Bab 2804
Bab 2804
La membantu Eric masuk ke kamar dan menutup pintu.
Saat dia menutup pintu, mata Robert dan Hazelngsung beralih dari album foto ke pintu.
"Saudaraku, apakah menurutmu mereka berdua akan bertengkar?" Hazel tahu bahwa Eric tidak ingin
tinggal bersama saudara perempuannya.
Meski Eric tidakngsung menk barusan, ekspresi dan matanya sudah terlihat js.
Tanpa ragu, Robert menggelengkan kepnya: “Bahkan jika mereka berdebat, mereka tidak akan
berteriak atau membuat keributan. Baik para tetua dan kami hadir. Mereka pasti akan memperhatikan.”
"Oh ya. Namun, saya yakin Kak Eric akan menghindari berbicara dengan Kakak karena tinggal bersama.
Kak Eric tadi berekspresi buruk…” kata Hazel dengan suara rendah.
Robert mengangkat bahu: “Keduanya harus mendiskusikan urusan mereka sendiri. Bahkan jika kami
ingin membantu, kami tidak dapat menyelesaikan mash yang sebenarnya.”
“Yes. Brother Eric was so cute whendia masih muda! Seperti porcin doll.” Hazel said while looking
down at the photo album.
“It’s really good-looking. Many people on the Inte said that he had Anda melihat foto masa kecilnya,
Anda that he didn’t have stic surgery at all.”
Please check at N/?vel(D)rama.Org.
“Is there anyone else who says that about Brother Eric? Why are these people like tidak puas berkata,
Brother Eric’s stic surgery has nothing to do with them.”
“Look at your little angry face, funny! Since Brother bisa menjadi sangat disukai ketika dibicarakan oleh
orangin. Banyak orang terkenal tidak telu disukai, dan mereka true or false, positive or negative!”
Robert patted his sister’s head and exined with a smile.
“Okay! Itidak mengerti ini things.” Hazel calmed down.
“A person who can get ahead in the entertainment industry, the psychological endurance is definitely
beyond what we can imagine.” Robert analyzed, “Didn’t Kak Eric was a child? He is really good. Some
good-looking people, in my opinion, prefer to be brainless.”
Hazel couldn’t helpughing:“Kakak kedua, you are also very good-looking!”
Robert coughed lightly: “I said a lot, semua." Seth “But Brother Eric is amazing.”
di dm ruangan.
untuk pindah ke rumah
La tidak terkejut.
sudah membuat persiapan psikologis dan
benar-benar berpikir itu sh?” La bertanya pada Eric, “Keduanya sudah tua, kan
bahwa orang tuanya telu tua untuk pindah. Dan ibunya tampak sangat senang merawatnya
Eric juga ingin membuat orang tuanya lebih santai, memiliki lebih banyak waktu dan ruang untuk diri
mereka sendiri, dan lebih sering keluar untuk melihat-lihat dan bersenang-senang.
“Aku memintamu untuk tinggal bersamaku, dan aku tidak ingin mkukan apa pun padamu. Jangan
telu banyak berpikir.” La melihat bahwa dia th mendengarkan apa yang dia katakan, jadi dia
mnjutkan, “Kamu tinggal bersamaku, pengasuh dan perawat untuk menjagamu. Rumah saya memiliki
tiga kamar, satu untuk Anda, satu untuk saya, dan satu untuk perawat. Pengasuhnya tidak tinggal di
rumah.”
Eric: “Tidak perlu. Aku bisa kembali ke rumahku sendiri. Anda juga dapat menyewa perawat dan
babysitter sendiri.”
"Apakah kamu pikir orang tuamu akan membiarkanmu hidup sendiri?" La balik bertanya, “Karena
kamu tidak telu ingin menggangguku, kenapa kamu tidak menymatkanku? Anda menymatkan
saya, tetapi apakah Anda ingin saya menjaga jarak dari Anda, menerima begitu saja? Anda memiliki
pikiran Anda sendiri, tapi tolong pertimbangkan perasaan saya juga.”
Suaranya sedikit meningkat.
Eric tersipu karenatihannya.
Mereka berdua tahu apa mashnya.
Masing-masing menyadari pikiran yangin. Argumen saat ini dimi hanya untuk melihat siapa yang
akan berkompromi terlebih dahulu.