AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2509

Bab 2509

    Bab 2509


    Bab 2509


    Siena: “Tuan Muda, kenapa kamu tidak memakaia?” Ambilamu! Bangun dengan cepat.


    Kamu tidak bisa membuat guru menunggumu.”


    Sepuluh menit kemudian, Siena menarik Lucas keluar ruangan.


    Guru mengerutkan kening ketika dia melihat mereka berdua mengobrol.


    Namun melihat bekas luka di wajah Siena, alis sang guru kembali meregang.


    "Guru, aku akan berbicara denganmu sendirian." Lucas berkata kepada guru.


    This content belongs to N?/velDra/ma.Org .


    Guru itu mengangguk dan mengikuti Lucas ke samping.


    Sekitar seperempat jam kemudian, seth keduanya selesai mengobrol, guru itu sedikit mengernyit dan


    berjn di depan Siena.


    Guru: “Ayo mi mengarang pjaran!”


    Siena membeku sesaat,lu melihat ke arah Lucas: "Tuan Muda, ayo pjaran make up!"


    “Siena, you make up! Show me your notes after you finish. The ss fee is calcted ording to the


    time.” After Lucas dia merebahkan tubuhnya yang tinggi ke sofa dan mobile phone, “You two go to


    another room to make up lessons, don’t disturb me.”


    Siena: “…”


    Guru: “Siena, ayo pergi!”


    Sienamerasa aneh, tapi couldn’t tell.


    Siena tookguru ke sebuah empty guest room.


    After wipingmeja bersih, Siena mengeluarkan the books in her schoolbag.


    “Siena, what courses do you Menurut Anda apa knowledge? You can tell me.” The teacher said.


    Siena said embarrassingly: “Teacher, didn’t you chat with the young master pjaran sesuai dengan


    kebutuhan tuan muda. take notes and give them to the young master.”


    The tawa: “Dia meminta saya leave him alone.”


    Siena: “…”


    akan mkukannya. Sin itu, penampn tuan muda sama sekali tidak cocok untuk bjar. Bahkan


    jika dia duduk di sini dan saya memberinya pjaran tambahan, dia tidak mau mendengarkan


    tuan muda sebenarnya sangat


    Guru, tapi dia akhirnya memberimu pjaran tambahan. Jika saya jadi Anda, saya juga akan berpikir


    bukan ayahnya siapa


    orang yang memperkenalkan saya mengatakan bahwa dia ingin


    sesaat, Siena tidak mungkin


    Lucas sepertinya bukan tipe orang yang suka bjar.


    Entah itu Guru yang dicarikan ayahnya untuknya, atau Guru yang dia minta dicarikan ayahnya untuknya,


    kini dia meminta Guru untuk memberinya les, kebaikan ini, Siena tidak akan pernah lupa.


    Seth ks sore, Siena pergi ke dapur untuk memasak.


    Seth makan mm, guru memberinya dua pjarangi.


    Guru dibayar per jam, dan mereka dibayar sebanyak juh ks yang mereka ambil dm sehari, jadi


    sma Siena dapat menanggungnya, tidak apa-apa bagi guru untuk mengambil beberapa ksgi.


    Pukul 20.00, Siena menyuruh gurunya pergi.


    Seth melihat kepergian guru, Siena kembali ke gedung tambahan dan menutup pintu.


    “Tuan Muda, terima kasih th meminta guru untuk memberi saya pjaran tambahan! Ketika saya


    diterima di universitas… ”Siena berjn ke arah Lucas dan berbicara dengan penuh semangat.


    Lucas merinding: "Saat kamu diterima di universitas, kamu tidak perlu menjadi pyanku."


    Siena membeku sesaat: "Tuan Muda, jadi maksudmu begitu?"
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul