AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 2421

Bab 2421

    Bab 2421


    Bab 2421


    Gloria baru saja kembali ke rumah kontrakannya. Seth melepas sepatu hak tingginya, dia memakai


    sandal dan berjn menuju kamar tidur.


    “Tidak apa-apa, hanya sedikit lh. Tate Industries lebih besar dari yang saya kira, dan pesta di akhir


    tahun sangat megah. Ini adh pertama kalinya saya dihadapkan pada acara bersk besar.” Seth


    Gloria duduk di tempat tidur, dia merasa haus. Seth bebas genggam, dia pergi mengambil botol air


    untuk minum air, "Saya bertanya kepada beberapa karyawan hari ini, dan mereka semua memberi Avery


    penian yang bagus."


    “Ini hanya berarti bahwa Avery mempekukan mereka dengan baik. Bagaimana karyawan dapat


    mengetahui bahwa mereka mkukan sesuatu dengan uang? Orang seperti apa bosnya secara


    pribadi.” Ibu mertua berkata secara objektif, "Untuk mengetahui orang seperti apa Avery, Anda harus


    melihat apa yang dikatakan teman-teman di sekitarnya dan beberapa perku pribadinya."


    Ibu mertua mnjutkan: “Saat Anda pergi bekerja, Anda tidak bisa mengatakan hal yang sh atau


    mkukan hal yang sh. Ku tidak, jika Anda tidak bisa berbalik, Anda tidak akan bisa mengenalnya


    secara mendm.”


    Ibu mertua menambahkan: "Nona, Anda th bekerja sangat keras seperti ini!"


    “Gajinya cukup tinggi, ketika saya mendapat gaji, saya akan memberi Anda uang.” Seth Gloria


    meneguk air, dia mengendurkan rambutnya.


    The rubber band was tight today,dan sekarang kulit kep was not veryfortable.


    “Miss, Siena was bullied ini.” Ibu mertua awalnya berencana pergi ke nearby to earn some money to


    support her family.


    But she was worried that she dan dia tidak take better care of Siena.


    Siena came back hari dan harus served dinner, but the children seemed to be hungry every day.


    “What’s the matter? The teacher didn’t tell Gloria mengangkat telepon dan melirik ke message from the


    teacher.


    Têxt belongs to N?velDrama.Org.


    “The teacher told me when I was picking up Siena. A naughty boy bullied Siena, Siena scratched his


    face, and onar. Untungnya, ada orang helped us talk, So the teacher asked us to go home first.”


    Saya akan menelepon guru nanti dan bertanya. Gloria mengh nafas, dan seth beberapa saat,


    bertanya


    menggaruk rambutnya dan membuat kulit kepnya merah. Aku merasa tertekan saat melihatnya.” kata


    Siena


    optimis. Ketika dia kembali, dia menangispar dan ingin makan. Seth makan, dia senang, seh-


    h tidak ada apa-apa


    Gloria: “Nah. Seth akhir pekan, aku akan kembali menemuimu.”


    Ibu mertua: “Oke. Nona, jaga dirimu di sana. Ingah untuk makan tepat waktu dan istirahat yang baik.”


    Gloria: “Baih.”


    Seth menutup telepon, Gloria menemukan nomor guru dan menghubunginya.


    Seth menjawab telepon, sang gurungsung berkata, “Halo, Miss Wiens.”


    “Halo guru, tadi ibu mertua memberitahuku bahwa Siena di-bully di sekh hari ini. Meski aku bukan ibu


    Siena tapi walinya. Saya harus mengurus mash ini. Tolong beri tahu saya informasi kontak orang tua


    siswa yang menindasnya. Bukankah mereka pergi ke sekh untuk membuat mash? Saya tahu


    sekh berada di tengah-tengahnya, jadi saya akan berkomunikasi dengan orang tua dari pihakin. “


    Oke, Nona Wiens. Saya memberi tahu Kep Sekh tentang hal ini, dan Kep Sekh merasa


    bahwa orang tuainnya membuat mash secara tidak wajar. Di masa depan, kami akan lebih


    memperhatikan Siena dan tidak membiarkannya diintimidasi oleh anak-anakgi.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul