput Direktur Toni dan pastikan untuk membawanya kembali ke Sky
Well dengan smat.”
“Beri tahu semua satpam untuk menjaga setiap pintu masuk dan keluar, dan segera tahan semua yang
mencurigakan.”
“Beri tahu Thomas untuk periksa semua media dan orang luarinnya.”
Property ? 2024 N0(v)elDrama.Org.
“Baik!” Ryan segera menyampaikan perintah, kemudian bertanya dengan cemas, “Tuan Daniel,
dpan bs orang semuanya menjemput Direktur Toni? maka tidak akan ada seorang pun yang
menjaga Anda…”
“Memangnya kamu bukan orang?” Daniel bicara dengan nada dingin.
“Ya!” Ryan menundukkan kep sambil menyampaikan perintah, tidak berani berbicaragi.
Karena melihat suasana yang tegang, Tracy meletakkan es batu dan hendak pergi.
“Nona Tracy…” Ryan berbisik, “Tadi ada banyak air tumpah karena es batu. Tolong bersihkan.”
“Baik.” Tracy dengan cepat mengambilp dan berjongkok untuk mengpntai.
“Apa yang sedang kamukukan?”
Daniel yang berpacu dengan waktu tiba-tiba mengangkat matanya dan menatapnya.
Tracy tertegun sejenak kemudian buru-buru menjawab, “Lap, mengpntai.”
“Siapa yang menyuruhmu untuk mengp?” Daniel mengerutkan kening.
Tracy menatap Ryan dengan takut-takut.
“Aku yang menyuruhnya..” Ryan buru-buru menjskan, “Karena tempat itu…”
“Kenapa tidak kamu sendiri yang mengpnya?” Daniel memelototinya.
Ryan tertegun sejenak, kemudian dengan cepat bereaksi, membungkuk sembn puluh derajat,
dengan tulus meminta maaf kepada Tracy: “Nona Tracy, Saya minta
maaf…”
Segera dengan panik dia mengambilp di tangan Tracy dan berlutut untuk mengpntai.
Tracy tercengang, ada apa ini?
“Keluar.” Perintah Daniel.
“Oh.” Tracy berjn keluar dengan acuh tak acuh.
Seth berjn beberapangkah, dia teringat bahwa dia belum mengambil nampan. Dia kembali
untuk mengambil nampan, dan ketika dia berjn ke pintu, dia mendengar teriakan dingin Daniel:
“Siapa yang memberimu keberanian untuk memerintah dia?”
“Maaf, saya sh, Tuan jangan marah!” Ryan mengakui keshannya berng kali.
“Jangan ngigi.” Daniel memperingatkan dengan dingin.
“Baik, aku tidak akan mengnginya.” Ryan bahkan tidak berani bernapas.
Seth mendengar semuanya ini, hati Tracy menjadi kacau dan menjadi sedikit cemas….