Chapter 79
Bab 79
Lily membawa Tracy ke pusat desain pribadi yang disebut “Permaisuri” di pusat kota.
Hari ini toko ditutup dan ada bsan staf serta tiga perancang busana terkenal level internasional yang
myani Tracy seorang diri.
Tracy ketakutan kemudian menarik Lily dan berkata, “Jangan berlebihan.”
“Tenang saja, aku sudah mengatur semuanya.”
Lily menopang Tracy untuk duduk di a dm, pertama-tama mengobati lukanya dan membalutnya
kembali, kemudian perancang busana mi mendandaninya.
Dulu Tracy pernah menerima pekuan serupa. Ayahnya mendatangkan penata busana profesional
untuknya setiap kali ada perjamuan besar, Tracy mengundang mereka ke rumahnya untuk
mendandaninya.
Perancang busana “permaisuri” ini sangat sulit untuk disewa, hanya setiap ng tahunnya setahun
sekali bisa ia sewa dan juga harus membuat janji setengah tahun sebelumnya.
Tapi hari ini, Danielngsung memesan tempat untuknya dan meminta semua orang untuk
myaninya.
Ini cukup untuk menunjukkan bahwa kekuasaan Daniel jauh lebih besar daripada yang dia
bayangkan…
Tracy merasa semakin gelisah ketika memikirkan hal ini. Pria seperti itu jangan diganggu, jika tidak,
maka habih.
Tracy merasa waktu belu sangatmbat…
Satu jam th belu dan mereka masih mengelilingi Tracy mkukan riasan dan penataan, akhirnya
dia tertidur di sofa…
Mereka saling memandang sambil tersenyum karena merasa Tracy sangat imut.
“Pn-pn ya, karena nona Tracy terluka di leher dan bahu kanannya,” bisik Lily.
“Baik.” Mereka bergerak pn.
“Ah, Presdir Daniel!” tiba-tiba seorang penata rias berseru.
Lily dan para penata rias semua menoleh…
Sejak kapan Daniel ada di sana, setn hitam elegan menonjolkan sosoknya yang tegap dan tinggi,
wajahnya semakin tampan dan menawan di bawah cahaya, dan sepasang mata hitam legam yang
lebih menyukan daripada cahaya!
Saat itu, dia diam-diam menatap Tracy dari cermin…
Di saat seperti ini, wanita ini mh tertidur.
“Halo Presdir Daniel!” semua orang menundukkan kep dan memberi hormat.
Daniel memberi isyarat kepada semua orang untuk tidak membangunkannya.
Semua orang dengan cepat menjadi tenang, bergerak pn dannjut bekerja.
Daniel mendekat, kemudian duduk di sofa tunggal di sampingnya, dengan satu siku bertumpu pada
sandaran tangan, meletakkan dagunya dan diam-diam menatap Tracy.
Ini sangat aneh, sma ini ada begitu banyak wanita yang berbondong-bondong datang padanya dan
memeluknya, tapi hanya wanita ini yang menggetarkan hatinya…
Dia merasa tertarik ketika Tracy mempekukannya seperti gigolo dan ingin terus bermain dengannya;
Ketika Tracy memaksanya untuk menerima wanita kaya, dia sangat marah dan ingin mencekiknya
sampai mati;
Ketika Tracy mencoba untuk menipunya, dia sangat membencinya;
Ketika melihat Tracy dibuli oleh Axel, dia menjadi sangat marah;
Ketika Axel menikamnya, dia berniat membunuh Axel;
Ketika dia mengetahui bahwa Tracy dihina oleh keluarga Beatrice, hanya ada satu pemikiran di
benaknya yaitu membs dendam sepuluh kali lipat! ! !
Karena itu, dia dengan hati-hati mengatur permainan mm ini.
“Meow~~”
Tiba-tiba terdengar suara kucing dan pehan kucing putih berjn keluar dari
ruangan, membangunkan Tracy dari tidurnya.
Tracy membuka matanya dengan linglung dan bertanya sambil menguap, “Apakah sudah siang?”
Penata rambut di sebhnya tidak bisa menahan tawa, tapi ketika melihat Daniel, diangsung
menundukkan kep dan tidak berani mengeluarkan suara.
“Nona Tracy, Anda tidur sma setengah jam.” Lily berkata sambil tersenyum, “Sudah hampir selesai.”Content property of N?velDra/ma.Org.
“Oh!” Tracy kemudian teringat bahwa dia sedang mkukan penataan di “Permaisuri”. Dia melihat
dirinya di cermin dan hanya bisa mengh napas, “Apakah ini aku? Sangat cantik … ah!”
Sebelum dia selesai bicara, dia terkejut karena melihat Daniel di cermin.
Dia memegang gs anggur dengan satu tangan dan memegang dagunya dengan tangan yangin
sambil menatapnya dengan santai. Tidak ada ekspresi di wajahnya, tapi ada hal yang mengganggu di
matanya…
Dia benar-benar cantik, bukan karena hasil riasan, tapi kecantikan murni dan mi seperti bidadari
yang jatuh ke dunia…