Bab 2698
Hazel: "Ayah."
Elliot: "Sin memberitahumu ini, apakah adikmu memberitahumu halin?"
Hazel menggelengkan kepnya.
This text is property of N?/velD/rama.Org.
"Dia tidak mengatakan apa rencananya snjutnya?" Elliot memiliki indra keenam yang kuat, merasa
La akan putus asa karena mash ini.
"Hazel bng tidak adagi, kamu masih bertanya?" Avery memelototi Elliot,lu menoleh ke Hazel dan
berkata, "Saat adikmu bangun, kita akan berbicara baik-baik dengannya, jangan khawatir, jangan
khawatir apapun yang terjadi, kita akan menyelesaikannya dengan damai."
Hazel mengangguk.
Avery menyeret Elliot kembali ke kamarnya.
La sudah tidur sekarang, dan semuanya harus menunggu La bangun.
Inkamar tidur, Elliot mondar-mandir up and down the room.
Avery was dizzykarena his anxious expression.
“Okay, don’t walk around, I’m dizzy from the shaking of your head.” Avery took the pajamas from pergi ke
gym untuk berhraga! to sleep at night.”
Averykenal Elliot too well.
Elliot must have trouble sleeping at terpecahkan dan Avery tidak tahu up.
“You still know me best.” dia cemas, “Sayang, kamu the same page as me?”
Avery: “Elliot, yousebaiknya go to the gym!”
“You call me by berkompromi?!” in his heart, “How can Eric be worthy of our daughter?”
berita utama yang membosankan itu!” Melihat istrinya tidak bahagia,
Gym! Bagaimana ku aku ikut denganmu? Saya cukup bingung… Mari kita bicarakan semuanya
ketika putri saya bangun besok! Jangan telu cemas.” Avery
Di ruanganin.
sofa setengah meter dari Hazel, dan kedua saudarakiki dan perempuan itu memiliki
beri aku hadiah setiap tahun. Bahkan
"Lalu apakah kamu menyukainya?" tanya Hazel.
“Aku sangat menyukainya! Hanya saja jika dia ingin menjadi ipar saya, saya harus memikirkannya.
Robert menurunkan alisnya, “Ayah tidak akan menikahkan adikku dengannya. Jika saya adh Ayah,
saya mungkin juga tidak akan mkukannya.
"Hah? Adikku sangat menyukai Eric!” Hazel merasa kasihan pada adiknya.
Mungkin karena La adh seorang gadis, dia lebih lembut secara emosional. Dia tidak peduli dengan
jarak dengan Eric, sama seperti Hazel tidak peduli dengan jarak dengan Lucas.
Karena Lucas tidak pernah membenci Hazel, jadi sekarang dia adh putri dari keluarga Asuh, dia tidak
akan membenci status Lucas sebagai tidakyak untuk keluarga Asuh. Tapi dia tahu bahwa ayahnya
akan peduli.
"Hai! Ini tidak mudah! Adikku memiliki temperamen yang keras kep.” Tiba-tiba Robert mengh
napas.
“Kakak kedua, apa yang harus kitakukan jika adikku bertengkar dengan orang tuanya?” tanya Hazel.
Dia mengobrol dengan La, dan dia bisa merasakan bahwa adiknya mungkin akan berjuang untuk
Eric.
Robert tampak malu: “Sejujurnya, saya tidak tahu. Saya tidak berpikir Ibu dan Ayah tidak tahu apa yang
harus dkukan. Ku tidak, saya tidak akan telu khawatir.