Bab 1454
Bab 1454
–Tapi ayahnya sangat sakit sekarang sehingga dia bahkan tidak bisa berbicara, dia sangat khawatir.
“Bu, bisakah kamu menyembuhkan ayah?” La bertanya dengan suara sengau seth terdiam
beberapa detik.
“Ayahmu bukah penyakit yang sangat rumit. Hanya butuh waktuma untuk pulih.” Avery menghibur
dengan lembut, “Kamu tidak perlu khawatir tentang dia, dia bisa dirawat di rumah sakit palingma
dm sebn.”
La: “Oh… Bu, tunjukkan diagi.”
Bab ini disediakan oleh infobagh. Kunjungi infobagh untuk update harian.
Seth permintaan putrinya, Avery kembali mengarahkan kamera ke Elliot.
La memandangi wajah Elliot yang pucat tanpa darah, dan teringat foto ayahnya yang baik padanya,
dan air mata segera mengalir.
Mendengarkan isak tangis putrinya, Avery membalikkan kamera dan berkata, “La, jangan menangis.
Ayahmu akan baik-baik saja.”
“Bu, aku diam-diam berbicara buruk tentang ayah. Aku seharusnya tidak berbicara buruk tentang dia.”
La menggosok mata merahnya dengan tangannya, menyhkan dirinya sendiri. .
Avery: “Ibu tahu kamu peduli padanya.”
La: “Ku ayah sudah sembuh, apakah kamu bisa membawa ayah kembali?”Content protected by N?v/el(D)rama.Org.
“Sehat. Saat dia bisa keluar dari rumah sakit, Ibu akan segera membawanya png. Jangan biarkan
dia meninggalkan kita.”
Saat Avery mengatakan ini, jari Elliot bergerak sedikit di ranjang rumah sakit.
Seth berbicara tentang video call, Avery menyesuaikan emosinya,lu berbalik dan menatap Elliot
di ranjang rumah sakit.
Avery duduk di kursi di samping tempat tidur rumah sakit, dengan ringan memegang kedua tpak
tangan besar Elliot,lu menyandarkan kepnya ke tepi tempat tidur, dan berbisik pn, “Elliot, kita
sudah saling kenal sma hampir sepuluh tahun. Berapa dekade kita bisa hidup? Saat kamu bangun,
ayo berhenti berdebat, ayo jni hidup yang baik, oke?”
–Apa yang menanggapinya adh keheningan yang tak terbatas dan panjang.
Keesokan harinya.
Jam 9 pagi
Reba memasuki bangsal ditemani pengasuh.
Avery melirik Reba dan melihat Reba memegang daftar yang tidak diketahui di tangannya.
“Avery, bukankah kamu mengutukku karena keguguran tadi mm?” Reba dengan arogan
menyerahkan formulir pemeriksaan kehamn yang dia buat hari ini kepada Avery, “Ultrasonografi
warna yang baru saja sayakukan, daftarnya masih panas. Anak saya tumbuh dengan sangat baik.”
Avery melirik lembar ultrasound berwarna yang dia serahkan,lu mengambilnya dan melihatnya.
Avery menggoda, “Usiamu kurang dari tiga bn, jadi kenapa terburu-buru? Dm tiga bn, Anda
harus memeriksa NT, hepatitis B, sifilis, AIDS… Jika ada tes yang gagal, anak di perut Anda tidak akan
hidupgi.”
Reba terlihat seperti seseorang th membuang baskom berisi air dingin.
Dia belum pernah hamil, jadi dia tidak tahu bahwa dia harus mkukan begitu banyak tes. Jadi dia
tiba-tiba bingung.
Avery menjejalkan lembar ultrasound berwarna ke tangannya.
“Ngomong-ngomong, kamu bng anak itu milik Elliot. Seth tiga bn, Anda sebaiknya mkukan
tes paternitas, jika tidak, ini tidak akan berakhir.”