AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2686

Bab 2686

    Bab 2686


    Bab 2686


    Di ks, semua orang menatap Eric.


    Karena Eric berdiri di depan Hazel, mata semua orang tertuju pada Hazel.


    Mengapa Eric tiba-tiba berhenti di depan Hazel?


    Kenapa dia mengambil buku Hazel?


    Mungkinkah, apakah mereka saling mengenal?


    Eric dengan cepat kembali ke akal sehatnya, dan menyadari bahwa perkunya agak mendadak, dia


    segera mengangkat buku itu dan menjskan kepada para siswa: “Saya lupa membawa buku


    pjaran.” Lalu dia menunduk dan bertanya pada Hazel: Bolehkah aku meminjamnya? Apakah saya


    menggunakan buku Anda?”


    Hazel mengangguk.


    Seth berbicara, dia mengambil buku Hazel dan mngkah menuju podium.


    "Guru, buku saya juga bisa digunakan oleh Anda!" Kata seorang siswi.


    Eric: “Satu buku sudah cukup. Baih, mari kita mi ksnya.”


    Murid-murid yang duduk di sebh Hazel berbisik padanya: "Kupikir kamu kenal Eric!"


    Hazel tersenyum, menggelengkan kepnya.


    “But my textbook dia tidak borrow it?” The female student sighed regretfully.


    Hazel: “MaybeDia just saw mine!”


    “Oh… you are so lucky. There is samar di tubuh Eric… buku-bukumu akan berubah be fragrant.”


    Hazel: “…”


    When atas panggung, banyak siswa secretly took out their mobile phones and secretly took pictures.


    Hazel thought it was quite interesting, but shemenk gagasan diam-diam taking pictures with her


    mobile phone.


    Some of Eric’s music knowledge could be understood dan beberapa Hazel tidak bisa mengerti, tapi tak


    listened very seriously.


    After Eric talked for dia duduk di depan piano The slender fingers danced on the keys, and pleasant


    notes fluttered out.


    Some female bisa membantu tetapi out a low cry of excitement.


    Eric’ssetiap gerakan was extremely elegant.


    Hazel quietlymenyaksikannya memainkan piano.


    After the songsudah berakhir, Eric invited students to y the piano.


    tahu cara memainkan


    siswa dan siswa perempuan untuk datang


    bel


    Bagus!" Siswa perempuan


    muridin


    mengambil buku pjaran Hazel dan berjn ke kursi Hazel: “Terima kasih


    Hazel: "Sama-sama."


    dan benar-benar berbau a


    tidak telu harum, tapi juga tidak mungkin


    aromanya agak mirip dengan baunya


    Dia ingin menggambarkannya, tapi dia tidak bisa.


    "Tn. Eric, tolong! Ambil foto bersama kami! Aku sangat menyukaimu!” Seorang gadis mengejar Eric dan


    memohon.


    Eric tersenyum pada Hazel,lu berbalik untuk berfoto bersama siswainnya.


    Còntens bel0ngs to N?(v)elDr/a/ma.Org


    Hazel tidak pergi untuk memotret.


    Karena podium sudah penuh dengan orang.


    Hazel memasukkan buku pjaran ke dm tas sekhnya dan meninggalkan ruang ks.


    Aneh untuk mengatakan bahwa senyum lembut Eric masih muncul di benaknya meskipun dia sudah


    keluar dari ks.


    Apakah Mr.Eric mempekukan semua orang seperti ini? Tak heran jika banyak orang menyukainya.


    Sore harinya, supir datang ke sekh untuk menjemput Hazel.


    Seth Hazel masuk ke dm mobil, dia mengobrol dengan pengemudinya.


    “Seorang bintang besar datang ke sekh kita hari ini.”


    Sopir itu bertanya, “Bintang besar yang mana?”


    “Eric, kamu pasti pernah mendengarnya, kan?”


    Pengemudi itu tertawa ketika mendengar nama Eric: “Saya pernah mendengar namanya, dan saya


    pernah melihatnya sebelumnya! Dia dan ibumu adh teman!”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul