AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2645

Bab 2645

    Bab 2645


    Bab 2645


    “Ini seperti pasangan masa kecilku. Saya menyaksikannya tumbuh, dan itu menyaksikan saya tumbuh.


    La Berdiri di balkon, melihat ke arah gedung perusahaan, “Impian masa kecil saya adh menjadi


    bintang besar, karena ketika saya masih muda, saya suka mengekspresikan diri di depan orangin.


    Tetapi ketika saya tumbuh dewasa, saya tidak memiliki keinginan yang kuat untuk mengekspresikan


    diri.”


    “Kakak, Jika kamu menjadi bintang, kamu pasti akan sangat populer.” Hazel membual.


    “Tapi sekarang menjadi bintang dan menjadi populer tidak menarik bagi saya. Saya hanya ingin


    membuat perusahaan lebih baik. Menjadi pengusaha seperti ayah dan kakak saya.”


    Hazel: "Kakak, kamu sudah sangat kuat."


    "Apa yang kamu punya? Apakah kamu bermimpi?" La menatap Hazel dan bertanya.


    Hazel memikirkannya dengan hati-hati, dan akhirnya menggelengkan kepnya: “Dulu saya hanya ingin


    pergi ke universitas yang lebih baik, dan kemudian mencari pekerjaan yangyak yang dapat


    menghidupi saya. Sekarang saya tidak perlu khawatir tentang hal-hal ini, dan saya tidak tahu apa impian


    saya. “


    La: “Maka kamu bisa memikirkannya pehan. Bagaimanapun, kamu masih muda sekarang. ”


    Hazel: "Tapi saya pikir saya tidak mudagi."


    “Semua anak berpikir begitu. Ketika Anda benar-benar dewasa, Anda akan berharap waktu akan belu


    denganmbat, tidak telu cepat tua. La menepuk-nepuk kep kakaknya, “Ayo, kita ke pasar home


    furnishing.”


    Hazel: "Ya."


    The next day,di awal morning.


    Ben broughtGwen dan Lee to Foster’s house.


    After a while, Jun, Tammy,dan putri mereka Kara also came over.


    Originally, today’s party hari, tetapi semua orang tidak sabar see Hazel soon.


    Not long after, Wesley, dan putri Lilly rushed over.


    Lilly went tokamar Hazel dan pulls Hazel out.


    Hazel knew that there were a lot of peopleing downstairs, so berganti ke gaun itu, dan sebelum dia


    sempat menyisir she was dragged downstairs by Lilly.


    Avery and Elliot were entertaining guests. When they saw their daughtering mereka segera and


    solemnly introduced her to everyone.


    diperkenalkan kepada Hazel, “Hazel, ini pamanmu Ben, ini Bibi


    sayang kepada Hazel, “Aku ibu baptismu, kamu bisa memanggilku ibu baptis Tammy. Ini


    “Ibu baptis Tammy…”


    sangat bagus!” Seth Tammy menjawab, dia segera menyiapkan hadiah pertemuan yang bagus, “Ini


    adh hadiah pertemuan kecil dari ibu baptis. Saya harap Anda menyukainya. saya juga


    dikelilingi oleh antusiasme semua orang, pipinya


    itu dan lihah. SAYA


    kotak dengan


    Di dmnya ada kalung berlian yang indah..


    Harga itu pasti tidak murah.


    Tentu saja Hazel sangat menyukainya, tapi karena hadiah itu telu mahal, Hazel tidak berani


    menerimanya.


    Dia mencari bantuan orang tuanya.


    "Kamu menerima hadiah dari ibu baptismu, tidak apa-apa." Avery berkata, "Apakah kamu


    menyukainya?"


    Hazel mengangguk, “Aku menyukainya. Terima kasih ibu baptis.”


    Content provided by N?velDrama.Org.


    "Hazel, bibimu juga sudah menyiapkan hadiah untukmu." Gwen segera mengeluarkan hadiah yang th


    disiapkan dengan hati-hati dari tasnya, "Ini yang saya siapkan untuk Anda, dan ini yang disiapkan


    paman Anda untuk Anda."


    Gwen mengeluarkan dua hadiah.


    “Mengapa kalian berdua masih menyiapkan dua eksemr?” Tammy tidak mengharapkan mereka


    mkukan ini.


    Gwen hendak menjawab, ketika peluit terdengar di luar hman,lu pintu mobil terbuka——
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul