Bab 2806
Bab 2806
“La, aku merasa lh saat kamu memaksaku seperti ini.” Eric mengaku padanya, “Aku tidak
menymatkanmu karena kamu. Jika itu Hazel, Robert atau Hayden, aku akan sama…”
"Aku tahu. Anda akan mengatakan bahwa karena ibu saya menymatkan Anda, Anda menymatkan
kami untuk membayar kembali rahmat penymat hidup ibu saya. La memblokir sisa kata-katanya,
“Aku tidak ingin menikah denganmu hanya karena kamu menymatkanku. Sebelum Anda
menymatkan saya, saya ingin menikah dengan Anda. Jangan berpikir bahwa saya mkukannya
murni karena rasa bersh. Aku tidak bodoh. Jika aku tidak menyukaimu, bahkan jika kamu
menymatkanku sepuluh kali, aku tidak akan menikah denganmu!”
Eric menatap mata tegas La, dan saat kata-kata La bergema di telinganya, dia menundukkan
kepnya karena malu.
“Pokoknya, kamu pikir kamu tidak akan hidupma, jadi kamu bisa menemaniku sma periode terakhir
hidupmu!” La berkata, “Pekukan aku seperti terakhir kali kamu mengelusku.”
Di ruang tamu.
Hazel dan Robert membaca album tersebut,lu mengembalikan album tersebut kepada ayah Eric.
“Apakah kamu masih melihatnya? Ada albumin miliknya di rumah.” Pak Santos bertanya dengan
antusias.
Mrs. Santos was busy in the kitchen, and Mr.Santos tinggal di sini take care of the two children.
They were dan masuk like La.
“Okay!”Hazel menjawab sekaligus gulp.Content provided by N?velDrama.Org.
Mr. Santos immediately broughtBeberapa more photo albums.
Theysemuanya milik Eric photo albums.
Because dia mengambil banyak a child.
“Uncle, your family was baik asked.
dia menjadi populer.” Pak Santos tidak bisa menyembunyikan harga dirinya ketika membicarakan hal ini.
“Saat itu, pendapatan bnannya setara dengan pendapatan tahunan kami. Jadi ibuku dan
Eric menjadi populer sebelum lulus
atau sesuatu... Kami, Eric, ditemukan oleh pengintai saat kami sedang berbnja. Saat itu kami mengira
pramuka itu pembohong!” Seperti yang dikatakan Pak Santos, dia tertawa, “Karena Eric suka
Robert mendengarkan
uang pertama yang diperolehnya. Karena dia belum telu tua saat itu,
tidak mendengarkan
“Haha, dia juga mendengarkan sekarang. Untuk memiliki putra yang luar biasa, seluruh hidupku sangat
berharga.” Pak Santos berkata, dan dari sudut matanya, dia melihat pintu kamar Eric terbuka, jadi dia
tidak mnjutkan.
La keluar sendirian.
Pak Santos melihat La keluar sendirian, danngsung bertanya, “Eric sudah istirahat?”
"Yah, aku akan membiarkan dia berbaring dan beristirahat." jawab La.
"Ini baik. Ibunya menjadi gugup ketika dia melihat dia bangun dari tempat tidur. Ha ha!" Pak Santos
berkata sambil tersenyum, dan berjn menuju dapur, “Saya akan pergi ke dapur untuk membantu
bibimu. La, kamu bermain dengan adik-adikmu.”
"Oke." La pergi duduk di samping adik-adiknya.
Seth Pak Santos masuk ke dapur, Robert menatap La dan menggoda: "Kak, kamu terlihat seperti
nyonya keluarga ini."
“Saya bukan nyonya keluarga ini. Ini adh rumah orang tuanya.” La mengambil ketel di atas meja
dan menuang segs air untuk dirinya sendiri, “Aku melihat hadiah yang kamu berikan padanya.
Mengapa Anda tidak memberi tahu saya sebelumnya? Itu sangat misterius, saya pikir Anda sedang
mencoba untuk mengerjai!