AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2515

Bab 2515

    Bab 2515


    Bab 2515


    "Aku ... aku tiba-tiba menemukan bahwa aku tidak dapat mengingat seperti apa rupamu, jadi aku ingin


    mengingat seperti apa rupamu." Siena menunduk dan menemukan san dengan rasa bersh.


    Lucas: "Kamu menelepon dengan sangat intim, tetapi kamu bahkan tidak tahu seperti apa tampangku


    ..."


    “Tuan Muda, saya berbohong. Aku tahu seperti apa rupamu. Saya tiba-tiba menemukan bahwa Anda


    sedikit tampan. Siena mengangkat kepnya dan berbicara dengan jujur.


    "Kamu baru tahu ku aku tampan hari ini?" Lucas menghentikan apa yang diakukan.


    "Hidungmu memar dan wajah bengkak beberapa hari yanglu, jadi aku tidak menyadarinya." Siena


    berkata, dan mencoba mengganti topik pembicaraan, “Apakah kamu tidak menggosok obat yang


    kubelikan untukmu? Atau haruskah saya membawanya ke apotek dan mengembalikannya?”


    "Bisakah kamu mengambil kembali barang orangin?" Lucas mendapatkan wawasan, "Kamu sangat


    baik."


    Pipi Siena menjadi panas: "Aku akan mengembalikan uangmu, aku tidak menginginkan uangmu."


    “Apakah saya kekurangan uang itu? Apa yang Anda pura-pura ada dm pikiran Anda? Untuk


    menenangkan dirinya, Lucas memerintahkan, “Pergi dan bersihkan kamarku. Jangan sentuh barang


    pribadiku.”


    Siena: “Oh, oke.”


    Di mm hari.


    Under Siena, Lucas akhirnya of the gate of the auxiliary building.


    Lucas wore yang him.


    After wearing a down jacket, itu tidak so cold outside.


    “After we leave themunity, we can take the bus to the city Kata Siena, menemukan dua koin and


    gave one to Lucas.


    “What are you going tomakan?" Lucas was a little hungry.


    “What do youmau makan?" Siena asked.


    Lucas looked at Siena’s face under the streetmp, and remembered that melunasi she said, “Eat


    whatever you want! As long as you can fill your stomach.”


    Siena: “Young Master, sangat baik. Anda tahu bahwa saya harus repay the debt, so you don’t let me


    spend money.”


    Lucas “Bisakah kamu berhenti menceritakan time? Don’t you feel embarrassed?”


    This belongs ? N?velDra/ma.Org.


    "Ini bukan


    mengerucutkan bibir tipisnya


    menganggap Lucas orang yang baik


    tidak begitu sabar dengan orangin.” Mungkin karena itu


    Siena menebak, “Karena aku lebih


    menyedihkan, tapi juga ulet.” Lucas membuat analogi, “Ini seperti anjing saya. Saya mengambilnya dan


    membawanya png.


    Siena: “…”


    “Aku tidak mengatakannya


    Siena: “Aku tidak sh paham.”


    Lucas memasukkan tangannya ke saku dan berjn beberapangkah. Akhirnya, dia mengganti topik


    pembicaraan: "Apakah masih ada bus saat ini?"


    Bus lewat dengan sangat cepat.


    "Apakah kamu punya teman?" Lucas berjn ke peron dan bertanya dengan santai.


    "TIDAK." Siena bertanya balik, “Tuan Muda, kamu tidak punya teman, kan? Saya belum pernah melihat


    Anda menelepon atau mengobrol dengan siapa pun.


    Lucas: “Bukankah kamu juga sama? Tidak ada yang bisa menertawakanku.”


    “Tuan Muda, saya tidak menertawakan Anda. Aku hanya berpikir kamu sangat tampan, pasti banyak


    orang yang mau berteman denganmu, apakah karena kamu tidak mau bermain dengan orangin?”


    Siena berkata, “Aku berbeda darimu. Orang-orang tidak mau bermain dengan saya.”


    "Aku tidak butuh teman." Lucas berkata dengan acuh tak acuh, “Kamu juga tidak butuh teman, kamu


    hanya perlu bjar keras. Jika Anda dapat diterima di Universitas Thopiavelle, saya akan memberi Anda


    hadiah.


    “Tuan Muda, seth saya berteman, Anda akan memberi saya hadiah. Apa kau menganggapku sebagai


    teman?” Siena bertanya dengan hati-hati.


    Lukas: “…”


    Siena berkedip dan berkata, "Tuan Muda, wajahmu memerah."
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul