Bab 2663
Bab 2663
Daisy mengambil obat tetes mata, meskannya ke kedua matanya,lu naik ke tempat tidur La,
dan duduk di samping La.
La menarik napas dm-dm dan mkukan panggn video ke ibunya.
Eric berdiri di pintu kamar tidur, menyaksikan mereka berdua tampil.
Avery dengan cepat mengambil panggn video La.
Seth video itu ditayangkan, Langsung menelepon ibunya dengan manis,lu mi mengarang
cerita: “Akhir pekan ini aku tidak bisa png! Daisy datang kepadaku seth putus cinta, dan aku harus
menemaninya di akhir pekan.”
Avery tertegun sejenak,lu dia melihat Daisy duduk di sebh La sambil menyeka air matanya.
"Daisy, tidak apa-apa kehngan cinta, jangan menangis, jangan menangis!" Avery bertemu Daisy, dan
La membawa png Daisy untuk makan mm sebelumnya.
Avery memiliki kesan yang baik tentang Daisy, dia adh gadis yang hangat dan sopan.
“Auntie, I’m so sad…so I want La to stay with me hari…kamu tidak keberatan?” cried very sadly, the
tears still kepting to fall.
Avery quickly said: “Of course tidak keberatan… Saya tahu kalian berdua memiliki hubungan yang baik,
be too ufortable! You will definitely find a better man in the future.”
Daisy nodded again and again: “Auntie, saya masih Maybe I need a little more time!”
Avery: “Well, Auntie understands yourperasaan. Tetah bersama La for a few days!”
“Hmm! bibi… Saya merasa jauh lebih baik seth La’s ce!” Daisy said, leaning her head on
La’s shoulder.
“That’s good.” Avery changed the subject bawa Daisy keluar untuk makan makanan enak nanti, dan
shopping outside by the way, so you can feel better soon.”
"Aku tahu. Jangan khawatir."
After the video call, Daisy immediately wiped away the tears onwajahnya with tissue paper, and said with
emotion: “La, your mother is so deceitful.”
La sighed: tidak pernah berbohong kepada ibuku sebelumnya. Itu sebabnya everything I say.”
ini
“Yah, terima kasih th mkukan bantuan besar ini untukku. Saat aku sehat, aku akan mentraktirmu a
"Oke! Kemudian
This text is property of N?/velD/rama.Org.
Sekarang." La bersorak dan
telepon ayahku dan bicarh denganku.” Daisy bekerja di perusahaannya sendiri, jadi ada
Daisy itu
saling kenal di
"Aku hanya akan merawatnya." Eric berkata kepada Daisy, "Sampai jumpa!"
Ergsung memerintahkan untuk mengusirnya.
Lantaran La sakit dan butuh istirahat lebih banyak, ia pasti tak punya tenaga untuk menemani
sahabatnya itu.
Seth Eric berkata demikian, Daisy tidak punya pilihan sin pergi.
Eric mengirim Daisy keluar.
Daisy ragu-ragu sejenak,lu berbisik kepada Eric: “Saat kamu pergi berbnja, dia memuntahkan
sarapannya. Dia mengatakan kepada saya untuk tidak memberi tahu Anda, tetapi saya pikir lebih baik
untuk memberi tahu Anda. Dia pasti sangatpar sekarang, Anda bisa bertanya padanya apa yang ingin
dia makan nanti.”
Eric mengangguk: "Terima kasih."
“Terima kasih… La adh sahabatku. Jika Anda tidak datang, saya juga akan merawatnya. Daisy
sedang membawa tasnya dan hendak memasuki lift. Seth ragu sejenak, Melihat ke arah Eric, dia
berkata, “Ngomong-ngomong, karena kamu punya pacar, menurutku kamu harus lebih berhati-hati.
La masih menyukaimu! Bahkan, aku juga sangat menyukaimu. Saya penggemar Anda, tetapi Anda
tidak memilih La. Saya pikir Anda buta.
Eric tertegun, tidak tahu bagaimana menjawab.
“Aku pergi, urus La. Hubungi aku jika kau punya sesuatu.” Kata Daisy di sini, mengingat mereka
berdua tidak bertukar informasi kontak, jadi dia mengeluarkan kartu nama dari tasnya dan
memasukkannya ke Eric.