Chapter 74
Bab 74
“Benar, Stanley, kamu tidak boleh mempekukan Alice seperti ini, kamuh yang pertama ka…”
“Lupakan saja.” Stanley meny Beatrice, “Mash ini sudah belu, tidak pentinggi siapa yang
sh atau yang benar, aku tidak ingin membahasnyagi.
Seperti yang kamu katakan, Alice sekarang adh istri dan ibu dari putraku. Aku hanya ingin menjni
kehidupan yang normal dan tenang. Aku harap kalian tidak akan menyusahkan Tracygi.”
“Apakah kamu mkukan segnya untuk Tracy?” Alice bertanya dengan antusias.
“Alice…” Beatrice segera menariknya, kemudian berkata kepada Stanley sambil tersenyum
“Stanley kamu sh paham, aku tidak pernah berpikir untuk menyusahkan Tracy. Hari ini aku sungguh
hanya ingin mengundangnya ke sini untuk makan mm bersama, tapi tak disangka menjadi seperti
ini. Ini semua shku karena tidak mengaturnya dengan baik,in kali aku akan meminta maaf
kepadanya secarangsung, dan hubungan kalian suami istri jangan terpengaruh karena kejadian hari
ini…”
“Ok, baih.” Stanley berbalik badan kemudian naik kentai atas.
“Ma, apa yang kamukukan?” Alice masih kesal, “Js-js dia tidak ingin membahasnyagi demi
Tracy…”
“Kamu yang kenapa?” Beatrice berbisik, “Sma ada batasan di dm hatinya dan berhenti
berhubungan dengan Tracy. Maka tujuan kita th tercapai, jadi san apapun tidak penting.”
“Kenapa?” Alice tidak mengerti.
“Apakah kamu benar putriku? Kenapa kamu begitu bodoh?” Beatrice terdiam, “Jangan – memikirkan
cinta yang sempurna. Kamu tidak bisa memiliki segnya dari pria manapun, jika
di hatinya masih ada wanita idamannya. Kamu tidak bisa mengendalikannya.
Semakin kamu mengekangnya, dia akan semakin kesal, dan hubungan kalian akan semakin
bermash. Tapi ku kamu bertindak lebih murah hati dan lembut, dia mh akan merasa bersh,
dan perasaan bersh inh yang akan membuatnya tetap tinggal di sini.”
“Aku ingin dia mencintaiku.” Alice sangat sedih.
“Jika kamu ingin dia mencintaimu, kamu harus patuh dan pertahankan posisi nyonya Stanley terlebih
dahulu. Tunggu sampai citra Tracy benar-benar hancur di hatinya, kemudian dia akan melihat betapa
baiknya dirimu, secara mi akan mencintaimu….”
Deni mendorong kursi roda Tracy keluar dari v, mobil keluarga Daniel pehan mju dari kejauhan.
Tracy berkata kepada Deni, “Deni, kamu masuk dulu saja, aku ingin berbicara dengan paman.”
“Ok.” Deni menundukkan kep,lu pergi.
Frank memandang Tracy dengan rasa bersh: “Tracy, sakit ya? Temperamen bibimu sangat buruk,
jangan temui diagi, nanti akan kutegur…”
“Paman.” Tracy menatapnya, “Bagaimana ayahku meninggal?”
“Hah?” wajah Frank tiba-tiba membeku dan tatapannya menjadi kacau, “Kamu, kenapa kamu tiba-tiba
menanyakan hal ini? Semua orang tahu bahwa ayahmu melompat dari gedung…”
“Mengapa dia melompat dari gedung?” Tracy bertanya, “Bisnis keluarga baik-baik saja, kenapa tiba-
tiba bangkrut tanpa tanda-tanda?”
“Kamu tidak mengerti mash bisnis ini …” Frank tampak bingung, “Aku juga tidak tahu banyak ..
“Lalu kenapa paman tidak menghadiri pemakaman ayahku? Kenapa paman tiba-tiba menghng saat
itu?” Tracy terus bertanya, “Pasti ada sannya kan?”
“Aku tidak tahu, aku tidak tahu apa-apa.” Frank berkata dengan panik, “Jangan tanyagi, jni
hidupmu dengan baik.”
Dia mengeluarkan kartu bank dari sakunya kemudian memberikan kepada Tracy, “Ini untukmu.” kata
sandinya adh hari ng tahun ayahmu, anggap saja sebagai uang kompensasiku untukmu.”
Begitu dia selesai berbicara, dia berbalik badan kemudian beri masuk ke dm v…
Content from N?velDr(a)ma.Org.
Tracy melihat punggungnya dan dia merasa lebih yakin bahwa ada kejanggn pada kematian
ayahnya.
Mungkinkah itu ada hubungannya dengan Frank dan Beatrice?
“Tapi melihat sikap Frank, sepertinya tidak mungkin. Beatrice juga tidak memiliki kemampuan
untuk membunuh ayahnya…
Sebenarnya apa yang terjadi?