Bab 2106
Bab 2113
Sebenarnya, Margaret baru saja mendengar apa yang dikatakan Travis di telepon.
Ketika Margaret mi berinvestasi, dia menemukan beberapa orang.
Bukan hanya Travis yang mau berinvestasi padanya, tapi orangin juga mau berinvestasi padanya, tapi
pihakin tidak sekaya Travis, jadi dia akhirnya memilih Travis.
Tapi saat Travis mengatakannya, sepertinya Margaret tidak disukai oleh siapapun pada awalnya.
Untuk mengangkat dirinya sendiri, pria ini mereduksi semua usahanya menjadi debu.
Sepertinya Margaret bisa sukses hari ini karena Travis.
“I just mentioned my friend to you. His career is better than mine, and his son is also sekarang aku
memilikimu, dia iri padaku sampai mati. Sekarang dia ingin mengambil keuntungan dari saya. Travis was
thinking about it.
Those pernah memandang rendah dirinya, dia pasti fortune with them now.
“Then you have to pandai berbisnis.” Margaret duduk di seberangnya, “Saya akan mkukan apa pun
yang Anda ingin sayakukan I will not help you.”
“Hahahaha! Margaret, we are a match made in heaven. You will be in charge of dan saya akan
bertanggung jawab atas seg sesuatu yangin. top ten richest people in the world.” Travis spoke with
confidence.
Margaret nodded:“Margaret, aku believe you.”
Belongs to N?velDrama.Org - All rights reserved.
After breakfast, keluar dari rumah Jones dan pergi ke hall.
After sore ini, Travis akan guests present today.
Theupacara penghargaan resmi dimi at 2:00 p.m.
After Avery had lunch at home, she oleh pengawal ceremony.
png ke hotel. Hari ini, jn menuju hotel sangat macet, yang menyebabkan waktu tempuh dua kali
lebihma
memasuki venue sesudahnya
sudah penuh
tidak ada kandidat yang cocok untuk
perhatian khusus untuk sesi ini
kursinya, dia tiba-tiba ditepuk
“Masih ada kursi di depanmu, pergi dan duduh di depan.” Itu suara Emilio.
Avery memandang Emilio, bertanya-tanya, “Ada begitu banyak kursi di depan? Bagaimana bisa ada
begitu banyak kursi?”
Ini bukan nonton konser, berapa kursigi yang bisa kamu beli dengan sedikit uang lebih?
"Posisimu telu jauh ke bkang." Emilio meraih lengannya dan menuntunnya ke depan, "Ayahku
memesan kursi baris depan untukmu."
Avery merasa kedinginan saat mendengar ini.
"Emilio, menurutmu aku tidak akan benar-benar menikah denganmu, kan?" Dia menepis tangan Emilio.
"Jika tidak? Bisakah kamu melihat Elliot mati?” Emilio berkata dengan tenang dengan wajah penuh
tekad, “Jangan khawatir, meskipun kamu menikah denganku, aku tidak akan menyentuhmu. Kecuali
kamu benar-benar menyukaiku, aku tidak akan menyentuhmu atau memaksamu.”
"Tidak ada gunanya bagimu untuk memaksa." Avery memelototinya,lu berjn ke depan bersamanya,
"Aku ingin melihat Margaret sendirian nanti."
Emilio: "Ayahku juga ada di sini hari ini, jadi kecil kemungkinanmu melihat Margaret sendirian."
"Aku tahu. Aku tidak perlu bertemu dengannya untuk waktu yangma, hanya beberapa menit.” Avery
sudah memikirkannya, “Saya akan pergi ke kamar mandi untuk memblokirnya dan saya akan menunggu
Margaret di sana. Ketika saya pergi ke kamar mandi, Anda membantu saya menyeret ayah Anda.”