Bab 1124
Bab 1124
Avery menggelengkan kepnya tanpa berpikir dua kali. “Saya tidak bisa tinggal lebihmagi di
Roburg.”
“Mengapa?” Elliot bertanya.
“Hari itu, kamu memberitahuku bahwa kamu melihat Wesley. Seth itu, setiap kali saya memejamkan
mata, saya akan bermimpi tentang Wesley dan Shea.”
Saat itu, dia berkata dengan getir, “Bn madu seharusnya menyenangkan, tapi setiap kali aku
terbangun dari mimpiku, aku merasa sangat sedih.”
Elliot memeluknya dan menghiburnya dengan lembut, “Kamu seharusnya memberitahuku tentang itu.”
“Memberitahumu tentang hal itu hanya akan membuatmu merasa sedih denganku,” kata Avery dengan
suara serak, “Elliot, ikut aku ke Bridgedale untuk menemui Hayden seth ini! Aku sedikit lh
beberapa hari ini.” “Oke,” Elliot setuju. “Telepon Hayden nanti dan jskan padanya.”
“Hmm.”
Dia mengeluarkan barang-barang yang dia beli dengan Tammy sore itu dari tas. Ada pakaian untuk
anak-anaknya dan beberapa makanan ringan. La melirik baju baru itu. Dia menarik Avery dan
berkata dengan penuh semangat, “Bu! Aku punya kejutan untukmu!”
Avery dengan cepat mengumpulkan emosinya. “Apa itu?”
La beri ke meja kopi, mengambil sebuah pisang, dan berjn ke arah Robert yang masih
bermain dengan mainannya. Dia mengangkat Robert sehingga dia berdiri di atas matras.
“Robert, apakah kamu melihat pisang? Apakah Anda ingin memilikinya?” La memastikan Robert
berdiri dengan benar sebelum mundur beberapangkah ke bkang. “Ayo ke sini! Aku punya pisang
untukmu!”
Averyngsung mengerti apa kejutan La itu.
Apakah Robert sudah bjar berjn?
Robert menatap pisang di tangan La lekat-lekat, matanya yang besar bahkan tidak berkedip. Dia
mengepalkan tangan kecilnya,lu dia mengulurkan tangannya dan berjn ke arah La dengan
ekspresi serius.
Dia masih muda, jadi dia meraba-raba. Setiapngkah yang dia ambil, tubuhnya bergoyang. Itu
membuat Avery khawatir. “Jangan khawatir. Bahkan jika dia jatuh, tidak akan sakit,” kata Elliot, “Dia
sendiri yang berjn ke mangkuk buah sore ini. Dia ingin makan pisang.” “Ha ha ha! Bocah yang
serakah.” Robert tersandung dan jatuh. Namun,ntainya berkarpet, jadi tidak telu menyakitinya.
Avery melihat ekspresi sedih putranya. Dia ingin pergi menjemputnya, tetapi Elliot menghentikannya.
Robert, bangun! La mengayun-ayunkan pisang di depannya, menggodanya. Dia berkata dengan
keras, “Ayo, bangun! Jika kamu bangun, aku akan memberimu pisang!”
Robert memiliki ekspresi sedih. Dia ingin bangun, tetapi dia mencoba berkali-kali tetapi tidak berhasil.
Dia berpikir sejenak sebelum melihat ke arah orang tuanya. Tatapannya yang mengeluh sepertinya
berkata, “Untuk apa kalian berdua stFURgJ=JKing di sana? Ayo bantu aku!”
N?velDrama.Org content rights.
“Sayang, coba bangun dengan berpegangan pada kursi di sebhmu. Jangan takut! Cobh! Jika
kamu bangun, La akan memberimu pisang!” Avery mendorong dengan lembut. Robert membuat
beberapa suara sebelum meraih kursi di sebhnya dan berdiri dengan susah payah! Avery mengh
nafas lega. Dia tidak melihat Robert sma seminggu. Bagaimana dia tumbuh! Detik berikutnya,
Robert beri ke arah La dan memeluknya dengan erat. “La!” Robert mendongak. Dia
menginginkan pisang. La segera menjemput Robert. “Bu, bukankah menurutmu Robert luar biasa!”
“Dia adh! Itu karena kamu luar biasa, jadi dia juga luar biasa.” La biasanya bermain dengan
Robert begitu dia kembali dari sekh. Tidakma seth Robert tahu bagaimana memanggil
Mommy, dia juga tahu bagaimana memanggilnya La. La menggendong Robert dan duduk di sofa
sebelum mengupas pisang dan membagi setengahnya dengannya.
Avery sangat tersentuh oleh pemandangan yang mengharukan itu. Dia mengeluarkan ponselnya dan
mkukan panggn video ke Hayden. Dia mengambilnya sesaat kemudian.