AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 1381

Bab 1381

    Bab 1381


    Bab 1381


    La mengh nafas: “Bu, jangan sebutkan pekerjaan rumah musim panasku. Saya sudah


    menyelesaikannya tetapi saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Tidak ada yang akan memeriksa


    pekerjaan rumah saya saat Anda tidak di rumah.


    “Bukankah Ibu sudah mencarikan tutor untukmu? Ibu meneleponnya nanti dan memintanya untuk


    memeriksa pekerjaan rumah untukmu.”


    “Oh…” La sudah bermain sma dua bn, dan hatinya liar dan dia tidak mau mengungkit pekerjaan


    rumah.


    Melihat wajah kecil putrinya, Avery berkata, “La, apakah kamu ingin melihat ayahmu?”


    Dari sudut matanya, dia melihat Elliot menatapnya.


    Elliot juga ingin melihat La.


    La mendengar kata ‘Ayah’ seperti anak kucing yang ketakutan pada awalnya,lu dengan cepat


    mengerutkan kening: “Aku tidak ingin melihatnya. Dia jahat. Bu, kau tidak akan pergi jika bukan karena


    dia. Aku tidak akan begitu bahagia.”


    Avery tidak tahu bagaimana menjawabnya.


    “Bu, mengapa kamu bertanya apakah aku ingin melihat Ayah? Apakah Ayah di sebhmu? La tiba-


    tiba bertanya seth memarahi Elliot.


    “Ya! Dia tepat di seberangku.” kata Avery, mengarahkan kamera ke Elliot.


    Ekspresi wajah Elliot tiba-tiba menegang, dan tubuhnya menegang.


    Di sisiin videocall, La juga tertegun, seh-h tombol pause th ditekan.


    Avery berjn ke Elliot dan menatap putrinya bersama dan bertanya, “Mengapa kalian berdua tidak


    bicara? La, ayahmu sebenarnya merindukanmu. Dia akan png.”


    Elliot menjadi tenang dan meminta maaf dengan suara serak: “La, Ayah kasihan padamu. Ayah tidak


    meminta maaf padamu, tapi jangan marah ku tidak Ayah akan merasa tidak enak.”


    “Huh!” Dia beri mencari Nyonya Cooper dan bertanya, “Nenek Cooper, ibuku bersama ayahku.


    Apakah Robert sudah bangun?”


    Robert sedang tidur, tetapi ketika La berteriak, Robert tiba-tiba membuka matanya yang hitam pekat.


    Cooper mengambil telepon dari La, dan ketika dia melihat Elliot, dia menangis: “Tuan, saya tahu


    Avery pasti akan menemukan Anda. Semuanya baik-baik saja di rumah. La baik-baik saja. Robert


    juga baik-baik saja. Hayden dan Gwen pergi ke Bridgedale bersama… Lihat Robert, dia sedikit lebih


    gemuk.”


    Nyonya Cooper memeluk Robert dan berkata kepada Robert, “Robert, lihat Ayah. Cepat dan hubungi


    Ayah. ”


    Robert baru saja bangun dengan wajah sedih, mulutnya kempes, tidak apa-apa jika dia tidak menangis,


    jangan berharap dia menelepon Ayah.


    Avery menatap wajah sedih putranya, dan tersenyum serta membujuk: “Sayang, jangan menangis. Ibu


    kembali untuk membelikanmu hadiah.”


    “Mama. Saya ingin hadiah juga. Anda tidak bisa hanya membelinya untuk saudara Anda dan bukan


    saya. La meremas ke kamera, jengkel.


    “Kakak… Kakak peluk!” Robert meraih lengan La dan ingin memeluknya.


    “Kakak bau! Kamu sangat gemuk sekarang, kakakmu tidak bisa memelukmugi.” La tidak


    menyukainya tapi tetap memeluk kakaknya.


    Robert hampir berumur satu tahun. Nafsu makannya sekarang baik, tidak hanya makan susu, tapi juga


    makan makanan pendamping dan jajanan.


    Saat Avery di rumah, dia akan sedikit mengontrol p makan anak-anaknya.


    Sekarang dia tidak di rumah, apa yang ingin dimakan Robert, biasanya Bu Cooper akan


    memberikannya. Jadi si kecilngsung bertambah besar.


    Hati Elliot meleleh saat melihat foto hangat kedua bersaudara itu.


    Pintu bangsal didorong terbuka, dan Xander kembali dengan daftar periksanya.


    “Tunjukkan padaku daftar periksanya.” Avery menjauh dari Elliot, mendatangi Xander, dan mengambil


    daftar periksa.


    “Apakah Anda memiliki panggn video dengan anak Anda?” Xander mendengar suara anak itu.


    “Sehat. Putri saya menelepon.” Kata Avery dengan senyum lembut.


    Xander penasaran dan ingin pergi melihat anaknya.


    Alhasil, sebelum sempat menghubungi Elliot, Elliot sudah berjn menuju balkon dengan ponselnya.


    Seth dia pergi ke balkon, dia menutup pintu antara bangsal dan balkon.


    Xander menggelengkan kepnya tanpa daya dan kembali ke Avery: “Mengapa Elliot ada di sini? Dia


    sangat terang-terangan bersamamu sehingga dia tidak takut dengan apa yang akan dikatakan Kyrie?


    “Bukankah Kyrie di rumah sakit?” Avery menjskan, “Itu karena Kyrie ada di rumah sakit, ith


    mengapa dia sangat terang-terangan.”


    Xander berkata, “Haha! Aku tidak berharap Kyrie jatuh, tapi dia berhasil untukmu. Dia masih


    menyembunyikan perasaannya padamu sebelumnya, tapi sekarang dia menyembunyikannya. Tidak ada


    yang menyembunyikannya.”Còntens bel0ngs to N?(v)elDr/a/ma.Org
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul