AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2786

Bab 2786

    Bab 2786


    "Bu, apakah dia berbicara denganmu?" La melompat tak terkendali.


    Avery menggelengkan kepnya: “Dia sadar. Saya mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya, dan


    dia mengangguk sebagai tanggapan terhadap saya.


    Seth mendengar apa yang dikatakan ibunya, La menangis karena kegirangan.


    N?velD(ram)a.?rg owns this content.


    "Bu, bisakah aku merawatnya di bangsal?" tanya La sambil menyeka air matanya.


    “Unit perawatan intensif tempat dia tinggal sekarang memiliki perawat untuk mengawasinya 24 jam


    sehari. Anda tidak perlu berada di sisinya. Avery memegang tangan putrinya, “Ibu tahu kamu ingin


    bersamanya, tetapi dia masih rtif lemah, karena dia th menghabiskan banyak waktu dm


    keadaan koma. Tunggu sampai dia sembuh dan dipindahkan ke bangsal umum, oke?”


    La mengangguk dan menenangkan dirinya: "Oke."


    Seth beberapa saat, mereka memasuki bangsal perawatan khusus.


    Ketika perawat melihat mereka masuk, dia segera mundur.


    Di ranjang rumah sakit, Eric mendengarngkah kaki dan membuka matanya.


    Just now Avery came in and dan sangat ingin bertemu dengannya. to see them now, and he nodded.


    Memories shed through segera seth opening his eyes, reminding him of what had happened.


    At first he thought sudah mati, dan semua yang just an illusion.


    It wasn’t until Avery mengatakan bahwa dia baru saja menjni transntasi jantung, he was not dead.


    Of course, not dying was a joyful feeling, but his body untuk bergerak, raised the corner of his mouth and


    smiled.


    For the rest of his life,apa yang ingin dilihatnya most were his parents.


    During the periodatas keckaannya, his parents must have been heartbroken.


    He just didn’tberharap bahwa La adh there too.


    Seeing La dengan orang tuanya, dia a moment.


    Just now memberitahunya bahwa was there.


    However, seeing La standingada benar, miliknya mood quickly rxed.


    “Eric.” Mrs. Santos walked to the hospital bed with tears in her eyes and memegang tangan infusnya


    dengan kedua tangan, “Kamu baru saja menyelesaikan operasi dan tubuhmu Mom really wants you,


    your father misses you very much. Fortunately, you are fine. Otherwise, what should we do if you don’t


    call mom and dad? Fortunately, you are fine…”


    Mrs. Santos repeatedly kamu baik-baik down fall.


    “Wife, don’t cry.” Mr. Santos wiped his wife’s tears with a tissue, “Eric hal yang hebat. Jika kau menangis


    those who don’t know think our son is dead.”


    Mrs. Gagak! Omong kosong are you talking about!”


    "Oke! Ada begitu banyak orang yang menonton!” Pak Santos mengh nafas, dan menoleh untuk


    melihat putranya di ranjang rumah sakit, “Eric, saya tidak ingin menyhkan Anda atas apa yang terjadi


    pada Anda kali ini. Sebagaikiki, kamu harus bertanggung jawab. Tapi sebagai ayahmu, aku benar-


    benar tidak bisa menerima bahwa kamu mengmi keckaan. Untungnya, tidak ada bahaya! Anda


    dismatkan dan kembali! Snjutnya, Anda harus mendengarkan kata-kata dokter, Anda harus minum


    obat tepat waktu, Anda harus istirahat, dan berusaha menjaga tubuh Anda, jangan biarkan saya


    mengirim orang berambut putih ke orang berambut hitam!


    Mendengar perkataan suaminya, air mata Bu Santos semakin deras mengalir.


    La mengambil tisu dan menyerahkannya pada Bu Santos.


    "…Saya minta maaf." Eric membuat suara yang dm di ranjang rumah sakit.


    Seth dia berbicara, semua orang memandangnya.


    “Nak, jangan bng aku minta maaf. Kami tidak menyhkan Anda, kami tidak akan menyhkan Anda


    sekarang, dan kami tidak akan menyhkan Anda di masa mendatang. Jaga dirimu dan cobh untuk


    meninggalkan rumah sakit lebih awal.” Nyonya Santos menatap putranya dengan penuh kasih sayang.


    Erik mengangguk pn.


    Seth kedua tetua itu selesai berbicara dengan Eric, mereka melirik ke arah La.


    Seth La memasuki bangsal, dia belum berbicara dengan Eric.


    Kedua tetua mengerti bahwa La mungkin ingin berbicara dengan Eric sendirian. Maka kedua penatua


    itu meninggalkan bangsal.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul