Bab 2554
Bab 2554
Siena tidak dapat menemukan pekerjaan yang lebih baik karena 99% perusahaan tidak mau
menerimanya karena bekas luka di wajahnya.
dia juga tahu bahwa Lucas memiliki niat baik.
Lagi p, Lucas adh tipe orang yang bahkan tidak repot-repot berbicara dengan orangin, dan
biasanya hanya berbicara lebih banyak di depannya.
“Tuan Muda, seth saya lulus dari universitas, jika kita masih berhubungan, itu masih telu dini!”
Siena menutupi rasa malunya dengan senyuman, “Bagaimana denganmu? Jurusan apa yang ingin
kamu pjari di universitas?”
Text ? owned by N?velDrama.Org.
Dia tidak mengatakan apa-apa, karena takut Lucas akan marah.
"Kamu akan tahu kapan aku pergi ke universitas." Lucas dengan cepat selesai memakan buah pir.
Siena berpikir sejenak dan memberi saran: “Ku begitu kamu harus tetap berhubungan denganku saat
kamu masuk universitas. Saya mengirimi Anda pesan, dan Anda tidak slu gagal membs. Jika
tidak, jika Anda tidak pernah membs pesan saya, saya mungkin tidak akan mengirim pesan kepada
Andagi. Anda mengirim pesan.”
Lucas tidak suka menjawab telepon, juga tidak suka membs pesan, karena biasanya tidak ada yang
mencarinya, dan dia terbiasa diam.
If someone pada dasarnya good would happen.
“The photo taken by the amusement dia membuang inti with a wet tissue.
“Didn’t gak foto aku? Saya tidak punya gambar di didn’t take a picture of himself.
“You didn’t tell me your mobile phone password, how can I take pictures with your mobile galeri, dan
mengklik fotonya, you.”
“I want both.” Siena broughtteleponnya lewat and looked at the photos.
She was wearing a mask at the time,jadi dia looked no different from a normal person in the photo.
Although half bisa she was at that time from her smiling eyes.
“Yong Master, memiliki whatsaap, bagaimana Anda bisa in your mobile phone?” Siena was a little
embarrassed.
“I have.” Lucasmemberinya sebuah embarrassed look.
Peniup seruling? Dia sangat cantik, dan keluarganya punya uang…” Siena bisa
Piper, sikap Master Hogan terhadap Lucas tidak
bukah cara bagi Siena untuk kembali
merasa sedikit berterima kasih
dia membuat sebuah
dengan memiliki uang?” Siena semakin bingung, “Tuan Muda, Keluargamu
lebih kaya dari saya.” Lucas terus membs
Siena: "Begitu, kamu tidak suka orangin lebih kaya darimu."
Lukas: “…”
Keheningannya bagi Siena tampaknya merupakan persetujuan diam-diam.
Siena membuka Whatsapp-nya, “Tuan Muda, izinkan saya menambahkan Anda!”
Lucas memberi Siena telepongi.
Seth Siena mengeluarkan kode QR-nya, dia memindainya.
Seth penambahan berhasil, diangsung mengambil ponselnya dan mengirim foto ke dirinya sendiri.
“Tuan Muda, mengapa Anda tidak punya teman di Whatsapp?” Siena tidak bermaksud mengintip
privasinya.
Bahkan, Whatsapp-nya lebih bersih dari wajahnya.
Lucas menknya: "Berapa banyak teman yang Anda miliki di Whatsapp?"