AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2520

Bab 2520

    Bab 2520


    Bab 2520


    Tiba-tiba terdengar jeritan satu demi satu di dm restoran, bercampur dengan jeritan Tuan Muda


    Gagnon.


    Ketika teman-teman Tuan Muda Gagnon melihat dia dipukuli, merekangsung bergegas ke arahnya.


    Melihat orang-orang itu bergegas, Siena beri ke arah Lucas tanpa berpikir, “Tuan Muda,ri! Ada


    begitu banyak dari mereka!”


    Lucas sudah menghkan Tuan Muda Gagnon hingga jatuh.


    Seth diingatkan oleh Siena, Lucas memandangi sekelompok orang itu, tanpa pikir panjang, dia


    melemparkan kursi di tangannya ke arah sekelompok orang itu.


    "Tuan Muda, ayo pergi!" Siena menyeret Lucas keluar dari restoran seth membuang kursinya.


    Keluar dari restoran, seth mereka beri beberapa saat, Siena menghentikan taksi di pinggir jn.


    Seth keduanya masuk ke dm mobil, mereka mengh nafas lega.


    "Tuan Muda, apakah Anda terluka?" Siena meraih tangan Lucas dan memeriksa lukanya di bawah


    cahaya redup.


    Fortunately, except yang agak merah, tidak trauma.


    “I’m fine.” Lucas tangannya dan taken all your things?”


    “Have tomembayar tagihan… Pemilik dari restaurant will definitely call the police.”


    Thinking ofngsung “Young Master, let’s go to the police station.”


    Lucas raisedalisnya: “Are you sure?”


    “Instead of calling the police, Why don’t we “Gangster ith yang mengacau lebih dulu. Kami


    menyebutnya pertahanan diri. Dengan be fine.”


    Lucas: "Apa pun yang kamu inginkan."


    Siena: “Young hooligan itu sepertinya to be an ordinary person.”


    Lucas: "Apakah kamu takut?"


    "Saya tidak takut. Apa


    memukulinya sampai mati, jadi apa


    dia menatap


    lihat sayakukan?” Siena mengulurkan tangannya dan menutupi tangan kirinya


    kamu tahu kenapa dia mencium pipi kirimu secara khusus?” Lucas memperhatikan Siena yang


    menutupi pipi kirinya, dan


    pipinya, dia pasti akan mkukannya


    pria minum telu banyak. aku mencium bau


    "Dia tidak mabuk." Lucas tidak mengatakan dengan js, "Di masa depan, jika orang asing memi


    percakapan denganmu, apakah kamu tahu apa yang harus dkukan?"


    Text ? owned by N?velDrama.Org.


    Siena melepaskan tangannya dan mengangguk: "Di masa depan, jika ada yang memi percakapan


    denganku, aku akan pergi."


    Lucas menarik napas dm-dm, dan mengetuk kepnya dengan jarinya: "Jika seseorang


    memi percakapan denganmu, biarkan saja pihakin pergi."


    Siena: “Ah? Itu tidak sopan! Bagaimana jika seseorang menyerang saya? Saya tidak bisa menang.”


    Lucas terdiam.


    "Kamu sangat kurus." Lucas menggoda, "Makan lebih banyak di masa depan."


    “Tuan Muda, jangan menertawakanku. Ibu mertua saya mengatakan kepada saya bahwa jika saya


    tidak dapat diprovokasi, saya dapat menyembunyikannya, yang berarti… “


    Lucas memotongnya, "Kamu sangat tidak berguna, dan kamu masih ingin mengajariku untuk menjadi


    tidak berguna bersamamu?"


    Siena: “Ini tidak sia-sia. Saya pikir ibu mertua saya benar. Kadang-kadang bukan mash besar untuk


    dianiaya.


    “Lalu mengapa kamu berteriak begitu keras ketika kamu baru saja dicium? Ini seperti membunuh babi.”


    Lucas menggodanya, "Jika ibu mertuamu masih hidup dan melihatmu diintimidasi seperti ini, lihat


    betapa sulitnya dia menanggungnya."


    Sienangsung mengatupkan bibirnya dan tidak mnjutkan bicara.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul