Chapter 141
Bab 141
Tidak heran, mereka sangat mirip. Tinggi badan, postur tubuh, suara, dan mata, semuanya mirip.
Hanya saja, Daniel lebih mendominasi dan angkuh, sedangkan Billy kurang dewasa.
Namun, sebelumnya “Gigolo Pelunas Hutang” slu memakai topeng, sejak dulu slu muncul di
mm hari, sedangkan Billy menyamar satu kali, dia tahu sangat banyak hal antara mereka juga
memahami kondisi Tracy…
ConTEent bel0ngs to N?v(e)lD/rama(.)Org .
Jadi, wajar jika Tracy sh mengenalnya.
“Katakan, sebenarnya apa yang terjadi?” Tracy Marah.
“Apa?” Hati Billy gelisah, dia ragu mau jskan padanya atau tidak.
“Js-js kamu seorang gigolo, kenapa orangin menyebutmu orang kaya generasi kedua?”
“Kenapa kamu tiba-tiba melepas topengmu dan menunjukkan wajahmu yang sebenarnya?”
“Kenapa setiap hari kamu datang ke Bar Downtown? Apa hubunganmu dengan Kak Danny?”
Tracy menanyakan semua pertanyaan yang ada dm hatinya.
“Sebenarnya…” Billy berpikir, kemudian berkata dengan cara yang sangat berbeda, “Pernahkah kamu
berpikir bahwa aku sebenarnya bukan gigolo, hanya saja kamu sh mengira bahwa aku adh
gigolo”
Ini adh kenyataan. Dulu, saat Daniel menjskan sebab dan akibat dari kejadian itu secara
sederhana padanya, dia juga mengatakan hal yang sama. Sejak awal, Tracy sendiri yang sh
memahami identitas dirinya.
“Maksudmu…”
Tracy teringat pertama kali bertemu dengannya di bar Kaisar, dia seorang diri di sebuah ruangan
mewah, di sisinya juga ada pengawal, ini sungguh bukan pekuan yang seharusnya didapat oleh
gigolo.
Sin itu, Tracy juga tidak pernah melihat dia sungguh-sungguh myani tamu. Mereka hanya
membicarakan hal ini ketika ditelepon saja, apakah ini semua hanyh imajinasinya sendiri?
“Tidak…” Tracy ragu, “Bagaimana kamu menjskan kejadian 4 tahunlu?”
“4 tahunlu aku sh masuk kamar.” Billy mengatakan hal yang penting saja, “Bisa jadi itu adh
sebuah keshan dan juga takdir…”
“Ternyata begitu?” Tracy mendadak mengerti, “Ku begitu, identitasmu yang sebenarnya adh…”
“Aku adh seorang yboy kaya yang tidak berpendidikan.” Billy menuangkan dengan js
penian tentang dirinya sendiri, “Lebih hebat dari gigolo, benar, kan?”
“Masih tahu diri.” Tracy memandang rendah dia danngsung bertanya, “Lalu, kenapa kamu mau
menyamar menjadi gigolo dan menandatangani perjanjian pelunasan hutang?”
“Iseng saja.” Billy tertawa jahat, “Sejak dulu sudah terbiasa dengan kehidupan yang monoton. Tidak
ada tantangan dan kesenangan baru dm hidup. Tiba-tiba seseorang mempekukanku seperti
gigolo dan memaksaku untuk mencari uang dan memberikan kepadanya. Sangat menyenangkan!”
Billy memutuskan untuk mnjutkan keshannya dan terus mempermainkannya.
Lagi p, hanya main-main saja. Asalkan dia tidak menyentuh Tracy, maka tidak akan ada bencana
besar…
Saat Tracy melihat senyumnya, rasanya ada yang aneh, tetapi tidak bisa diungkapkan…
Dia teringatgi pada Daniel dan dengan segera bertanya: “Itu, mm itu, sebenarnya siapa yang
menolongku?”
“Kenapa bertanya begitu?” Respons Billy sangat cepat, “Apa yang orangin katakan padamu?”
“Bosku bng diah yang menymatkanku.” Tracy sama sekali tidak ada persiapan.
“Bosmu?” Billy terkejut, apakah…
“Bos cabul itu.” Saat Tracy membahas Daniel, dia pun gelisah, “Rekan kerjaku bng dia melihat bosku
menggendongku dan pergi lewat pintu bkang. Hari ini aku juga menanyakannya, dia bng dia yang
menymatkanku… Namun, pagi itu saat bangun, yang kulihat js-js adh kamu…”
Bicara tentang ini, wajah Tracyngsung merah seketika, dengan gugup dia menoleh tidak berani
memandangnya…
Melihat tatapanya, Billy teringat mm itu. Saat Daniel meggendongnya keluar lewat pintu bkang,
dari tingkahnya bergairah itu, terlihat js dia sedang dm pengaruh obat.
Jadi, mm itu, mereka…
Begitu terpikir hal ini, hati Billy mh agak kurang nyaman, seh-h pasangannya disentuh oleh
orangin…
“Bicarh, sebenarnya apa yang terjadi?” Tracy terus bertanya.
“Awalnya benar, dia yang menymatkanmu. Kemudian aku buru-buru menghampiri dan merebutmu
darinya.”
Billy sudah melihat banyak wanita, dia sudah sangat terampil dm menghadapi wanita, baginya
berbohong adh hal yang mudah.