AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 1101

Bab 1101

    Bab 1101


    Bab 1101


    Elliot sangat terkejut hingga punggungnya berkeringat dingin.


    Dia th duduk di samping tempat tidur dan memakan permen lolipop sambil menggulir teleponnya


    ketika tiba-tiba jeritan datang dari bkangnya. Siapa yang bisa menangani kejutan semacam itu?


    Dia membawa permen lolipop yang setengah dimakan itu ke Avery.


    “Mengapa kamu bangun begitu cepat?” Dia melihat kemarahan di matanya,lu berkata, “Aku khawatir


    itu akan meleleh, jadi aku membantumu memakannya.” “Kenapa kau tidak membangunkanku saja?”


    Avery menyambar permen lolipop itu dan menggigitnya. “Sudah kubng aku panas tapi kamu masih


    memakannya. Tidak bisakah Anda meminta kep pyan untuk mengirim yangin?


    “Jangan makan telu banyak makanan itu.” Elliot membi dahi Avery. “Apakah kamu masih merasa


    pusing?” “Saya bersedia!” Avery mengerutkan kening. “Makan sesuatu yang dingin seperti ini


    membantu.”


    “Ada beberapa sup yang bisa membantumu sadar. Apakah kamu mau beberapa?”


    “Aku akan memilikinya nanti.” Avery melirik wadah terissi. Itu adh wadah merah muda yang


    cantik. “Sup macam apa ini?”


    “Aku akan membukanya dan memeriksanya.” Elliot membawa wadah itu dan membuka tutupnya.


    “Sepertinya sup tomat.” “Saya ingin beberapa.” Dia tiba-tiba mendambakan sesuatu dengan sedikit


    keasaman. Elliot segera menuangkan semangkuk sup untuknya. Avery menghabiskan permen


    lolipopnya, makan dua mangkuk penuh sup tomat,lu berbaring kembali di tempat tidur seth


    hasratnya terpuaskan.


    Tepat ketika dia berpikir bahwa dia akhirnya bisa tertidur lp, gelombang mual tiba-tiba menguasai


    dirinya dan dia tidak bisa menahannya!


    “Blergh!” Avery mngkah kentai berkarpet dengan kaki tnjang dan muntah ke tempat sampah.


    Dia th memuntahkan permen lolipop dan sup tomat yang baru saja dia makan. Elliot bergegas


    mendekat,lu membantunya berdiri dengan satu tangan dan menyeka bibirnya dengan serbet dengan


    tanganinnya,


    “Apakah kamu akan minumgi?” Dia mengerutkan kening dan mendesah.


    N?velDrama.Org: owner of this content.


    Avery mendorongnya ke samping dan menyerbu ke kamar mandi.


    Elliot segera memanggil kep pyan dan memintanya untuk datang dan membersihkan. Begitu


    Avery memuntahkan semua yang tersisa di perutnya, dia menykan keran GVYTLAR membasuh


    wajahnya dengan air dingin,


    Dia merasa lebih baik seth muntah. Panas yang dia rasakan sebelumnya juga menghng, dan dia


    merasa sedikit


    dingin sekarang sebagai gantinya. Pada saat dia keluar dari kamar mandi, kep pyan sudah


    selesai membersihkan kamar tidur. “Apakah kamu sadar sekarang?” Elliot tahu bahwa matanya jauh


    lebih jernih dari sebelumnya. “Saya tidak pernah mabuk. Saya ingat semuanya.” Avery berjn ke


    tempat tidur dan berbaring. “Kami punya tiga anak. Yang tertua hampir dpan tahun dan yang


    termuda bahkan belum berumur satu tahun. Kami memiliki lebih banyak anak daripada orang dewasa


    dm keluarga kami. Orang tua saya sudah meninggal dan begitu juga kakek dan nenek saya. Orang


    tuamu juga sudah meninggal… Ah, itu tidak benar. Yang meninggal bukah ayah kandungmu…”


    “Berhenti bicara, Avery. Pergi tidur.” Elliot berbaring di sampingnya dan menyelipkannya. “Kamu tidak


    ingin merasa mualgi.” “Apa arti hidup? Ke mana kita pergi ketika kita mati? Mungkinkah kita hanya


    membayangkan bahwa kita hidup, tetapi sebenarnya kita mati? Dan apakah orang yang kita pikir


    sudah mati sebenarnya hidup di dunia yang berbeda?”


    Elliot kehngan kata-kata. Keesokan paginya, Elliot dibangunkan oleh nada dering teleponnya. Avery


    telu banyak minum mm itu sebelumnya dan tidak tertidur sampai jam empat pagi. Dia masih tidur


    nyenyak pada saat itu, tetapi Elliot sakit kep karena dibangunkan. Dia menjawab telepon,lu


    menutup matanya dan berkata, “Ada apa?” “Tuan, Nathan White menyerahkan diri di kantor polisi pagi


    ini,” kata Chad di ujung telepon. “Apakah Anda ingin memeriksa hal-hal di stasiun?” “Menyerah?” Mata


    Elliot terbuka saat tatapannya menjadi dingin. “Apa yang diakukan sh? Apa dia ingin aku


    menymatkannya? Katakan padanya untuk melupakannya!”


    “Bukan itu,” js Chad. “Dia bng dih yang membunuh Eason Foster.” Ekspresi wajah Elliot


    langsung membeku. “Polisi th memberi tahu Henry Foster tentang ini. Sebuahporan th


    diajukan dan Nathan White dapat melihat hukuman mati, njut Chad. “Apakah kamu ingin pergi dan


    memeriksa semuanya?”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul