Bab 550
Bab 550 Mata Elliotngsung dipenuhi aura mengancam!
Dokter dengan cepat mengoreksi dirinya sendiri dan berkata, “Saya tidak mengatakan dia
meninggal. Dia mungkin shock seth kehngan telu banyak darah. Ahem, bisa jadi syok
hipovolemik!”
Bulu mata Elliot berkibar saat dia menarik napas dm-dm. Dia memeluk Avery dengan sangat erat
sehingga dia seperti ingin menyerapnya ke dm tubuhnya sendiri.
Beberapa saat kemudian, helikopter mendarat di rumah sakit, dan Avery drikan ke ruang gawat
darurat35.
Saat Elliot berdiri di luar pintu ruang gawat darurat, rasanya seperti seseorang th menekan tombol
jeda padanya.
Seh-h seluruh jantung dan tubuhnya th dihisap8 kering!
Apa yang akan diakukan jika sesuatu terjadi pada Avery?
Teleponnya berdering, membuyarkanmunannya yang menyiksa.
Dia mengeluarkan ponselnya dan menjawabnya.
“Bagaimana kabar Avery?! Aku sudah berurusan dengan Grimes!” Mike berkata dengan
gembira. “B*st*rd tua itu! Saya tahu dia akan mrikan diri mlui pintu abc… Kami menangkapnya
saat dia keluar!”
Apel Adam Elliot berguling di tenggorokannya, dan dia serak, “Dia tertembak di lengan. Dia ada di
ruang gawat darurat sekarang.”
“Kamu di rumah sakit mana?! Aku segera datang!” Mike berhenti,lu bertanya, “Apakah dia sadar
ketika Anda menemukannya?”
Elliot tiba-tiba tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaannya.
“Katakan sesuatu!” bentak Mike. “Sin katakan sesuatu, Elliot Foster!”
“Dia pasti masih hidup,” gumam Elliot.
Mike mengerti.
Avery entah sudah mati, atau dia hampir mati.
“Pnh, Mik.” Elliot mengepalkan tinjunya saat dia mencoba mempertahankan sannya,lu
berkata dengan tenang, “Anak-anak menunggu di rumah. Pnh dan jskan semuanya kepada
mereka.”
“Menjskan? Bagaimana saya harus menjskan sesuatu?! Apakah saya memberi tahu mereka
bahwa ibu mereka sudah meninggal ?! ” Mike mengejek dengan dingin. “Mengapa kamu tidak pergi
dan mkukannya ?!”
“Dia tidak mati!” san terakhir Elliot pergi seketika menghng. “Aku bng dia belum mati! Dia tidak
mungkin mati!”
Rasanya seperti smanya sebelum pintu ruang gawat darurat terbuka.
Seorang dokter bergegas keluar dan bertanya, “Apakah Anda keluarga pasien, Pak?” Elliot mendekat
dan berkata, “Ya! Saya!” “Apakah pasien hamil? Perutnya agak menonjol…” tanya dokter.
“Dia adh! Bayinya akan segera berusia empat bn!”
“Saya mengerti. Situasi saat ini adh…”
Elliot mau tidak mau memotong kalimat dokter itu.
“Apakah dia masih hidup?! Katakan padaku dia masih hidup!”
“Dia masih hidup, Pak,” jawab dokter. “Napasnya dangkal ketika dia tiba. Seth resusitasi darurat,
napasnya pehan kembali normal. Namun, dia demam tinggi dan dia kehngan banyak darah. Kita
perlu mengobati demamnya,lu mengeluarkan peluru dari dm dirinya.”
Mata Elliot berlinang air mata saat dia bergumam, “Aku tahu dia masih hidup…”
“Boleh saya tahu hubungan Anda dengan pasien, Pak? Bisakah Anda menghubungi suaminya?” tanya
dokter. “Karena dia hamil, kita tidak bisa begitu saja memberikan obat apapun padanya. Jenis obat apa
pun dapat memengaruhi bayi. ”
Belonging to N?velDrama.Org.
Elliot membeku sejenak,lu dengan cepat berkata, “Pekukan dia dulu. Gunakan obat apa pun yang
Anda butuhkan. Kesehatannya adh yang paling penting.”
“Oh, apakah kamu suaminya?”
Mata Elliot memerah saat dia berkata, “Aku ayah bayi itu.” Dokter sebenarnya memintanya untuk
memilih antara menymatkan Avery atau bayinya.
Previous Chapter
Next Chapter