AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2694

Bab 2694

    Bab 2694


    Bab 2694


    Wajah Lucas secara mi muncul di benak Hazel. Dia harus menyukainya! Ku tidak, dia tidak akan


    pergi ke Eozambiulle, atau sekhnya. Meski tidak bisa bertemu dengannya, tapi dia tetap merasa puas


    melihat lingkungan sekhnya.


    “Kakak… aku…” Tentu saja Hazel tidak akan mengatakan ini pada La,gip, dia dan Lucas


    mungkin tidak akan pernah bertemugi.


    “Kenapa kamu masih tersipu? Saya minta maaf? Apakah karena Anda belum pernah bertemu pria yang


    Anda sukai? Ataukiki yang naksir, apakah kamu malu untuk memberitahuku?” La bertanya, dan


    menatap Hazel dengan ekspresi seseorang yang pernah mengminya, “Tidak apa-apa, mi


    sekarang kamu akan bertemu dengan yang lebih baik. Seharusnya ada banyak anakkiki hebat di


    universitasmu, kan?”


    Hazel mengangguk: “Seharusnya ada, tapi aku tidak mengenal mereka. Aku juga tidak ingin mengenal


    mereka. Aku hanya ingin bjar keras sekarang.”


    “Apakah kamu benar-benar menikmati bjar?” tanya La.


    Hazel menganggukgi, “Aku sangat menyukainya. Dan saya memiliki banyak kekurangan. Saya ingin


    membuat diri saya lebih baik.”


    Adapun La, dia tumbuh dewasa, tidak peduli apa yang dia suka, ada orang-orang profesional yang


    mengajarinya satu per satu, jadi dia mempjari semuanya dengan sangat cepat. Dia tidak merasa


    memiliki banyak kekurangan seperti Hazel.


    Even in the yang tidak diketahui La, dia baru the idea of   ’I will learn it soon’.


    Hazel: “Sister, every time I enter your lihat begitu banyak pi cab in your room, I admire you so


    much!”


    “Hahaha! That’s meaningless. I like that crystal disy case, so I bought it back. I didn’t know what to put


    in the saya memasukkan barang-barang itu ke dmnya.” kata La. Seth selesai berbicara and


    said, “Do you like that cab? Do you want me to give you one?”


    Hazel scratched her head: sangat bagus, tapi saya tidak membutuhkannya. saya a trophy in it.”


    La: “It doesn’t have to pernak-pernik Anda! Lagi p, Anda bisa meletakkannya di ruangan If you like,


    you can put it in underwear or socks, hahaha!”


    La’s itu membuat intoughter.


    “Then I’ll order one for you! Didn’t you find that yang for whatever I buy in the future.” La’s words


    made Hazel’s cheeks dry.


    The nexthari, La mengambil a flight to Bridgedale.


    kali ini, tapi dia tidak mengatakannya


    Mike dan


    untuk tidak memberitahu siapa pun


    akan kembali ke Aryadelle di dm


    Bridgedale, tempat tinggal La


    dia untuk berkomunikasi dengan Chad tentang dekorasi dirinya


    "La, apakah kamu memiliki halin yang harus dkukan ketika kamu datang ke Bridgedale?" Mike


    menyiapkan makan siang mewah untuk La.


    "Apakah begitu mudah untuk dilihat?" La mengangkat alisnya.


    “Karena kamu tidak memberi tahu orang tuamu. Kamu biasanya memberi tahu orang tuamu apa yang


    kamukukan.” Mike memegang gs anggur merah dan mengguncangnya dengan ringan, “katakan


    padaku, apa yang ingin kamukukan ketika kamu datang ke sini kali ini. Bolehkah aku membantumu?"


    Chad meny: "Jangan khawatir tentang soft furnishing, karena Anda tidak keberatan dengan


    rendering, maka saya akan menyesuaikan sesuai dengan rendering."


    La tentu saja tidak meragukan kemampuan mereka berdua, namun ia masih sedikit malu untuk


    menceritakan urusan pribadinya.


    This text is property of N?/velD/rama.Org.


    "Karena kamu malu untuk berbicara, biar kutebak." Mike menyesap anggur merah dan menatap Chad,


    "Apakah pacar Eric itu bekerja di Bridgedale?"


    Chad menahan senyumnya dan menjawab: “Ya! Sejauh yang saya tahu, dia berada di Bridgedale


    sma ini!”


    La menutupi wajahnya dengan tangannya, tetapi merekangsung menebaknya.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul