Bab 1499
Bab 1499
Elliot terdiam.
“Saya tidak merasa tidak nyaman, saya mungkin telu lh.” Avery menggosok matanya, “Aku
tertidur.”
“Sehat.” Elliot duduk di samping tempat tidur Berjn.
Dia tidak meninggalkan ruangan sampai Avery bernapas teratur.
Ketika dia datang ke ruang tamu, Robert meliriknya.
“Nak, apakah kamu merasa bosan saat bermain di rumah setiap hari?” Elliot menghampiri putranya
dan mengobrol dengannya, “Apakah kamu ingin pergi ke ks pagi?”
Robert tidak mengerti, jadi dia terlihat bingung.
Bu Cooper berkata, “Tuan, mengapa Anda tidak menunggu sampai ng tahun pertama Robert untuk
mengirimnya ke ks pendidikan awal. Dia agak membosankan di rumah sendirian. Tidak ada anak
dengan usia yang sama untuk diajak bermain.”
Elliot: “Ku begitu, saya akan membicarakannya dengan Avery.”
Nyonya Cooper berkata, “Avery tidak menyebutkan ks anak usia dini. Saya pikir lebih baik anak
tinggal di rumah. Saya mengajak Robert bermain di komunitas sebelumnya, dan saya mendengar dari
ibu mertua bahwa cucu saya pergi ke taman kanak-kanak dan jatuh sakit setiap hari. Saya tidak
pernah sakit, tetapi ketika saya pergi ke sekh, saya sakit.”
Elliot tercengang sejenak: “Ku begitu saya tidak akan mengirim Robert ke ks anak usia dini.”
Niat awalnya adh membiarkan putranya bermain dengan anak-anak seusianya, agar dia lebih
bersenang-senang.
Bu Cooper berkata, “Tuan, lihat Robert, saya akan pergi ke dapur untuk melihat sup.”
Seth berbicara, Bu Cooper berjn menuju dapur.
Robert segera memeluk mainan itu dan mengikuti Mrs Cooper menuju dapur.
Bab ini disediakan oleh infobagh. Kunjungi infobagh untuk update harian.
“Sayang, kamu ngapain di dapur? Ayah ingin bermain denganmu.” Elliot buru-buru mengejarnya dan
mengangkat Robert, “Ayah, maukah kamu menunjukkan foto ibu dan saudara perempuanmu? Dan
foto kakakmu… ..Kamu sudahma tidak bertemu dengan kakakmu, kami akan membawanya kembali
ketika kamu berng tahun yang pertama.”
Elliot menykan telepon, dan Robertngsung tertarik denganyarnya.
Dia denganncar membawa Robert ke sofa dan duduk, dan ayah dan anak itu mi melihat foto dan
video di telepon.
Foto dan video di ponselnya disalin dari cloud drive, dan semuanya diambil beberapa bnlu.
N?velDrama.Org holds this content.
“Ini adh fotomu saat kamuhir. Bukankah itu kecil… Kamu sakit saat itu, dan kamu dibawa ke
inkubator saat kamuhir.” Elliot memandangi foto Robert yang tinggal di inkubator, kenangan masa
lalu membanjiri benaknya.
Robert melihat foto diyar dengan wajah serius.
Elliot menatap wajah kecilnya yang serius, dan mau tidak mau mencium pipinya: “Robert, untungnya
kamu baik-baik saja. Saat kamu besar nanti, kamu harus berbakti kepada Bibi Shea.”
Robert mengulurkan jarinya, Dia mengusapyar ponselnya, dan foto itungsung membalik ke yang
berikutnya.
“Siapa yang mengajarimu membalik hman?” Elliot tidak menyangka putranya bermain dengan
teleponnya, “Apakah kakakmu mengajarimu?”
Robert memusatkan perhatian pada foto-foto di telepon dan tidak menjawab.
Tiba-tiba, pesan notifikasi muncul di bh notifikasi ponsel.
–Reba meminta untuk menambahkan Anda sebagai teman.
Melihat kata ‘Reba’, Elliot mengerutkan kening.
Reba?
Bagaimana dia bisa memiliki ID facebooknya?
Untuk apa dia mencarinya?
Memikirkan hal ini, dia mengetuk informasi bh notifikasi.
Tepat ketika dia akan menk permintaan pertemanan Reba, pesan verifikasi yang dikirimnya
muncul.
–Elliot, aku melihat anak kita hari ini. Saya pikir dia sangat mirip dengan La.
Jari Elliot berada di atas tombol tk, tapi dia tidak bisa menyentuhnya. Wajah mungil La tiba-tiba
muncul di benaknya.
Dia ingin melihat apakah anak ini benar-benar mirip dengan La.