AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 594

Bab 594

    Bab 594


    Bab 594 Avery membawaporan itu ke bawah. Elliot mendengarngkah kaki dan melihat ke tangga.


    Mata mereka bertemu. Suasana canggung membayangi seluruh ruang tamu.


    “Tn. Foster, apa yang membawamu ke sini?” Meskipun Tammy sedikit takut padanya, dia ada di rumah


    Avery. Dia memiliki dukungan backup35 yang kuat.


    Elliot mengabaikan sikap aneh Tammy. Tatapannya jatuh padaporan di tangannya. “Apakah Avery


    masih tidur?”


    “Oh, kamu di sini untuk membawa Avery untuk mendapatkanporan?” Tammy berkata sambil


    melemparkanporan di tangannya. “Dia sudah mengambilnya kembali.”


    “Berikan padaku.” Elliot maju duangkah dan mengulurkan tangannya.


    Tammy menyembunyikanporan itu di bkang punggungnya dan menusuknya, “Apakah wajahmu


    sudah sembuh? Saya pikir Anda tidak akan mencari Averygi. Saya tidak pernah berpikir bahwa anak


    Anda akan lebih penting daripada apa yang disebut ego Anda!”


    Ekspresi Elliotngsung menjadi gp ketika dia mendengar ejekan Tammy.


    “Kamu sangat peduli dengan anak itu, apakah ada takhta yang harus diwarisi anak itu?” Tammy tidak


    akan membiarkan Elliot pergi semudah itu. “Oh, keluargamu punya bisnis besar. Memang ada takhta


    yang dibutuhkan seseorang untuk berhasil! Sayang sekali bahwa kehendak Tuhan tidak melindungi


    anakmu dengan68 Avery!”


    Tubuh Elliot menegang. Tatapan tajamnya menatap wajah Tammy, tidak melepaskan perubahan


    ekspresinya. Dia mencoba untuk mengatakan apakah dia mengatakan yang sebenarnya atau tidak.


    “Jangan bng kau pikir aku berbohong?” Tammy tampak tercengang.


    Elliot tidak bisa melihat tanda-tanda kebohongan di wajah Tammy, tapi dia belum mempercayai kata-


    katanya. Kecuali jika Avery memberitahunya secara pribadi bahwa mereka kehngan anak itu!


    N?velDrama.Org owns all content.


    “Beri akuporannya!” Elliot menyk, “Tammy, jangan paksa aku untuk memukulmugi!”


    “Apakah kamu mengancamku?” Tammy mundur beberapangkah. “Jika kamu memukulkugi, Avery


    tidak akan membiarkanmu pergi!”


    “Beri akuporannya!” Elliot maju duangkah ke arah Tammy dan meraih lengannya erat-erat dengan


    satu tangan sambil mencoba mengambilporan dengan tangan yangin!


    “Kamu keparat! Itu menyakitkan!” Tammy merasa lengannya akan patah! Dia th menyesalinya! Dia


    seharusnya tidak memprovokasi dia. Pria ini tidak takut pada apa pun ketika dia marah!


    Elliot berhasil merebutporan itu dari Tammy.


    Pada saat itu, Avery turun. Dia mengerutkan alisnya dan melihat mereka. Dia berkata dengan bingung,


    “Apa yang kalian berduakukan?”


    Mereka sangat keras sehingga dia tidak bisa tidur sama sekali.


    Tammy segera beri ke arahnya dan berkata dengan suara rendah, “Aku berbohong padanya dan


    mengatakan bahwa kamu kehngan anak itu. Saya mencoba untuk mengintimidasi dia, tetapi dia


    menjadi marah … “


    Avery berkata, “Bukankah kamu hanya meminta mash?”


    Tammy berkata, “Saya tidak menyukainya! Aku tidak ingin dia begitu bahagia!”


    Elliot menatap Avery sebentar sebelum dia menundukkan kepnya dan melihatporan itu.


    Meskipun dia tidak bisa memahami isth teknisnya, dia secara kasar memahamiporan itu.


    Anak mereka kemungkinan besar baik-baik saja.


    “Avery, apakah anak kita baik-baik saja?” Karena kegembiraannya, suara Elliot sedikit


    bergetar. “Apakah kamu bisa mhirkannya?”


    Avery berkata, “Tidak apa-apa untuk saat ini.”


    Elliot mengh napas berat. Avery menatap wajahnya. Dia memiliki emosi yang campur aduk. Dia


    awalnya berpikir bahwa dia tidak akan datang untuk mencarinya hari itu. Dia tidak pernah berharap dia


    muncul.


    “Avery, karena kamu sudah mendapatkanporannya, aku akan bergerak.” Tammy merasa seh-h


    dia adh roda ketiga. Meskipun Avery dan Elliot bukangi pasangan, dia merasa bahwa mereka


    mungkin perlu mendiskusikan anak itu.


    Seth Tammy pergi, Elliot duduk di sofa. Avery melihat bagaimana Elliot tidak berencana pergi, jadi


    dia menguatkan diri.


    “Kamu belum mkukan pemeriksaan kehamn bn ini, kan?” Elliot berkata, memecah


    kesunyian. Avery menjawab dengan canggung. Dia telu lh pagi itu, jadi dia kembali seth


    mendapatkanporan.


    Elliot menatapnya dan melihat matanya yang memerah. Karena itu, dia berkata, “Pergi dan


    istirahah! Aku akan menemanimu ke rumah sakit untuk pemeriksaanmu besok.”


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul