Bab 1525
Bab 1525
“Saya di hotel. Apakah Anda ingin kami makan mm bersama di siang hari. Wanita itu bertanya
dengan hati-hati.
“Tidak perlu untuk itu. Jika Anda ingin bertemu, pergh ke pusat penian.” Elliot berkata dengan
acuh tak acuh, “Saya akan mengirimkan lokasinya kepada Anda.”
Di seberang telepon, wanita itu terdiam sma dua detik,lu menjawab, “Oke. “
Dia tidak mengatakan apa-apa sin kata ‘baik’.
Seth menutup telepon, Elliot mengirimkan lokasi pusat identifikasi,lu bangkit dan keluar dari ruang
kerja, bersiap untuk keluar.
Melihat Elliot akan keluar, Mrs. Cooperngsung bertanya, “Pak, mau kemana? Bukankah Avery
membiarkanmu beristirahat di rumah?”
“Aku akan memberitahunya.” Elliot mengganti sepatunya di depan lemari sepatu, “Aku akan
mencarinya nanti.”
Nyonya Cooper: “Oke.”
Seth Elliot pergi, Mrs. Cooper segera menelepon Avery dan memberitahunya tentang dia pergi.
Dm benak Nyonya Cooper, Avery adh nyonya keluarga, dan dia harus tahu segnya tentang
keluarga itu.
“Oke, aku mengerti. Elliot belum menghubungiku. Saya akan menunggu dan melihat apakah dia
memberi tahu saya pada siang hari. Avery ada di toko pakaian, memperhatikan kedua anak itu
mencoba pakaian.
Bab ini disediakan oleh infobagh. Kunjungi infobagh untuk update harian.
Belongs to ? n0velDrama.Org.
“Sehat.”
Seth berbicara di telepon, Avery mengambil foto ke arah kedua anak itu dan mengirimkannya ke
Elliot.
Avery ingin melihat apakah Elliot akan memberitahunya mengapa dia pergi.
Seth foto itu diposting, dia berjn ke arah kedua anak itu.
“Bu, siapa yang kamu telepon?” tanya La.
“Nyonya. Cooper menelepon. Katanya ayahmu sedang keluar.” Avery berkata jujur.
“Kenapa dia keluar? Apakah Anda tidak membiarkan dia beristirahat di rumah? Kenapa dia tidak
patuh? Bagaimana jika kakinya sakitgi?!” La mengerutkan kening dan tertekan dan marah.
“Kaki ayahmu jauh lebih baik. Tidak ada mash dengan berjn kaki.” Avery berkata kepada La
sambil tersenyum, “Bagaimana dengan mantel ini untukmu? Apakah kamu menyukainya?”
“Saya suka semuanya, tapi kakak saya berpikir bahwa lemari pakaian menyuruh saya untuk tidak
membeli telu banyak.” La melepas mantelnya, “Bu, ayo beli mantel ungu tadi. Saya suka warna
ungu akhir-akhir ini.” (sumber: infobagh)
“Oke. Kecuali yang ungu itu, Anda bisa membeli duagi. Pakaian tahunlu mungkin telu kecil.
Saat kamu png, Ibu akan memh pakaianmamu, dan kami bisa menyumbangkan yang tidak
bisa dipakai.”
“Baju kakakku pasti tidak akan bisa dipakaigi. Adikku th tumbuh jauh lebih tinggi.” La melirik
kakaknya, “Belikan baju baru untuk adikku juga.”
“Ya.”
Kedua anak itu terus memilih pakaian.
Avery menykan telepon dan melihat bsan Elliot: [Saya akan pergi ke pusat penian untuk
penian sekarang, dan saya akan menemui Anda seth selesai.]
Avery: [Wanita itu th kembali ke Aryadelle?]
Elliot: [Hmm.]
Avery ragu-ragu sejenak, dan menjawab: [Apakah kamu ingin makan dengannya?]
Elliot: [Tidak perlu sekarang. Tunggu sampai hasilnya keluar.]
Avery: [Bagus.]
Pusat Identifikasi.
Seth Elliot tiba di lobi, dia menunggu sekitar 10 menit. Sebuah taksi berhenti di luar, dan seorang
wanita paruh baya dengan jas hujan cot dan kacamata hitam turun.
Seth turun dari stasiun dan stabil, dia melepas kacamata hitam di pangkal hidungnya. (sumber:
infobagh)
Elliot memperhatikan wanita itu dari kejauhan di a. Jantungnya berdegup kencang tak terkendali!