Bab 872
Bab 872 Mike sangat terkejut sehingga dia mengira jiwanya akan meninggalkan tubuhnya! “Apa yang
kaukukan dengan ponselku?!” bentaknya marah,lu menyambar kembali ponselnya.
Di ujung telepon yangin, Avery tercengang. Siapa yang merebut ponsel Mike? Siapa yang berani
mkukan hal seperti itu?
Wajah Elliot secara otomatis muncul di benaknya. “Letakkan di pengeras suara!” Elliot menuntut
dengan mata merah. Robert demam. Dia perlu tahu bagaimana keadaannya. Ketika Avery mendengar
suara Elliot, dia menarik napas tajam. Apa yang Elliot dan Mikekukan bersama? Seharusnya sudah
lewat jam tujuh pagi di Aryadelle. Apa yang Elliotkukan di rumahnya? “Mengapa saya harus
mkukan apa yang Anda katakan? Anda bukan bos saya! ” Mike tidak bisa menahan emosi
buruknya.
Ekspresi Elliotngsung berubah gp saat matanya yang dingin memancarkan aura pembunuh.
Namun, Mike tidak takut padanya.
La berdiri di samping Mike dan menyaksikan kedua pria itu berdebat. Dia pikir mereka akan
memi perkhian, dan dia menangis.
“Aku akan tembat ke sekh!” dia menangis. La bukah tipe gadis kecil yang menangis karena
san noed. Saat dia mi menangis, Mike dan Elliotngsung menurunkan penjaga mereka dan
menatapnya tanpa daya. “Jangan menangis, sayang! Aku akan segera mengantarmu ke sekh! Aku
janji kamu tidak akan tembat!” Mike mengangkat La dengan satu tangan dan bergegas ke garasi
ini. Elliot ingin mengejar ayahnya dan membuatnya merasa lebih baik, tapi dia pikir mkukan itu
hanya akan membuat La semakin menangis. Dia berjn dengan sedih keluar dari hman
depan. Begitu dia masuk ke dm mobil, pengemudi naik ke kursi pengemudi dan bertanya, “Ke
mana, Pak?” Mata Elliot diarahkan ke jend seh-h dia tidak mendengar suara pengemudi18.
Sopir tahu bahwa dia tidak ingin meninggalkan La, jadi dia tidak mengatakan sepatah kata
pun. Mike meletakkan teleponnya di speaker dan meletakkannya di mobil thed3. Dia menempatkan
La di kursi mobil anak itu,lu dengan cepat naik ke kursi pengemudi dan mengemudikan mobil ke
jn. This is property ? N?velDrama.Org.
“Bagaimana kabar Robert sekarang? Kenapa dia tiba-tiba demam?” dia bertanya saat hecb
mengemudi. “Pemanas mi bekerja sekitar tengah hari, jadi kami tidak memiliki pemanas sma
beberapa jam. Robert mungkin tidak terbiasa dengan perubahan suhu.” Avery memegang ponselnya
dan berjn beberapangkah menjauh. “Demamnya sudah mereda sekarang, tapi aku mungkin
harus menunda kepnganku ke Aryadelle.” Dia awalnya memesan tiket untuk png keesokan
harinya, tetapi dia mengembalikan tiket ketika Robert tiba-tiba demam. Dia harus menunggu sampai
Robert benar-benar pulih. Dia th menelepon Mike untuk memberitahunya bahwa dia akan menunda
perjnan pngnya. Mike merasa lega. “Dia seharusnya baik-baik saja sekarang seth demamnya
mereda, kan? Dia tidak akan kembali seperti saat dia pertama kalihir, kan?” “Dia tidak akan. Dia
lebih baik sekarang seth demamnya hng. Dia sedang tidur sekarang. Avery sempat membawa
Robert ke rumah sakit untuk dirawat. Seth demamnya mereda, dokter mengizinkannya untuk
membawanya png untuk beristirahat. Demam anak-anak datang kembali dengan mudah, sehingga
Avery tidak bisa memastikan apakah Robert akan kembaligi nanti.
Dia yakin, bagaimanapun, bahwa ini hanya pilek, dan bukan penyakitin. “Bagus. Anda membuat
saya takut sejenak di sana. Saya pikir itu seperti sebelumnya … “Mike mengh nafas berat. “Si
b*st*rd itu, Elliot Foster, baru saja merebut ponselku. Jiwaku hampir meninggalkan tubuhku. Saya pikir
saya bertemu hantu di siang hari bolong!” “Apa yang diakukan di sana?” tanya Avery. “Dia
menggunakan san dia mengirim barang-barang Mrs. Cooper, tetapi sebenarnya ingin melihat anak-
anak. Dia bisa mengirim barang bawaan kapan saja. Kenapa dia harus datang pagi-pagi sekali? Sin
itu, pengemudi bisa saja yang mengirim barang bawaan sendirian. Mengapa dia harus muncul secara
pribadi?” Mike mencurahkan pikirannya,lu melihat kaca spion dari sudut matanya dan berkata,
“Hah? Dia membuntutiku.” Alis Avery berkerut.
Previous Chapter
Next Chapter