AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 862

Bab 862

    Bab 862


    Bab 862 Charlie menelepon Elliot, tapi tidak ada jawaban di telepon. Di sisiin, Chelsea


    mengangkatnya ketika dia memanggilnya. Namun, nadanya acuh tak acuh saat dia berkata, “Hei,


    Charlie. Apakah para tamu sudah datang?” “Chelsea Tierney! Apa yang sedang kamu


    mainkan?! Apakah Anda tahu jam berapa sekarang? Apakah Elliot tidak menjemputmu? Aku


    memanggilnya, tapi dia tidak menjawab! Apakah dia menyesali ini sekarang ?! ” Charlie menghabiskan


    sepanjang pagi untuk menyapa dan menjamu tamu, jadi dia agak lh saat ini. Ketika Elliot maupun


    Chelsea tidak muncul, dia benar-benar kehngan kendali atas emosinya.


    “Elliot tidak menelepon saya, jadi saya tidak telu yakin apa yang terjadi sekarang.” Nada bicara


    Chelsea lembut dan sopan, yang berbeda dari sikapnya yang rendah hati dari sebelumnya. “Aku masih


    menata rambutku! Saya tidak senang dengan rambut dan riasan yang Anda pilih, jadi saya meminta


    stylist untuk mengng semuanya.”


    Bibir Charlie berubah menjadi geraman saat dia membentak, “Jangan mengira kamu adh Nyonya


    Foster sekarang dan bisa bertindak begitu kurang ajar di depanku, Chelsea!”


    “Bahkan jika kita mengadakan pernikahan hari ini, aku tetap tidak akan menjadi Mrs. Foster,” Chelsea


    mengingatkan Charlie. “Ini tidak seperti kita mendapatkan surat nikah. Bagaimana itu membuat saya


    menjadi Ny. Foster?”


    “Beraninya kamu menggunakan nada ini denganku, ku begitu ?!” Charlie memegang teleponnya


    dan berjn keluar dari ruang perjamuan. “Siapa yang memberimu izin untuk mengganti rambut dan


    riasan? Aku ingin semua orang melihat dengan js betapa mengerikannya dirimu!”


    “Dulu kau sangat baik padaku sebelum aku cacat, Charlie,” desah Chelsea, “Aku tahu kau masih


    peduli padaku. Jika aku kembali ke penampnku yang dulu, aku yakin kamu akan tetap


    mencintaiku.” “Diam!” bentak Charlie,lu terengah-engah tetapi tidak bisa mengatakan sepatah kata


    pun.


    Chelsea benar. Dia tidak bisa menerima betapa jeleknya dia sekarang, jadi dia th membagi Chelsea


    saat ini dan Chelseama menjadi dua orang yang berbeda dm pikirannya. “Apakah ibuku di


    sebhmu, Charlie? Aku ingin berbicara dengannya tentang sesuatu.” Nada bicara Chelsea tiba-tibaContent provided by N?velDrama.Org.


    berubah serius. “Kenapa kau mencarinya? Dia mungkin tidak ingin berbicara denganmu!” kata Charlie


    tapi tetap kembali ke a perjamuan. “Apakah dia tidak akan menerima telepon jika Anda


    memintanya? Kamu mungkin bukan anak kandungnya, tapi dia pasti mempekukanmu seperti


    itu!” Chelsea mengejek. Beberapa saat kemudian, Charlie menyerahkan telepon kepada


    Jete. “Apa yang kamukukan, Chelsie?! Semua tamu sedang menunggu kalian berdua!


    ” Jete membentak dengan marah saat dia mengambil alih telepon.


    “Hai ibu. Menurutmu apa yang akan terjadi padamu jika Ayah meninggal? Apa yang akan Anda


    lakukan jika dia memberi saya seluruh kekayaan Tierney sebelum dia meninggal?” Chelsea berkata,


    lalu tertawa terbahak-bahak dan menambahkan, “Maukah Anda berlutut untuk pengampunan saya?”


    Wajah Jete yang dibuat-buat dengan indahngsung berubah menjadi cemberut. “Omong kosong


    g apa yang kamu semburkan sekarang ?!”


    “Ayah sudah meninggal. Dia baru saja meninggal tadi pagi. Itu adh kematian yang damai.” Tawa


    Chelsea berubah semakin jahat. “Sebelum dia meninggal, dia menemukan hati nuraninya dan


    membuat pengacara mengubah wasiatnya. Dia meninggalkan seluruh hartanya untukku! Ha ha ha 18


    ha!”


    Jete tiba-tiba jatuh ke bkang dan menabrak lengan Charlie.


    “Charlie Tierney bukan apa-apa sekarang, Bu! Dia bukangi pewaris Tierney. Dia hanya sampah yang


    tidak punya uang! Dia bahkan bukan anak kandungmu! Aku, putri kandungmu, adh orang yang


    mewarisi kekayaan Tierney!” Charlie mendengar setiap kata dari bagian pidato Chelsea ini mlui


    teleponnya. Dia merenggut telepon dan berteriak sekuat tenaga, “Chelsea! Katakan itugi! ngi apa


    pun yang baru saja Anda katakangi! ” “Sayang sekali membicarakannya lewat telepon! Saya akan


    datang dan melihat Anda di hotel seth saya selesai dengan rambut dan riasan saya, ”kata


    Chelsea. “Lagip, ini pemakaman ayah kita hari ini. Bagaimana mungkin aku bisa absen dari cb itu?”


    Upacara pemakaman?


    Warna memudar dari wajah Charlie. “Ayah meninggal? Kau membunuhnya?”


    Chelsea tertawa terbahak-bahak,lu menutup telepon. Mendengar arogansi yang tersembunyi dm


    tawanya, Charlie menyadari sesuatu th terjadi dan punggungnyangsung berkeringat!


    Dia memanggil bawahannya, tetapi tidak ada jawaban.


    Dia memanggil bawahannya yangin, tetapi tidak ada jawaban juga! Kedua bawahan ini th


    menemui ajal mereka dan berenang di genangan darah mereka sendiri.


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul