Bab 807
Bab 807 Avery terdiam.
Elliot sudah dm keadaan mabuk, namun dia mengatakan bahwa dia tidak mabuk.
“Smat Tahun Baru.” Avery mengerutkan alisnya. “Apakah kamu mkukan panggn video hanya
untuk ini?”
“Tidak.” Nada Elliot tegas. Pikirannya jernih. “Di mana Robert? Bolehkah aku melihatnya?”
Avery tidak menyangka Elliot akan meminta itu.
“Kamu akhirnya memikirkan anak ini?” Avery mengambil tusukan. “Kamu tidak menyhkannya
lagi?” :
Elliot tidak membs. Dia hanya menjawab, “Saya tidak pernah melupakannya.”
Ccontent ? exclusive by N?/vel(D)ra/ma.Org.
Dia th berusaha sangat keras untuk melindungi anak ini dengan sekuat tenaga, bagaimana dia bisa
melupakannya?
“Bagaimana kamu bisa berdamai dengan anak itu?” Avery ingin tahu prosesnya untuk berdamai.
“Bahkan jika aku membunuhnya, Shea tidak akan hidup kembali.” Nada suaranya sangat dingin, tetapi
matanya masih memiliki bayangan linglung yang memabukkan. “Daripada menyhkan anak kecil dan
lemah, aku seharusnya menyhkan diriku sendiri.”
“Apa gunanya menyhkan diri sendiri? Kamu tidak memaksa Shea untuk mkukannya,” bantah
Avery, “Elliot, tidakkah kamu merasa melhkan untuk hidup seperti itu? Saya tahu bahwa kehngan
Shea adh hal yang menyakitkan bagi Anda, tetapi jika Anda tidak meletakkannya, tidak ada dari kita
yang bisa keluar dari trauma ini.
Kata-katanya membungkam Elliot untuk beberapa saat. Dia menatapnya dengan tenang, begitu juga
dia.
Seth waktu yangma, dia memecah keheningan, “Biarkan aku melihat Robert.”
‘
Avery sadar dan melihat ke tempat tidur besar. Mata Robert terbuka lebar, dengan patuh melihat
sekeliling. Dia tidak menangis atau membuat keributan. Dia adh anak yang hebat.
“Sayang, kapan kamu bangun? Anda mkukannya dengan baik hari ini! Kamu bahkan tidak
menangis!” Avery menggoda Robert sebelum mengarahkan kamera padanya. “Lihat siapa ini? Ini
Ayah.”
Elliot melihat wajah Robert diyarnya. Dia memiliki perasaan campur aduk. Dia tahu seperti apa
Robert. Mrs. Cooper mengiriminya foto Robert setiap hari, tetapi rasanya berbeda melihatnya mlui
panggn video.
“Dia memang mirip denganku,” kata Elliot seth melihat Robert beberapa saat.
Avery tidak bisa menahan diri untuk tidak membs, “Kamu tidak terlihat seperti itu ketika kamu masih
muda.”
“Kau pernah melihat bagaimana aku terlihat ketika aku masih muda?” tanya Elliot.
Avery tercengang. Elliot tidak tahu bahwa dia pernah memasuki kamar Shea EKULCT;f melihat foto-
foto mereka ketika mereka masih kecil.
Pada saat itu, dia secara tidak sengaja tergelincir, tetapi dia tidak berencana untuk berbohong.
Dia menggendong Robert dan mengarahkan kamera ke dirinya sendiri. “Seth keckaan Shea, aku
pernah pergi ke rumahmu untuk melihat foto kalian berdua saat masih kecil. Aku mkukannya secara
diam-diam. Itu tidak ada hubungannya dengan orangin.”
Wajah Elliot tidak banyak bereaksi. “Saya jarang melihat foto saya ketika saya masih muda.”
“Hmm, bagaimana kamu menghabiskan hari ini?” Avery melihat Elliot duduk di tempat tidur sendirian,
dia merasakan kesepian yang tak dapat dijskan dm dirinya.
“Ben dan Chad datang untuk menemaniku. Mereka masih di sini.”
“Oh, apakah Anda ingin melihat Robert secarangsung?” Avery tidak tahu mengapa dia mengatakan
itu. Sepertinya undangan, “Kamu seharusnya memiliki sekitar tujuh hari liburan, kan?”.
Elliot mendengar apa yang dia katakan. Dia tergoda.
Kepnya sudah tidak pusinggi. Dia cukup sadar juga. Ia bahkan ingin segera mengecek
penerbangan. Jika tidak ada penerbangan yang tersedia, dia akan naik jet pribadi.
Dia ingin bersamanya. Dia ingin bersama anak-anaknya. Namun, dia tidak bisa.
Previous Chapter
Next Chapter