Bab 2390
Bab 2390
“Apakah dia belum menemukan orang yang tepat? Mari kita tunggu sampai dia menemukan pacar!”
La kembali menatap kertas, "Bu, kamu tiba-tiba menjadi sangat serius!"
"Apakah kamu?" Avery takut sikapnya membuat putrinya takut, dan diangsung tertawa, “Ibu hanya
menganggap pamanmu Eric tidak punya banyak liburan, dan kamu ingin bersamanya setiap liburan
musim dingin dan musim panas, jadi dia tidak punya waktu. untuk menemukan pacar sama sekali. Itu
berdampak besar padanya.”
La mengerucutkan bibirnya.
N?velDrama.Org owns all ? content.
“Kamu juga tahu bahwa orang tua Paman Eric memaksanya mkukan kencan buta. Keluarganya
terutama berharap dia segera menemukan pacar dan menikah. Lagi p, Paman Eric Anda tidak
telu muda.” Avery dengan sabar menjskan kepada putrinya bahwa perbedaan usia antara Eric
dan dia.
“Bu, bagaimana kamu bisa berpikir sama dengan orang-orang itu? Berapa umur Paman Eric? Dia tidak
ingin mencari pacar atau menikah, jadi kamu tidak bisa memaksanya.” La menatap ibunyagi,
mengeluh tentang Eric.
Avery tersenyum: “Sayang, aku tidak memaksanya. Aku baru saja memberitahumu tentang situasinya.
Kami tidak memaksanya, tetapi orang tuanya akan tetap mendesaknya. Jika Anda terus
mengganggunya, apa yang akan dipikirkan orang tuanya? Tidakkah kamu pikir kamu telu banyak
menunda dia?
“Saya tidak mengenal orang tuanya, jadi saya tidak peduli apa yang mereka pikirkan! Sma Paman
Eric bermain denganku.” La berkata dengan acuh tak acuh.
“La, your mother is actually ragu-ragu sejenak,lu berkata apa yang ada di hatinya, “Kamu tidak
telu is afraid that you will have an extra-normal rtionship with Eric.”
“Mom, I like Uncle Eric, and I like to be with him. Because he is very kindkepada saya, dia
mendengarkan me in everything.” La did not shy away from her liking for Eric.
Averymengangguk, dia mengerti putrinya mood.
Eric wastidak hanya sangat baik to La, but also to Avery.
Just when Avery thought that she might be thinking too kuliah, dan Paman Eric belum menemukan
pacar, maka aku akan menikah dengannya! Apa yang you think?”
Avery: “…”
La: “Mom, don’t kaya. Kuncinya adh bersikap also good to our whole family. Don’t you want such
a son-inw?”
Avery: “!!!!!”
potret tersambar petir seth mendengarnya
Menantu…
menjadi menantunya!
Eric akan bereaksi kapan
Elliot mendengar
tangan dan menarik lengan ibunya, dan bertanya dengan cemas, “Bu, apakah kamu tidak ingin
memarahi
Avery menggelengkan kepnya dengan refleks terkondisi.
Avery: “Tentu saja ibu tidak akan memarahimu. Kamu berada di usia ini, dan kamu tidak mengerti
banyak hal…”
“Apa yang saya tidak mengerti? Kamu menikahi ayahku karena ayahku menyukaimu, dan kamu juga
menyukai ayahku? Lalu aku suka Paman Eric, dan Paman Eric juga suka aku, kenapa kita tidak bisa
menikah?” La menatap ibunya dengan wajah bingung.
"Perbedaan usia antara kalian telu besar." Avery memberi san, “Juga, pamanmu Eric tidak akan
setuju.”
"Bu, izinkan aku bertanya padamu." La bertanya dengan santai, “Umur Bibi Gwen di antara umur
Paman Ben, cukup besar kan? Mengapa Anda tidak keberatan mereka berdua bersama?
Avery: “…”
“Bu, bukankah kamu juga menyukai Paman Eric? Lalu kenapa kamu tidak membiarkanku menikah
dengan Paman Eric?” La bingung, “Jika saya menikah dengan Paman Eric, bukankah kita saudara?
Tidak bisakah kita bersama smanya?”
“La, kamu bisa mengatakan hal-hal ini di depan ibumu, tapi jangan beri tahu ayahmu. Ayahmu akan
marah jika dia mendengarmu mengatakan ini. Mungkin aku juga akanri mencari Eric untuk mash.”
Avery berkata dengan sungguh-sungguh, "Kamu harus fokus pada studimu sekarang, masih telu
dini untuk menikah!"