Bab 1849
Bab 1849
Dia mengeluarkan ponselnya dari tasnya dan melihat bahwa itu adh nomor yang tidak dikenalnya.
Seth ragu-ragu untuk beberapa saat, dia masih menjawabnya.
“Halo, Nona Tate, saya penanggung jawab Lng Jiade. Saya baru saja memeriksa informasinya dan
menemukan bahwa Anda datang ke situs lng kami kemarin dan ingin melng perhiasan anak-anak.
Namun karena beberapa san, perhiasan anak ini tidakku saat proses lng. Saya ingin
menjskan sannya kepada Anda.”
Bagaimanapun, Avery adh mantan istri Elliot, dan penanggung jawab rumah lng tidak ingin
menyinggung perasaan.
“Aku tahu sannya.” Avery berkata, “Norah Jones menginginkan set perhiasan itu, tetapi dia tidak
berani menawar dengan saya, jadi dia meminta Elliot untuk maju dan memenangkan set perhiasan itu.”
Penanggung jawab merasa malu seth mendengar apa yang dikatakan Avery: “Memang benar. Bos
saya kenal Tuan Foster. Sin itu, Tuan Foster secara pribadi menelepon bos saya, dan bos saya pasti
akan menymatkan muka. Namun, apakah itu berarti Tuan Foster tidak tahu bahwa Anda juga
menginginkan set perhiasan itu?
Avery berkata, “Saya tidak menginginkannyagi… Anda tidak perlu memberitahunya tentang hal itu.”
Orang yang bertanggung jawab: “Oke. Aku meneleponmu terutama untuk meminta maaf. Aku sangat
menyesal.”
Avery: “Tidak apa-apa, saya tidak menyhkan Anda.”
Seth berbicara di telepon, Avery menatap mata ingin tahu putrinya.
La: “Bu, perhiasan apa?”
Avery memberi tahu putrinya apa yang terjadi kemarin.
Seth mendengarkan, La meniup poni di dahinya dengan marah.
La: “Ayah benar-benar idiot. Dia sebenarnya membantu wanitain untuk menggertakmu. Aku benar-
benar ingin menelepon dan memarahinya.”
“Dia tidak tahu bahwa saya juga pergi ke tempat lng. Dia tidak tahu bahwa saya menginginkan set
perhiasan itu juga.” Avery sudah bertengkar dengan Elliot dan tidak ingin marahgi karenanya.
“Bu, lupakan saja! Saya akan mengambil kembali set perhiasan itu.” La tidak marah padanya, tapi dia
tidak bisa marah pada ayahnya. “Seperti apa perhiasan yang kamu inginkan? Apakah Anda punya
gambar?”
Avery menykan telepon dan menemukan foto: “La, ibumu ingin membeli set perhiasan ini untuk
ng tahunmu.”
This content provided by N(o)velDrama].[Org.
“Jika itu mashnya, maka aku akan lebih marahgi.” La membawa telepon ibunya, melirik
perhiasan di gambar, “Set perhiasan ini sangat indah! Ini seharusnya milikku, ayah $$hole!”
“La, ibu bisa membelikanmu perhiasan yang lebih indah.” Avery menghibur putrinya, “Jika kamu
memberi tahu ayahmu, ayahmu hanya akan mempersulit. Anda tidak bisa membiarkan dia pergi ke
Norah Jones untuk datang. Norah Jones bukan hanya bawahan ayahmu, tapi mereka juga partner.”
La mendengus: “Saya tidak peduli apa hubungan mereka. Apa! Anda adh hal terpenting di hati
saya! Saya tidak ingin dianiaya! Aku tidak bisa membiarkanmu dianiaya seperti ini!”
Avery: “La, aku bertengkar dengan ayahmu kemarin. Aku tidak ingin bertengkar dengannyagi.”
La menatap wajah dingin ibunya. Dia tidak ingin membuatnya marah, jadi dia harus menyerah.
…….
Bridgedale.
Seth Elliot mengajak Robert bermain sma sehari, Norah Jones terbang dari Aryadelle.
Sore harinya, Norah Jones pergi ke hotel untuk mencari Elliot dan makan mm bersama ayah dan
anak tersebut.
“Elliot, saya th mkukan penelitian di perusahaan Dream Makers. Bos mereka berasal dari
Rishawaka. Orang ini sangat misterius. Saya tidak tahu apakah diakiki atau perempuan…” Norah
Jones menjskan apa yang dia ketahui dan memberi tahu Elliot tentang situasinya.
“Sudahkah Anda bertanya kepada seseorang di dm perusahaan mereka?” Elliot percaya bahwa
manajemen puncak perusahaan harus mengetahui informasi bosnya.
“Ya, aku menemukannya.” Norah Jones berkata, “Saya punya kakakkiki di sana. Suatu kali saya
memintanya keluar untuk minum. Ketika dia mabuk, saya bertanya tentang situasi perusahaan mereka,
dan dia berkata bahwa tidak ada seorang pun di perusahaan mereka. Aku sudah melihat bos.”
Elliot mengerutkan kening: “Siapa yang merekrut manajemen perusahaan?”
“Ada tiga orang yang bertanggung jawab atas perusahaan mereka. Ketiga orang ini bertanggung jawab
atas departemen yang berbeda. Mereka semua adh pemegang saham kecil perusahaan. Konon
ketiga orang ini belum pernah bertemu dengan bosnya. Saya tidak tahu situasi spesifiknya. Bos besar
perusahaan kita pasti mengmi perjnan yang sulit.” Norah Jones mengatakan ini dan memandang
Robert, “Robert, kamu mendengarkan dengan sangat serius, apakah kamu mengerti apa yang sedang
kita bicarakan?”
Robert menggelengkan kepnya dengan lucu.