AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2689

Bab 2689

    Bab 2689


    Bab 2689


    La: “Kirimi kamu lokasinya.”


    "Lupakan! Mereka tidak menelepon saya.”


    Eric mendengar nada tidak senang La, jadi dia menghubungi Hazel untuk meminta ponsel.


    Hazel tidak banyak berpikir, dan segera menyerahkan telepon itu kepada Eric.


    “Hazel dan aku makan di dekat sekhnya, dan kamu cukup jauh. Jadi aku tidak meneleponmu.” Eric


    dengan sabar menjskan.


    "Mengapa kamu mengundang saudara perempuanku untuk makan mm?" La berkata dengan nada


    seperti jarum, “Adikku sama sekali tidak mengenalmu dan dia tidak tahu tentang kita berdua…”


    Hazel mendengar kata-kata kakaknya.


    Seth kalimat itu, Diangsung memasang ekspresi makan melon di wajahnya.


    Kakak dan Pak Eric…punya cerita?


    "Aku baru saja mengundang kakakmu untuk makan mm, aku tidak berbicara omong kosong


    dengannya." Eric tersipu, sedikit malu, jadi dia mengganti topik pembicaraan, “Kamu sudah makan


    belum?”


    “No! But I-I’m going to eat. La video call.


    Eric returnedtelepon ke Hazel.


    Hazel tooktelepon dan memakainya the table, feeling uneasy.


    Before knowing these Hazel cukup tenang, tapi felt weird.


    “Your sister and I… are not what you think… melihatnya tumbuh dewasa, good rtionship with her.”


    Eric bit the bullet and forcefully exined.


    “Oh, you guys have a good rtionship, tidak memberi tahu Anda bahwa at Foster’s house.” Hazel


    broke down.


    Ericgenap more embarrassed.


    At this time, the waiter pushed the dan meletakkan they ordered aside.


    Eric picked up thekendi jus dan dituangkan juice for Hazel.


    Atyar ponsel lit up.


    pesan: [Apa yang dia katakan padamu? kamu bisa


    bahwa kalian berdua memiliki yang baik


    La: [Hah.]


    [Kak,kukan


    mengaku padanya dan dia menkku. Untuk


    Hazel: [Sayang sekali.]


    dan bertanya padanya dan


    Hazel: [Oke.]


    Eric melihat Hazel terus mengirim pesan, tapi tidak berkata apa-apa.


    Dia bisa menebak siapa yang dia kirimi pesan.


    "Tn. Eric, kapan kamu dan pacarmu berencana menikah?” Hazel meletakkan ponselnya dan bertanya


    dengan patuh.


    Eric: "Adikmu memintamu untuk bertanya?"


    Hazel meneguk jus dari cangkir jus: "hmm."


    "Hazel, kembali dan bujuk adikmu untuk tidak telu terangsang." Eric tidak menjawab pertanyaan itu,


    tetapi berkata dengan sungguh-sungguh, "Aku telu berbeda darinya, itu tidak cocok."


    "Apa bedanya?" Hazel dapat merasakan bahwa kakaknya sangat menyukai Eric, jadi dia ingin mencari


    tahu sannya.


    "Perbedaan usia."


    “Oh…kamu tidak tahu! Kamu terlihat sangat muda.” Hazel menatap Eric sebentar,lu berkata sambil


    tersenyum.


    “Orang tuamu tidak mengizinkanku bersamanya. Saya tidak ingin melihatnya berselisih dengan keluarga


    karena ini.


    "Oke, aku akan membujuknya ketika aku kembali." Hazel berkata dengan suara rendah, "Menurutku


    perbedaan usia bukah mash."


    "Aku tidak memiliki hubungan yang baik dengan ayahmu." Eric mengatakan san yang lebih dm,


    “Ibumu menymatkan hidupku. Saat itu, ayah dan ibumu sering bertengkar. Aku tidak ingin melihat


    ibumu menderita, jadi aku ingin melindunginya. Mungkin cara saya telu kikuk; ayahmu menganggapku


    sebagai saingan dm cinta, dan aku juga menganggapnya sebagai musuh.”Content provided by N?velDrama.Org.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul