AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 1705

Bab 1705

    Bab 1705


    Bab 1705


    “Aku tidak menginginkanmu! Pergh! Kamu ss buruk! Anda buruk ss ayah! Aku membencimu!” seru


    La tiba-tiba.


    Robert yang berada di tempat tidur di sebhnyangsung terbangun.


    Seth Robert dibangunkan oleh jeritan, dia menangis dengan ‘wow’.


    Dm sekejap, tangisan itu tak ada habisnya dan memekakkan telinga.


    Bu Cooper tampak malu dan tidak tahu harus membujuk Robert atau terus membujuk La.


    Elliot berkata kepada Mrs. Cooper, “Bawa Robert pergi. Aku akan bicara dengan La.”


    Bu Cooper, “Oke… Pak, sabar ya, Lagi sakit…”


    Elliot: “Ya.”


    Seth Bu Cooper menggendong Robert yang sedang menangis, hanya tangisan La yang tersisa


    di kamar.


    La menangis sangat keras hari ini hingga suaranya serak.


    Sin itu, dia sedang sakit saat ini, dan wajahnya terlihat memerah, tidak hanya kulit wajahnya yang


    merah, tapi matanya juga merah.


    Elliot berdiri di depan tempat tidur dan menatap putrinya tanpa daya: “La, maafkan aku. Ayah tidak


    bermaksud memisahkanmu dari ibumu. Ibumu bersikeras menceraikanku, aku tidak punya pilihanin.”


    “Ini semua milikmu. Sh! Kamu membuat keshan dan ibuku menceraikanmu!” La menatapnya


    dengan mata pecah dan berteriak, “Aku membencimu!”


    Seth kalimat terakhir, La terbatuk keras.


    Elliot mendengarkan napasnya yang berat dan merasa bahwa dia mungkin sakit parah.


    Dia mengulurkan tangan untuk menyentuh dahi La, tetapi sebelum dia bisa menyentuhnya, dia


    menampar lengannya dengan keras.


    “Jangan sentuh aku!” La tampak seperti singa kecil yang marah. “Jika kamu tidak mengembalikanku


    kepada ibuku, aku tidak akan makangi! Aku akan mati kparan!”


    “La, ayah akan membawamu ke Rumah Sakit dulu. Luka bakarmu parah.”


    Ketika Elliot mengulurkan tangannya dan menepuk lengannya tadi, dia merasa lengan putrinya panas.


    “Aku ingin ibuku! Jika kamu tidak mengirimku ke ibuku, biarkan aku mati!” La memeluk bantal


    kecilnya dan menangis sangat sedih.


    Elliot melihat keluhan dan kesedihan putrinya. Hatinya sekeras batu, tapi juga melunak.


    “Oke, aku akan menelepon ibumu. Tapi jangan menangis dulu.” Elliot berkompromi.


    La segera berhenti menangis dan menatapnya dengan air mata berlinang.


    Elliot kembali ke kamarnya untuk mengambil teleponnya.


    La bangkit dari tempat tidur dengan cepat dan mengikutinya.


    Ketika Elliot tiba di depan pintu kamar tidur utama, Elliot mendengar ‘ledakan’ di bkangnya. Dia


    segera berbalik dan melihat La jatuh ke tanah.


    “La!” Darah di tubuhnya mendidih hebat.


    Dia segera menggendong putrinya. Suhu tubuhnya yang panas sepertinya membakar setiap saat.


    Dia membawa putrinya kembali ke kamar, memanggil ambns dengan ponselnya, dan kemudian


    membawa putrinya ke bawah.


    Ambns datang dengan cepat.


    Seth Elliot membawa putrinya ke ambns, dia menykan ponselnya, menemukan nomor Avery,


    dan menghubunginya.


    Pertahanan mentalnya runtuh. Dia menginginkan hak asuh anak, tujuan utamanya adh mencegah


    kepergian Avery. Tapi Avery lebih suka menyerahkan hak asuh anak itu dan pergi sekarang, dia terlihat


    sangat pasif.


    Sin itu, Elliot tidak ingin melihat putrinya kesakitan seperti itu. Jika putrinya benar-benar mogok


    makan dan berteriak-teriak untuk pergi ke sisi Avery, dia hanya bisa melepaskannya.


    ——Maaf, pengguna yang Anda hubungi sementara tidak tersedia, skan cobagi nanti.


    Elliot mendengarkan suara perintah sistem dingin, dan pikirannya menjadi kosong.Content rights by N?velDr//ama.Org.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul